Widyastuti, Dewi Dyah
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Handling Of Pt Citilink Indonesia Domestic Irregularity Cargo At Soekarno Hatta Airport Maulina, Evaf; Widyastuti, Dewi Dyah; Arijanti, Susi; Susilowati, Tri; Setiadi, Bekti
Jurnal Inovatif : Inovasi Teknologi Informasi dan Informatika Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/inovatif.v6i2.221

Abstract

As per Carrier-set fees apply to products sent by ship or airline (cargo is not the same as checked baggage). The SMU (air cargo letter) is used for domestic flights, while the AWB (air waybill) or B/L (bill of landing) is used for international flights or cargoes. The shipper, the carrier, and the consignee are the major stakeholders engaged in the shipping of cargo. Cargo that encounters anomalies is sometimes referred to as irregularity cargo during the receiving or shipping process. As long as they don't follow the relevant standard operating procedures, commodities are considered irregular if they cause problems throughout the receiving or shipping process. One of Garuda Indonesia's primary subsidiaries and a low-cost carrier in Indonesia is Citilink. Contrary to its more affordable rivals, Citilink nevertheless places a high priority on customer service and safety, whereas they occasionally compromise on these aspects to provide lower fares.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN INVENTORY PADA PT INDO DAYASURYA PERSADA BERBASIS WEBSITE ., Imanto; Sugiharto, Agus; Widyastuti, Dewi Dyah; Effendi, M Ridwan; Muhammadi, Noor
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 11 No 1 (2024): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v11i1.1136

Abstract

Suatu perusahaan harus memiliki sebuah sistem yang terkomputerisasi untuk mengelola data barang, hal ini dimaksudkan agar pengelolaan data dapat dilakukan secara cepat dan akurat. PT. Indo Dayasurya Persada merupakan salah satu perusahaan swasta yang setiap harinya mengirim berbagai barang untuk keperluan proyek yang di kerjakan. Namun pada saat proses pengiriman tersebut berjalan lamban dan kadang terjadi kekeliruan perbedaan stok barang yang digudang dengan stok barang yang ada dicacatan admin gudang karena dalam proses pengolahan data persedian barang masih dilakukan secara manual. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang dan membangun sistem informasi manajemen inventory pada PT. Indo Dayasurya Persada berbasis website. Metodologi pengembangan aplikasi yang penulis gunakan adalah metode SDLC (System Develop Life Cycle) dengan model proses waterfall sampai tahap pengujian. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah HTML, PHP, CSS, dan JavaScript dengan menggunakan framework Laravel serta menggunakan MySQL sebagai database-nya. Hasil dari penelitian adalah terciptanya sebuah aplikasi berbasis website. Sistem tersebut di kembangkan agar proses manajemen gudang menjadi lebih efisien dan akurat. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya kehilangan data, kerusakan data, lama pengecekan data, dan pengarsipan data yang tidak terformat dengan baik. Kata Kunci: Sistem Informasi, Manajemen Gudang, Website.
MANAJEMEN BACK OFFICE BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI PADA PT. BANK CENTRAL ASIA, TBK Jamil, Abdul; Bachtiar, Syamsul; Widyastuti, Dewi Dyah
JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma Vol 9 No 1 (2022): JSI (Jurnal sistem Informasi) Universitas Suryadarma
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jsi.v9i1.844

Abstract

Agar meningkatkan pelayanan terhadap nasabah maka petugas Back Office Bank BCA harus mendukung petugas Front Liner dengan baik. Namun dengan banyaknya data yang masih tersimpan manual di lembaran kertas dan buku tulis menyebabkan kinerja petugas Back Office kurang maksimal. Proses pencarian data menjadi kurang efektif dan tidak efisien sehingga waktu dalam melayani nasabah menjadi kurang cepat. Dari hasil pengamatan dan wawancara maka untuk menyelesaikan kendala ini diperlukan suatu aplikasi yang dapat menyimpan data secara komputerisasi, sehingga data yang tersimpan diharapkan mampu menampilkan informasi sesuai dengan kebutuhan petugas Back Office.  Kata kunci: layanan, data, system, informasi,
ANALISIS KEMAMPUAN KERJA PETUGAS RA DALAM PEMERIKSAAN HIDDEN DANGEROUS GOODS Widyastuti, Dewi Dyah
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol 12 No 1 (2022): JURNAL ILMIAH M-PROGRESS
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/m-pu.v12i1.863

Abstract

Berdasarkan hasil analisis data penelitian tentang kemampuan kerja petugas Regulated Agent (RA) dalam memeriksa kargo dan pos (hidden dangerous goods) di PT Buana Citradjaya Dirgantara-Yogyakarta, bahwa petugas RA memiliki kemampuan yang teruji karena mereka memiliki lisensi Aviation Security dan lisensi Dangerous Goods  yang dikeluarkan dari Kementerian Perhubungan. Menunjuk pada teori kemampuan menurut Hersey dan Blanchard (2006), petugas RA memiliki tiga kemampuan, yaitu kemampuan teknis, sosial, dan konseptual. Kemampuan teknis dicirikan dari kemampuan menggunakan peralatan detector, pekerjaan dapat diselesaikan secara sistematis, intensif, hati-hati, dan berpengalaman, sehingga semua pekerjaan dapat diselesaikan tuntas 3 jam sebelum jadwal keberangkatan pesawat udara. Kemampuan sosial dicirikan dari cara kerja yang dilakukan dengan model team working, komunikasi yang efektif, dan kerjasama yang baik antar bagian. Sedangkan, kemampuan konseptual dicirikan dari tingkat pemahaman petugas terhadap kebijakan perusahaan, aturan yang dikeluarkan nasional maupun internasional yang ditandai dari kelancaran kerja dan tidak pernah terjadi kesalahan yang fatal dalam bekerja. Dengan demikian, permasalahan hidden dangerous goods pada pengiriman kargo/pos dapat ditangani dengan cepat disebabkan oleh kemampuan dari para petugasnya. Kata Kunci: Kemampuan Kerja, Pemeriksaan, Hidden Dangerous Goods, Petugas RA
PENGARUH E-SYSTEM CARGO FLASH PADA RESERVASI TERHADAP PENDAPATAN PT CITILINK INDONESIA Maulina, Evaf; Banned, Meikol; Arijanti, Susi; Susilowati, Tri; Widyastuti, Dewi Dyah
JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol 13 No 2 (2023): JURNAL ILMIAH M-PROGRESS
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/m-pu.v13i2.1066

Abstract

Barang yang melakukan perjalanan melalui darat, laut, dan udara antara kota dan negara dikenal sebagai kargo. Kargo udara bergerak terpenting selama perkembangannya karena kecepatan dan keamanannya. Dalam latihan transportasi, pengangkutan terhubung erat dengan sistem pemesanan. Salah satu langkah yang harus dilakukan sebelum kargo dapat dikirim adalah langkah ini. Setiap organisasi didorong untuk berpartisipasi dalam implementasi teknologi untuk memfasilitasi pekerjaan dan meningkatkan penyampaian layanan dengan perkembangan teknologi yang pesat di era digital. Akibatnya, teknologi memainkan peran penting dalam organisasi dan bisnis karena memberi bisnis keunggulan dibandingkan pesaing. PT Citilink Indonesia menggunakan suatu sistem berbasis web bernama E-System Cargo Flash untuk melakukan kegiatan pengiriman cargo udara. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah observasi, metode wawancara, serta metode studi pustaka. Hasil penelitian menyimpulkan secara teknis dengan mengimplementasikan E-System Cargo Flash berpengaruh terhadap kemudahan kinerja dan kenaikan pendapatan PT Citilink Indonesia. Kendala utama yang dihadapi terletak pada sistem itu sendiri. Untuk itu perlu dilakukan pemeliharaan seperti melakukan pengecekan terhadap sistem secara berkala agar pengguna sistem memperoleh layanan optimal dalam melakukan pekerjaannya.Kata Kunci: e-system cargo flash, kemudahan kinerja, kenaikan pendapatan