Armadyah Amborowati
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Respati

ANALISIS KEMATANGAN TATA KELOLA INFORMASI SERVICE DESK DAN INSIDEN DI YAYASAN PANGUDI LUHUR YOGYAKARTA Suradi, Agustinus; Suyanto, M.; Amborowati, Armadyah
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 8, No 24 (2013)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.733 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v8i24.72

Abstract

Improvement of service to the community demands performance, akuntanbilitas and transparency is a need for an institution, not only through the results of a product or service itself, but today are also included related service management processes. The research was conducted at the maturity analysis of the condition of the information technology governance service desk and incident.Process maturity measurement performed on the service desk and service management of the incident using COBIT 4.1 framework. Assessment is done by considering the maturity level of maturity COBIT attribute values which include: Awareness and Communication, Policies Standards and Procedures, Tools and Automation, Skill and Expertise, Responsibilities and Accountabilities, Goal setting and Measurement. IT governance maturity analysis service desk and incident using COBIT as an IT governance framework tool, with the COBIT framework generate recommendations to improve the process maturity of IT service desk and incident at the foundation so as to achieve the expected level of maturity. . Keywords : IT Governance, Service desk and Incident , COBIT Framework
PENGGUNAAN KONSEP AUGMENTED REALITY DALAM PROMOSI SITUS PURBAKALA LEMBAH BADA SULAWESI TENGAH Sofyawati, Siti; Utami, Ema; Amborowati, Armadyah
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 10, No 30 (2015)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1184.273 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v10i30.125

Abstract

ABSTRAKSNegara Indonesia sangat kaya akan keragaman budaya, khususnya tinggalan situs cagar budaya. Diantaranya situs megalitik purbakala yang terletak di daerah Lembah Bada kabupaten Poso propinsi Sulawesi Tengah. Namun belum dimanfaatkan secara maksimal karena kurangnya informasi tentang situs disebabkan lokasi situs yang sulit dicapai.Tujuan penelitian ini adalah merancang sebuah konsep augmented reality berbasis website yang dijalankan melalui perangkat mobile untuk mempromosikan situs purbakala Lembah Bada tersebut.Pembuatan prototype sistem dalam penelitian ini menggunakan teknik markerless dan natural feature tracking untuk menampilkan informasi dari situs purbakala tersebut. Media Peta Propinsi Sulawesi Tengah digunakan sebagai image marker dan multimedia interaktif sebagai hasil dari pelacakan marker.Pada penelitian ini, ujicoba dilakukan menggunakan teknik blackbox. Ujicoba difokuskan pada pelacakan marker dan fungsi dari tombol-tombol yang terdapat pada prototype. Untuk pelacakan marker, dilakukan dua tahap pengujian, tahap pertama pengujian terhadap tingkat kecerahan warna dan kontrast marker dengan skala persentase kecerahan (0%-100%) berbanding kontrast (0%), tahap kedua perbedaan warna marker mulai dari warna asli (original),sephia,greyscale,washout, dan black and white. Hasil ujicoba menunjukkan bahwa sistem masih dapat melacak marker dengan tingkat kecerahan (brightness) 0%-45% serta kontrast warna (contrast) sebesar 0%. Sedangkan mulai tingkat 50% - 100%, sistem sudah tidak dapat melacak marker, karena pola serta bentuk marker sudah menghilang. Pelacakan berdasarkan perbedaan warna marker menunjukkan bahwa sistem masih dapat melacak marker dalam mode greyscale (abu-abu) dan sephia. Sedang ketika marker dalam mode washout dan black and white, sistem tidak dapat melacak marker. Tombol-tombol dalam prototype sistem dapat berfungsi dan menampilkan informasi tentang situs purbakala Lembah Bada.Kelebihan dari sistem yang dikembangkan, dapat diakses dari manapun karena berbasis website dan mobile device, dikembangkan menggunakan perangkat lunak yang mudah digunakan oleh user. informasi yang ditampilkan berupa foto, informasi serta video tentang situs purbakala Lembah Bada. Sistem belum menampilkan informasi dalam bentuk objek 3D, serta belummenampilkan semua objek yang ada dilokasi situs purbakala Lembah Bada.Kata kunci: Augmented Reality, Situs Purbakala Lembah Bada, teknik markerless, natural feature tracking
Evaluasi Penerapan Sistem Informasi Manajemen Tugas Akhir Di Universitas Amikom Yogyakarta Menggunakan Framework Cobit 5 Nur?aini, Nur?aini; Utami, Ema; Amborowati, Armadyah
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.526 KB) | DOI: 10.35842/jtir.v14i1.277

Abstract

1                     INTISARIUniversitas AMIKOM Yogyakarta adalah salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta yang mengedepankan teknologi informasi dalam pengelolaan administrasi mahasiswa, salah satunya adalah Sistem Informasi Manajemen Tugas Akhir. Aplikasi berbasis web ini digunakan untuk membantu dalam melakukan pendaftaran mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah  Tugas Akhir/Skripsi. Namun dalam masa penerapannya terdapat beberapa kendala yang terkadang dihadapi oleh user. Penelitian ini dilakukan dengan  melakukan evaluasi agar mendapat gambaran tingkat pengukuran kematangan tata kelola pada Sistem Informasi Manajemen Tugas Akhir di Universitas AMIKOM Yogyakarta. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan standar COBIT 5 dengan model 6 Maturity Attibute. Setelah hasil pengukuran..tersebut diperoleh, selanjutnya dilakukan analisa untuk mengukur gap antara kondisi sekarang dengan kondisi yang direkomendasikan pada beberapa proses dalam domain BAI dan DSS.Dari hasil penelitian ini diperoleh rata-rata tingkat kematangan tata kelola di bagian IC berada pada Level 2.4 dan pada bagian Prodi berada pada level 2 yaitu kondisi dimana suatu lembaga telah memiliki kebiasaan yang terpola untuk merencanakan dan mengelola tata kelola TI dan dilakukan secara berulang-ulang, namun belum melibatkan prosedur dan dokumen formal.Kata Kunci: Evaluasi, Framework, COBIT 5, Maturity Attibute ABSTRACT                    University of Amikom is one of private university in Yogyakarta that promoting information technology in administrative management of students, one of which is a Final Project Management Information System. This web-based application used to assist in registering students who are taking courses in Final Project / Thesis. But in the past implementation sometimes there are several obstacles faced by the user.                    This research was conducted by an evaluation in order to get an idea of the level of maturity measurement of governance in Final Project Management Information Systems at the University AMIKOM Yogyakarta. The measurements were made using standard COBIT 5 to 6 Maturity attributes models. After the measurement results obtained, then analyzed to measure the gap between the current conditions with the conditions recommended in some processes in the domain of BAI and the DSS.                    From the results of this study showed the average maturity level of governance at the IC is at Level 2.4 and on the Prodi are at level of 2 which is a condition where an institution has a habit patterned to plan and manage IT governance and performed repeatedly but not involve formal procedures and documents.Keywords: Evaluation, Framework, COBIT , Maturity Attibute
EVALUASI PENERIMAAN PENGGUNA JOGJABELAJAR.ORG DENGAN PENDEKATAN TAM DI KULON PROGO Astuti, Siwi; Soedijono, Bambang; Amborowati, Armadyah; Irfan, Rahmatul
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 11, No 33 (2016)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v11i33.110

Abstract

ABSTRAKTechnology Acceptance Model (TAM) dan Theory of Planned Behavior (TPB) merupakan teori penerimaan teknologi yang digunakan dalam penelitian ini. Terdapat enam konstruk yang digunakan dan merupakan gabungan dari konstruk-konstruk asli yang terdapat dalam TAM dan TPB. Keenam konstruk tersebut adalah kemudahan pengguna persepsian (perceived ease of use/PEOU), kegunaan persepsian (perceived usefulness/PU), sikap terhadap penggunaan teknologi (attitude towards using technology/ATU), norma subyektif (subjectivenorm/SN), kontrol perilaku persepsian (perceived behavior control/PBC), dan minat perilaku menggunakan teknologi (behavioral intention to use/BIUS). Model gabungan ini selanjutnya digunakan untuk meneliti Program ICT EQEP yang merupakan teknologi e-learning yang digunakan di SMP penerima Program ICT EQEP. Penelitian ini selanjutnya akan menjelaskan tentang hubungan antar faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan dan penggunaan Program ICT EQEP di SMP penerima Program ICT EQEP.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksplanatori dengan teknik analisis data menggunakan pendekatan SEM. Data diperoleh dari responden yang merupakan guru SMP atau user penerima Program ICT EQEPdi Kulon Progo dengan menyebarkan kuesioner tertutup. Terdapat 126 sampel penelitian yang dianalisis menggunakan metode SEM dengan software AMOS.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Konstruk PEOU mempengaruhi konstruk PU; (2) Konstruk PU mempengaruhi konstruk ATU; (3) Konstruk PEOU tidak memiliki pengaruh terhadap konstruk ATU; (4) Konstruk PU tidak memiliki pengaruh terhadap konstruk BIUS; (5) Konstruk ATU mempengaruhi konstruk BIUS; (6) Konstruk SN memiliki pengaruh terhadap konstruk BIUS; dan (7) Konstruk PBC mempengaruhi konstruk BIUS. Selain itu koefisien variabel laten PU terhadap ATU memiliki nilai paling besar diantara nilai koefisien variabel laten pada model hubungan antar konstruk lainnya. Kemudahan penggunaan persepsian (PEOU) di Kulon Progo masih tergolong cukup dan cenderung rendah dengan perentase 70,63%, Sikap terhadap penggunaan teknologi (ATU) sebagian besar guru sebagai user program ICT EQEP di Kulon Progo cenderung cukup tinggi sebesar 75,40%, Tingkat Kepercayaan (PU) sebagian besar guru sebagai user program ICT EQEP di Kulon Progo bahwa penggunaan teknologi akan meningkatkan kinerja pekerjaanya cenderung cukup tinggi sebesar 69,84%. Persepsi dan konstruk-konstruk internal dan eksternal dari perilaku (PBC) sebagian besar guru sebagai user program ICT EQEP di Kulon Progo cenderung tinggi sebesar 89,69%. Persepsi atau pandangan (SN) sebagian besar guru sebagai user program ICT EQEP di Kulon Progo terhadap kepercayaan-kepercayaan orang lain sebagai pertimbangan dalam melakukan sesuatu cenderung rendah sebesar 49,21%Kata kunci: Technology Acceptance Model (TAM), Theory of Planned Behavior (TPB), Program ICT EQEP, dan AMOS
VAL IT FRAMEWORK 2.0 : PENILAIAN INVESTASI TEKNOLOGI INFORMASI PADA SEKOLAH TINGGI MULTI MEDIA “MMTC” YOGYAKARTA Kuswantoro, RB. Hendri; Utami, Emma; Amborowati, Armadyah
Jurnal Teknologi Informasi RESPATI Vol 8, No 22 (2013)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/jtir.v8i22.49

Abstract

Placement of funds at this time in the hope of future gain is essentially the investment, on the other hand that the output is used by private companies to produce output in the future is called investment. Value of investment based on business valuation means the value of an asset or to specify or memprospektifkan ownership. Type this value into account ownership of the knowledge, skills, expectations of risk and earnings potential, as well as other factors. The benefits of the investment will be felt in the period tertentu.Namun how investment can be measured and the known benefitsare appropriate in pengimplemtasiannya.The concept of Val IT Framework 2.0, which was initiated by the Information Technology Governance Institute (ITGI) (2008), through the experience of a set team of practitioners, academics, and practices, some of the methodologies, and research to develop the Val IT framework. Development of the Val IT framework with several research activities, publications and support services. Val IT consists of a set of basic principles and the three main processes for measuring the value of IT Value Gavenance, Portfolio Managament, Investment Management.Masing these 3 main process then broken down into several sub-items. Through the business case method can provide a complete picture and transparent to the management on the benefits of an investment and helps the management to make decisions on investment, so it can be used as controls achieving the expected value of an investment in Information Technology. Keywords: IT investments, Val IT, Business Case.