Oktavia, Afifah Maulimatun
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI PELAYANAN PENINGKATAN KUALITAS KINERJA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI STASIUN TAWANG SEMARANG BERDASARKAN ANALISIS SWOT Putriani, Putriani; Oktavia, Afifah Maulimatun; Rizani, Mohammad Debby; Yudaningrum, Farida
Jurnal Teknik Sipil Giratory UPGRIS Vol 2, No 2: Desember 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1007.864 KB) | DOI: 10.26877/giratory.v2i2.11410

Abstract

Stasiun Tawang Semarang termasuk kedalam kelas besar tipe A. Untuk mengetahui kinerja layanan stasiun dilakukan pada masa pandemi covid-19 yang optimal berdasarkan tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap layanan Stasiun Tawang Semarang. Standar Pelayanan Minimum yang disingkat SPM adalah ukuran minimum pelayanan yang harus dipenuhi oleh penyedia layanan dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa, yang harus dilengkapi dengan tolok ukur yang dipergunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pelayanan dan acuan penilaian kualitas pelayanan sebagai kewajiban dan janji penyedia layanan kepada masyarakat dalam rangka pelayanan yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau dan terukur. Seperti halnya yang terjadi pada PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang Stasiun Tawang yang telah dilakukan sarana pengecekkan SPM. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan analisis SWOT untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal yang dapat mempengaruhi efektivitas pelayanan serta mengetahui kualitas kinerja Stasiun Tawang Semarang. Faktor internal yang dimaksud ialah strong (S) dan weak (W), sedangkan faktor eksternal ialah opportunities (O) dan threats (T). Hasil analisa kinerja pelayanan dalam peningkatan kualitas kinerja didapatkan strategi Strength-Opportunity dengan menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan segala peluang yang ada sehingga perusahaan dapat memiliki keunggulan dalam persaingan perusahaan lainnya.
METODE IPA (IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS) UNTUK KINERJA LAYANAN STASIUN TAWANG SEMARANG PADA MASA PANDEMI COVID-19 Putriani, Putriani; Oktavia, Afifah Maulimatun; Rizani, Mohammad Debby; Yudaningrum, Farida
Jurnal Teknik Sipil Giratory UPGRIS Vol 1, No 2: Desember 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/giratory.v1i2.11479

Abstract

Seperti halnya yang terjadi pada PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang Stasiun Tawang Semarang yang telah dilakukan sarana pengecekkan SPM. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif dengan analisa IPA (Importance Performance Analysis) untuk mengetahui penilaian pengguna terhadap layanan Stasiun Tawang Semarang sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 63 Tahun 2019. Standar pelayanan minimum adalah ukuran minimum pelayanan yang harus dipenuhi oleh penyedia layanan dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa. Penilaian pengguna (pengelola, penumpang, dan pedagang disekitar stasiun) terhadap layanan Stasiun Tawang Semarang menunjukkan hasil yang lebih dominan pada kuadran B yaitu wajib dipertahankan dari segi fasilitas maupun pelayanan (jalur evakuasi bagi yang berkebutuhan khusus (difabel), perlengkapan P3K, kursi roda, ketersedian vaksinasi, lampu penerang, memperketat penjagaan, keamanan kendaraan, CCTV, pembelian tiket, pelayanan penumpang, kebersihan ruang di stasiun) dan kuadran C yaitu dirasa kurang penting dan kurang memuaskan (pemeriksaan pass boarding, fasilitas tes rapid/antigen/swab/PCR, pengecekan suhu, ketepatan waktu perjalanan KA, menyampaikan informasi, kenyamanan dan keselamatan, sirkulasi udara, merespon penumpang, papan informasi, dan fasilitas busui).
STRATEGI PELAYANAN PENINGKATAN KUALITAS KINERJA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI STASIUN TAWANG SEMARANG BERDASARKAN ANALISIS SWOT Putriani, Putriani; Oktavia, Afifah Maulimatun; Rizani, Mohammad Debby; Yudaningrum, Farida
Jurnal Teknik Sipil Giratory UPGRIS Vol 2, No 2: Desember 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/giratory.v2i2.28474

Abstract

Tawang Semarang Station is included in the large class type A. To determine the performance of station services carried out during the COVID-19 pandemic, which is optimal based on the level of satisfaction of service users with the services of Tawang Semarang Station. Minimum Service Standards, abbreviated as SPM, are the minimum service standards that must be met by service providers in providing services to service users, which must be equipped with benchmarks used as guidelines for service delivery and a reference for assessing service quality as obligations and promises of service providers to the community in the context of quality service, fast, easy, affordable and measurable. As is the case with PT KAI (Persero) Operational Area (Daop) 4 Semarang Tawang Station where SPM checking facilities have been carried out. This study uses quantitative and qualitative methods with SWOT analysis to determine internal factors and external factors that can affect service effectiveness and to determine the performance quality of Semarang Tawang Station. The internal factors in question are strong (S) and weak (W), while external factors are opportunities (O) and threats (T). The results of the analysis of service performance in improving the quality of performance obtained a Strength-Opportunity strategy by using strength to take advantage of all existing opportunities so that the company can have an advantage over other companies' competition.
METODE IPA (IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS) UNTUK KINERJA LAYANAN STASIUN TAWANG SEMARANG PADA MASA PANDEMI COVID-19 Putriani, Putriani; Oktavia, Afifah Maulimatun; Rizani, Mohammad Debby; Yudaningrum, Farida
Jurnal Teknik Sipil Giratory UPGRIS Vol 1, No 2: Desember 2020
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/giratory.v1i2.28467

Abstract

As is the case with PT KAI (Persero) Operational Area (Daop) 4 Semarang, Tawang Station, Semarang, where the SPM checking facility has been carried out. This study uses quantitative and qualitative methods with IPA (Importance Performance Analysis) analysis to determine the user's assessment of the Semarang Tawang Station service according to the Regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia Number PM 63 of 2019. The minimum service standard is the minimum service size that must be met by service providers in provide services to service users. User assessments (managers, passengers, and traders around the station) of the Tawang Semarang Station service show results that are more dominant in quadrant B, which must be maintained in terms of facilities and services (evacuation routes for those with special needs (disabled), first aid kits, wheelchairs, availability of vaccinations, lighting, tightening guard, vehicle security, CCTV, ticket purchases, passenger service, cleanliness of space at the station) and quadrant C, which is considered less important and less satisfactory (boarding pass checks, rapid/antigen/swab/PCR test facilities, checking temperature, timeliness of your trip, conveying information, comfort and safety, air circulation, responding to passengers, information boards, and busui facilities).