Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI DENGAN PERILAKU IBU HAMIL MENGGUNAKAN KOSMETIK PEMUTIH Irfana Tri Wijayanti; Siti Marfu’ah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 9 No 3 (2019): Juli
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.705 KB) | DOI: 10.32583/pskm.9.3.2019.233-240

Abstract

Abstrac Based on a preliminary survey of 15 pregnant women, consisting of 8 (53.33%) pregnant women using cosmetics had good knowledge and wanted to look beautiful. While 7 (46.66%) pregnant women did not use whitening cosmetics 5 (71.4%) pregnant women had good knowledge and wanted to appear as they are. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and motivation with the behavior of pregnant women using free whitening cosmetics on the market (Non-Bpom) in Baturejo Village, Pati Regency. The design of the study uses correlative analytics, with a crossectional approach. Sample in the study there were 34 pregnant women. The technique in research uses random sampling techniques. The statistical test used is chi square. The results of the study on 34 pregnant women found 18 (52.94%) pregnant women had enough knowledge. 16 (47.05%) Pregnant women have high motivation to use cosmetics. 19 people (55.88%) pregnant women behave using cosmetics. Bivariate results on knowledge variables showed X2 count> X2 (10,531> 3,841), p value (0,005 <0,05) which means there was a relationship between the knowledge of pregnant women and the behavior of pregnant women using non-Bpom market whitening cosmetics in Baturejo Village District Starch. While the motivation variable shows X2 count> X2 (7.889> 3.841), p value (0.005 <0.05) which means that there is a relationship between the motivation of pregnant women and the behavior of pregnant women using market-free whitening cosmetics (Non-Bpom) in Pati Baturejo Village. Suggestions for health workers to provide counseling to pregnant women about the effects of cosmetics and their contents which are harmful to the skin, mother and fetus Keywords: Knowledge, Motivation, Self-Esteem, Behavior of Pregnant Women Using Bleaching Cosmetics
NYERI PERSALINAN TURUN DENGAN METODE MASSAGE OUNTERPRESURE Xaveria Cristifora Palilingan; Irfana Tri Wijayanti; Desi Sariyani
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v14i1.145

Abstract

Nyeri kontraksi persalinan pasti dirasakan ibu bersalin saat proses persalinan apabila tidak diatasi akan menimbulkan masalah kecemasan dan menyebabkan persalinan lama. Manajemen Nyeri kontraksi persalinan yang dapat dilakukan antara lain dengan metode teknik counterpressure. Untuk mengetahui perbedaan efektifitas sebelum dan sesudah pemberian Massage Teknik Counterpressure terhadap tingkat nyeri ibu bersalin kala I fase aktif dari hasil Systematic Literature Review. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi eksperimental dengan pre dan post test non equivalent control group pre-post., Dalam desain ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu sebelum eksperimen dan sesudah eksperimen. Observasi yang dilakukan sebelum eksperimen disebut pre-test dan observasi sesudah eksperimen disebut post-test. Dari hasil Uji Wilcoxon Signed Test menunjukkan hasil ada perbedaan yang signifikan massage counterpressure dalam mengatasi nyeri persalinan fase aktif kala I dengan nilai p 0,000 (p value < α 0,05), sehingga didapatkan hasil bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Massage counterpressure efektif untuk menurunkan intensitas nyeri kala I fase aktif persalinan normal di Bidan Praktek Mandiri Yeti Nurhayati Amd.Keb Koja Jakarta Utara.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Aplikasi “Irfa Contraction” pada Ibu Menjelang Persalinan Irfana Tri Wijayanti; Sifa Altika
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 1 No 01 (2022): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v1i01.2

Abstract

Kehamilan merupakan periode krisis dalam proses kehidupan seorang wanita. Periode dimana terjadi perubahan-perubahan di seluruh sistem tubuh. Perubahan tersebut dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada tubuh wanita hamil, baik akibat perubahan fisiologis, maupun psikologis. Salah satu ketidaknyamanan yang sering dialami ibu hamil menjelang persalinan adalah nyeri punggung, nyeri menjelang persalinan, dan respon psikis (Kemenkes RI, 2014). Salah satu untuk mengatasi nyeri menjelang persainan adalah dengan menggunakan aplikasi IrFa Contraction. Tujuan dari pengabdian masyarakat adalah agar kader kesehatan dan ibu hamil memahami cara mengatasi nyeri menjelang persalinan. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan menggunakan metode dan tahapan berupa: 1) tahap survey dan persiapan, 2) Tahap Pelaksanaan, 3) Tahap Monitoring dan Evaluasi. Sasaran dalam kegiatan ini adalah ibu hamil menjelang persalinan dan kader kesehatan dengan menggunakan pendekatan partisipasi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini, ibu hamil menjelang persalinan mengetahui cara penggunaaan aplikasi IrFa Contraction dan merasa nyaman, serta tenang saat menggunakannya terutama jika nyeri mulai terasa.
Inovasi Teh Pelepah dan Kulit Pisang ’’Thepii’’ Kaya Antioksidan Ita Purnama Ida; Andhira Asma Nadia; Lusiana Pratama Sari; Shafrina I'datul; Mufidah; Irfana Tri Wijayanti
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 3 No 02 (2024): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v3i02.48

Abstract

Teh dikenal memiliki banyak manfaat kesehatan, terutama karena kandungan antioksidannya, seperti katekin dan flavonoid yang melindungi tubuh dari radikal bebas. Salah satu teh inovatif adalah teh yang dibuat dari pelepah dan kulit pisang yang dikeringkan menggunakan dehidrator. Proses pengeringan ini bertujuan untuk mengurangi kadar air tanpa menghilangkan kandungan gizi. Agar lebih menarik, varian rasa seperti lemon atau apel dapat ditambahkan. Produk ini memiliki nilai jual tinggi namun tetap terjangkau, berkat bahan yang sederhana dan mudah didapatkan. Teh herbal ini juga dapat disajikan dalam kemasan teh celup yang praktis, memungkinkan konsumen mendapatkan manfaat maksimal. Produk ini berfungsi sebagai antioksidan alami yang mampu menangkal radikal bebas dalam tubuh. Pendekatan penelitian menggunakan metode studi literatur dengan sumber dari artikel jurnal, prosiding, serta referensi yang relevan dengan topik
Pendampingan Manajemen Diri Ibu Hamil dengan Determinasi Diri dalam Perawatan untuk Mencegah Preeklamsia di Desa Tondomulyo Siti Marfu'ah; Siti Muawanah; Irfana Tri Wijayanti
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v4i02.71

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi oleh dosen STIKes Bakti Utama Pati dengan fokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam bidang kesehatan ibu dan anak. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan mitra, ditemukan bahwa masyarakat masih membutuhkan edukasi kesehatan terkait perawatan kehamilan, perawatan bayi dan balita, serta upaya pencegahan penyakit. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat melalui penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan berkelanjutan. Metode kegiatan meliputi pengkajian kebutuhan mitra, penyusunan materi, pelaksanaan edukasi secara langsung, demonstrasi praktik sesuai tema kesehatan, serta evaluasi melalui pretest–posttest dan observasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi, yang terlihat dari selisih skor pretest dan posttest. Selain itu, peserta aktif mengikuti demonstrasi dan mampu mempraktikkan kembali keterampilan yang diajarkan. Mitra juga memberikan tanggapan positif dan mengharapkan kegiatan serupa dilakukan secara berkala. Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini berjalan lancar dan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan pemahaman masyarakat terkait kesehatan ibu dan anak. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan derajat kesehatan yang lebih baik.
OPTIMALISASI EXCERCISE PEANUT BALL UNTUK MENURUNKAN NYERI PERSALINAN Irfana Tri Wijayanti; Luluk Yuliati; Siti Marfu’ah
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v5i01.80

Abstract

Ketidaknyamanan fisik dan psikologis sering dialami ibu hamil trimester II–III menjelang persalinan, termasuk nyeri punggung dan nyeri akibat kontraksi. Nyeri persalinan yang tidak tertangani dapat meningkatkan kecemasan, menghambat kemajuan persalinan, serta meningkatkan risiko tindakan medis. Salah satu metode nonfarmakologis yang terbukti membantu mengurangi nyeri adalah exercise menggunakan peanut ball. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dalam memanfaatkan exercise peanut ball sebagai upaya penurunan nyeri menjelang persalinan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tondomulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati melalui tiga pertemuan dengan metode ceramah, curah pendapat, demonstrasi, simulasi, dan tanya jawab. Sasaran kegiatan adalah ibu hamil trimester III sebanyak 13 orang. Evaluasi dilakukan melalui tanya jawab dan observasi keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa hampir seluruh peserta dapat menjawab pertanyaan dengan benar, memahami manfaat dan prosedur exercise peanut ball, serta mampu mempraktikkannya baik di lokasi kegiatan maupun di rumah. Peserta melaporkan adanya rasa nyaman setelah melakukan latihan, terutama pada area pinggang dan panggul. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam mempersiapkan ibu hamil menghadapi persalinan dengan lebih nyaman dan percaya diri. Program exercise peanut ball direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam kelas ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Jakenan sebagai upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesehatan maternal.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN DIRI IBU HAMIL DENGAN DETERMINASI DIRI DALAM PERAWATAN Marfu'ah, Siti; Siti Muawanah; Irfana Tri Wijayanti
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v5i01.81

Abstract

Preeklamsia merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu yang masih tinggi di Kabupaten Pati. Rendahnya pengetahuan, motivasi, dan dukungan lingkungan menjadi faktor risiko kurang optimalnya perilaku pencegahan pada ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan manajemen diri ibu hamil melalui pendekatan determinasi diri dalam pencegahan preeklamsia di Desa Tondomulyo. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi, pendampingan, konseling, dan kontrak perilaku sehat. Program dilaksanakan dalam beberapa tahap: identifikasi masalah, edukasi kesehatan, penguatan motivasi dan dukungan keluarga, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil dari skor rata-rata 4,4 menjadi 7, peningkatan dukungan keluarga, serta terbentuknya komitmen perilaku pencegahan preeklamsia. Pemantauan kesehatan menunjukkan tekanan darah ibu lebih terkendali dan tidak ditemukan gejala awal preeklamsia selama program berlangsung. Pendampingan berbasis determinasi diri terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi, pengetahuan, dan perilaku pencegahan preeklamsia. Program ini berpotensi menjadi model intervensi komunitas yang berkelanjutan untuk menurunkan risiko komplikasi kehamilan