Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Bincang Santai Satu-Satu: Bebas Nyeri Payudara Uswatun Kasanah; Ana Rofika
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 1 No 01 (2022): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v1i01.1

Abstract

Riskesdas (2018) melaporkan bahwa cakupan ASI eksklusif di Indonesia hanya 37,3%, belum mencapai target Kemenkes yaitu 80%. Salah satu faktor yaitu cara menyusui yang tidak benar yang menyebabkan puting susu lecet dan ASI tidak keluar optimal. Riskesdas (2019) di Jateng, pemberian ASI ekskusif hanya 28,08%. Sedangkan di kota Semarang pemberian ASI eksklusif baru mencapai 33%. Sekitar 57,4% ibu yang menyusui mengalami puting lecet/nyeri dan paling banyak dialami oleh ibu primipara sebanyak 54,9%. Puting susu lecet 95% terjadi pada wanita yang menyusui dengan posisi yang tidak benar (Rinata, 2015). Pengabdi memberikan konseling kepada ibu tentang laktasi agar terbebas dari nyeri payudara, seperti teknik menyusui Kegiatan ini dilakukan terhadap 4 ibu nifas yang menyusui di Desa Tondomulyo pada Desember 2021 s.d. Februari 2022. Ibu nifas dikunjungi ke rumahnya sebanyak 3 kali kunjungan. Materi konseling meliputi ASI eksklusif, pijat oksitosin, perawatan payudara, teknik menyusui yang benar serta teknik marmet sesuai permasalahan ibu.
PELATIHAN KADER TENTANG MASSAGE PAYUDARA DENGAN TEKNIK “Z-TING” DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI Ana Rofika; Uswatun Kasanah
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v4i02.70

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan mengenai massage payudara dengan teknik “Z-TING” sebagai upaya peningkatan produksi ASI pada ibu nifas dan menyusui di Desa Tondomulyo, Kabupaten Pati. Metode yang digunakan meliputi ceramah, curah pendapat, demonstrasi, simulasi, observasi, dan pendampingan dalam tiga pertemuan terstruktur. Sebanyak 13 kader kesehatan dilibatkan dalam kegiatan ini, sementara 14 ibu nifas berpartisipasi dalam sesi praktik. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian kader belum memahami materi terkait ASI eksklusif dan teknik massage “Z-TING”. Setelah pemberian materi dan demonstrasi, terjadi peningkatan signifikan pada nilai posttest, di mana 99% kader menjawab benar. Pada implementasi teknik “Z-TING”, kader melakukan massage secara rutin dua kali sehari selama dua minggu. Penerapan pada 14 ibu nifas menunjukkan adanya peningkatan produksi ASI dengan rata-rata kenaikan sebesar 192 cc; peningkatan tertinggi mencapai 250 cc, sedangkan yang terendah sebesar 50 cc terjadi pada ibu yang tidak rutin mendapat massage. Hasil ini menunjukkan bahwa teknik “Z-TING” efektif meningkatkan produksi ASI dan pelatihan mampu meningkatkan keterampilan kader secara optimal. Program ini berkontribusi dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif melalui pemberdayaan kader kesehatan di tingkat desa.