Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN ANALISIS DU PONT SYSTEM STUDI KASUS PADA EMPAT PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2014 - 2018 Hidayat, Yuliatma; Aminah, Indianik; Novitasari, Novitasari
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Perbankan Vol 6, No 2 (2019): Account Volume 6 Nomor 2 Edisi Desember 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.463 KB) | DOI: 10.32722/acc.v6i2.2484

Abstract

PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN ANALISIS DU PONT SYSTEM STUDI KASUS PADA EMPAT PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSAEFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2014 - 2018  A.Yuliatma Hidayat ayuliatmahidayat@gmail.com Indianik Aminahindianikmashuri@gmail.comNovitasarinovitasari26@gmail.comProgram Studi Akuntansi Keuangan Terapan Politeknik Negeri Jakarta   ABSTRACT The purpose of this research is to find out how the financial performance of PTTelekomunikasi Indonesia Tbk, PT XL Axiata Tbk, PT Indosat Tbk and PT Smartfren Telecom Tbk byusing the Du Pont System Method. Data analysis method used in this research is Du Pont SystemMethod. The variables used in this study are Total Asset Turnover (TATO), Net Profit Margin (NPM),and Return On Investment (ROI). The data used are secondary data in the form of company financialstatements. The results showed that PT Telekomunikasi Indonesia Tbk has a very good financialperformance where all variables are above the industry average. PT XL Axiata Tbk has a fairly goodfinancial performance because only the Net Profit Margin variable is above the industry average. PTIndosat has a relatively good financial performance where only the Total Asset Turnover variable isabove the industry average. PT Smartfren Telecom Tbk has poor financial performance because allvariables are below the industry average.  Keywords: Du Pont System, Return On Investment, Net Profit Margin, Total Asset Turnover ABSTRAKTujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan perusahaan PTTelekomunikasi Indonesia Tbk, PT XL Axiata Tbk, PT Indosat Tbk dan PT Smartfren Telecom Tbkdengan menggunakan Metode Du Pont System. Metode analisis data yang digunakan dalampenelitian ini adalah Metode Du Pont System. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalahTotal Asset Turnover (TATO), Net Profit Margin (NPM), dan Return On Investment (ROI). Data yangdigunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa PT Telekomunikasi Indonesia Tbk memiliki kinerja keuangan yang sangat baikdimana semua variabel berada diatas rata-rata industri. PT XL Axiata Tbk memiliki kinerja keuanganyang cukup baik karena hanya variabel Net Profit Margin yang berada diatas rata-rata industri. PTIndosat tbk memiliki kinerja keuangan yang cukup baik dimana hanya variabel Total Asset Turnoveryang berada diatas rata-rata industri. PT Smartfren Telecom Tbk memiliki kinerja keuangan yangtidak baik karena semua variabel berada dibawah rata-rata industri.  Kata kunci: Du Pont System, Return On Investment, Net Profit Margin, Total Asset Turnover.
FAKTOR PERLAMBATAN PERTUMBUHAN BANK SYARIAH DI INDONESIA DAN UPAYA PENANGANANNYA Syafrida, Ida; Aminah, Indianik
Ekonomi & Bisnis Vol 14, No 1 (2015): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol 14 No 1 2015
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v14i1.753

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi perlambatan pertumbuhan bank syariah di Indonesia dan bagaimana upaya penanganan yang perlu dilakukan bank syariah di Indonesia untuk meminimalisir dampak perlambatan pertumbuhan tersebut. Data penelitian diperoleh dari hasil wawancara (indepth interview) selama Juni s.d. Oktober 2015 terhadap pihak regulator yaitu BI, OJK, dan BEI, serta praktisi dari BMI, BSM, BNI Syariah, Bank Panin Syariah, dan BTPN Syariah. Data sekunder yang digunakan berupa laporan keuangan bank syariah di Indonesia bersumber dari website Statistik Perbankan Syariah OJK dan juga data indikator makro ekonomi Indonesia dari website BPS periode Januari 2013 s.d. Juni 2015. Metode penelitian yang digunakan selain deskriptif kualitatif juga menggunakan analisis regresi linier berganda (multilinear regression) untuk data yang bersifat kuantitatif. Faktor internal penyebab perlambatan pertumbuhan bank syariah adalah adanya dominasi oleh sektor retail khususnya UMKM dan akad murabahah pada segmentasi pembiayaan bank syariah, minimnyavariasi pembiayaan bank syariah, kurang efisiennya bank syariah dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, dominasi dana deposito yang berbiaya mahal pada DPK bank syariah, kurang efisiennya bank syariah dalam kegiatan operasional, dan masih terbatasnya jumlah jaringan kantor bank syariah. Adapun faktor ekternal perlambatan terjadi disebabkan oleh kondisi ekonomi yang melambat di dunia termasuk di Indonesia dengan indikator nilai tukar Rupiah melemah terhadap US Dollar, turunnya IHSG, dan turunnya daya beli masyarakat. Jumlah pembiayaan UMKM, jumlah pembiayaan murabahah, dan banyaknya jaringan kantor menjadi faktor internal yang berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan bank syariah. Faktor eksternal yang berpengaruh adalah IHSG, kurs IDR/USD, dan tingkat inflasi. Upaya yang perlu dilakukan untuk menanggulangi perlambatan pertumbuhan yaitu; konsolidasi internal manajemen bank syariah untuk mengevaluasi kualitas pembiayaan dan biaya sumber dana; diversifikasi pembiayaan dalam segmentasi korporasi, pembiayaan mudharabah, dan pembiayaan pada sektor bisnis pertambangan, perkebunan dan pertanian, serta infrastruktur;penambahan jumlah jaringan, variasi produk dan layanan,serta pengembangan channeling ke kalangan konglomerat dan nasabah pemerintah; optimalisasi sumber pendanaan dengan cost of fund murah dari produk simpanan non deposito; efisiensi bisnis. Kata kunci: perlambatan pertumbuhan, pengaruh, penanganan
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Edukasi Investasi Di Pasar Modal Sesuai Fatwa Mui No. 80 Bagi Pengurus Masjid Kota Depok Warsini, Sabar; Masjono, Ali; Seno, Petrus Hari Kuncoro; Nuraeni, Fatimah; Aminah, Indianik
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): MITRA AKADEMIA
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UP2M) Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/mapnj.v3i1.3040

Abstract

Fatwa of Majelis Ulama Indonesia No 80/DSN-MUI/III/2011 about sharia capital market, should be told to the general public that society understand about sharia investment. Galery Investasi PNJ have significant roles in educate people that understand why investment in accordance sharia truth and Islamic.Program study of D4 Financial Management PNJ have competence in the field of capital market, have an obligation to do an activity education about sharia investment through the Community Social Activity to the mosque management in Depok City. Objectives of the Community Social Activity is to increase community understanding about the truth and the importance of investment in accordance with the islamic sharia so that community can be avoided from fraud investment. Method is carried out by providing lectures education by expert sharia capital market do accompanied by a trading use application MNC-trade. This Community Social Activity done in cooperation with MUI Depok
Securities Issuance Considerations As an External Funding Source for Sharia Commercial Banks Syafrida, Ida; Aminah, Indianik; Awaludin, Taufik
Economica: Jurnal Ekonomi Islam Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/economica.2020.11.2.4787

Abstract

Abstract: This research is to formulate dominant aspects and sub-aspects of benefits, opportunities, costs, risks for the Issuance of Sukuk and shares as an external funding source for Sharia Banks (IBs). The fundamental problem is related to the less optimal role of Islamic banking in the national economy because the market share is 5.94% (early 2019). It is necessary to increase external funding sources through the Issuance of Sukuk and shares. There were 3 IBs share issuers: BPDS, BRIS, BTPNS, and 4 IBs Sukuk issuers: BMI, BSM, BNIS, BRIS. The method uses Analytic Network Process to identify dominant aspects and sub-aspects that IBs consider to issue Sukuk and shares. The primary data from in-depth interviews with each 5 Sukuk and share issuer expert practitioners of  IBs Treasury and Corporate Planning. The consideration of  IBs is much influenced by the benefit and opportunity aspects. Dominant sub-aspects of  IBs considerations in Sukuk issuance: sources of funds for capital and business expansion (benefit aspects), oversubscribed investor demand (opportunity aspects), cost of capital (cost aspects), sharia compliance risks (risk aspects). Dominant sub-aspects of public share issuance: increasing capital (benefit aspect), broad investor base (opportunity aspect), underwriter costs (cost aspect), information disclosure demands (risk aspect).Abstrak: Penelitian ini untuk merumuskan aspek dan sub-aspek dominan dari manfaat, peluang, biaya, dan risiko (BOCR) atas penerbitan sukuk dan saham publik sebagai sumber pendanaan eksternal Bank Umum Syariah (BUS). Dasar masalah terkait belum optimalnya peran perbankan syariah dalam perekonomian nasional karena pangsa pasar yang baru mencapai 5,94% dari total perbankan nasional (awal tahun 2019).  Ini disebabkan minimnya permodalan dan skala industri serta individual BUS, sehingga perlu peningkatan sumber pendanaan eksternal melalui penerbitan sukuk dan saham publik. Di awal 2019 terdapat 3 BUS emiten saham: BPDS, BRIS, BTPNS dan 4 BUS emiten sukuk: BMI, BSM, BNIS, BRIS. Metode analisis data menggunakan Analytic Network Process untuk mengidentifikasi aspek dan sub-aspek dominan yang menjadi pertimbangan BUS menerbitkan sukuk dan saham publik. Data utama hasil wawancara terhadap masing-masing 5 praktisi ahli Treassury dan Corporate Planning BUS emiten saham dan emiten sukuk. Pertimbangan BUS dominan dipengaruhi aspek manfaat kemudian aspek peluang.  Sub-aspek dominan pertimbangan BUS dalam penerbitan sukuk yaitu: sumber dana ekspansi usaha dan permodalan (aspek manfaat), permintaan investor berlebih (aspek peluang), biaya modal (aspek biaya), risiko kepatuhan syariah (aspek risiko). Sub-aspek dominan penerbitan saham publik yaitu: meningkatkan permodalan (aspek manfaat), luasnya basis investor (aspek peluang), biaya penjamin emisi (aspek biaya), tuntutan keterbukaan informasi (aspek risiko). 
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Edukasi Investasi Di Pasar Modal Sesuai Fatwa Mui No. 80 Bagi Pengurus Masjid Kota Depok Warsini, Sabar; Masjono, Ali; Seno, Petrus Hari Kuncoro; Nuraeni, Fatimah; Aminah, Indianik
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/mapnj.v3i1.3040

Abstract

Fatwa of Majelis Ulama Indonesia No 80/DSN-MUI/III/2011 about sharia capital market, should be told to the general public that society understand about sharia investment. Galery Investasi PNJ have significant roles in educate people that understand why investment in accordance sharia truth and Islamic.Program study of D4 Financial Management PNJ have competence in the field of capital market, have an obligation to do an activity education about sharia investment through the Community Social Activity to the mosque management in Depok City. Objectives of the Community Social Activity is to increase community understanding about the truth and the importance of investment in accordance with the islamic sharia so that community can be avoided from fraud investment. Method is carried out by providing lectures education by expert sharia capital market do accompanied by a trading use application MNC-trade. This Community Social Activity done in cooperation with MUI Depok
Upaya Peningkatan Literasi Keuangan Para Guru di Yayasan Al Muhajirin, Kota Depok Purwaningrum, Endang; Juwita, Ratna; Ingriyani, Lini; Aminah, Indianik; Zulmaita; N, Fatimah
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7 No 1 (2024): Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/mapnj.v7i1.6432

Abstract

Rendahnya literasi keuangan, terutama masalah investasi reksadana, saham dan obligasi pada pendidik di Yayasan Muhajirin Depok, tim kegiatan pengabdian melakukan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, sikap dan perilaku keuangan para peserta pelatihan. Pelatihan menggunakan dua pendekatan, pendekatan pertama adalah pendekatan teori dalam upaya meningkatkan pemahaman tentang investasi reksadana, saham dan obligasi. Pendekatan kedua adalah pendekatan praktik untuk meningkatkan keterampilan melakukan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari pendekatan teori terjadi peningkatan pemahaman tentang instrumen investasi sebesar 10%, sedangkan dari pendekatan praktik, terjadi peningkatan skil dalam membeli dan menjual saham menggunakan aplikasi stockbit. Dalam sesi praktik peserta telah membuktikan bahwa investasi saham melekat prinsip High Risk High return. Tiga Peserta terpilih yang mendapatkan bantuan dana investasi sebesar Rp500.000,- telah mendapatkan keuntungan besar yaitu sebesar 60% dalam kurun waktu satu bulan. Hal ini membuktikan bahwa investasi saham benar bisa mendapatkan return besar, namun sebaliknya bisa mendapatkan kerugian dalam waktu singkat. Kekurangan dari kegiatan ini adalah peserta belum diajarkan masalah analisis fundamental dan analisis teknikal karena keterbatasan waktu pelaksanaan pelatihan.
Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan dan Return Saham PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk Sebelum dan Sesudah Merger dari Tahun 2019-2024 Wahyugianto, Rangga Rizky; Aminah, Indianik
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Vol. 5 No. 3 (2025): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmeb.v5i3.1561

Abstract

The rapid growth of digital technology and increasing demand for data services have intensified competition in Indonesia's telecommunications industry. To enhance operational efficiency and strengthen market position, PT Indosat Tbk merged with PT Hutchison 3 Indonesia, effective on January 4, 2022. However, the impact of this corporate action on financial and market performance remains unclear. This study aims to analyze the differences in financial performance and stock returns of PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk before and after the merger over a six-year period, divided into three years pre- and post-merger (2019 - 2024). The analysis focuses on seven financial indicators: Current Ratio (CR), Fixed Asset Turnover (FAT), Total Debt to Total Capital (TDTC), Return on Invested Capital (ROIC), Price to Earnings Ratio (PER), Economic Value Added (EVA), and Market Value Added (MVA), along with stock return as a market performance indicator. A paired sample t-test was used to evaluate statistical differences. The results show a significant increase in FAT, indicating improved asset utilization, and a significant decline in MVA, reflecting weakened market perception after the merger. The other five financial ratios and stock return did not demonstrate statistically significant changes. These findings suggest that while operational efficiency has improved in certain aspects, the merger has not yet resulted in broad financial or market performance enhancements. The study provides insights for corporate decision-makers and investors in assessing post-merger effectiveness.
Business plan for business development and financing opportunities for (micro) small and medium enterprises Juwita, Ratna; Sari, Mia Andika; Ingriyani, Lini; Maris, Anis Wahyu Intan; Warsini, Sabar; Aminah, Indianik
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v7i1.19499

Abstract

One of the problems faced by MSMEs is the difficulty of obtaining capital from outside parties. After conducting interviews with the Bogor Regency MSME association which accommodates about 700,000 MSMEs, information was obtained that one of the causes of the funding difficulties was the unavailability of a business plan by MSMEs. This was also confirmed through answers from MSMEs trainees, where 100% of MSMEs did not have a written business plan either manually or digitally. The method for community development activities is Participatory Action Research (PAR), which emphasizes meeting needs and solving problems in the community. The Business Model Canvas method was chosen for making MSMEs' business plan by reviewing the literature and paying attention to best practices. After attending the training, all MSMEs understand the Business Model Canvas (BMC). After understanding BMC, all MSMEs created business models in groups with assistance from community engagement team (authors). MSMEs fill all blocks relatively well in BMC, but there needs to be an increase in filling customer segments and cost structure. Next, the business model created by the MSME is input into a digital application, which is ready to be printed by the MSME (carried out in the next activity). It is hoped that this business model in digital and print form will answer one of the administrative obstacles in obtaining external funding.
PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN ANALISIS DU PONT SYSTEM STUDI KASUS PADA EMPAT PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2014 - 2018 Hidayat, A.Yuliatma; Aminah, Indianik; Novitasari, Novitasari
Account: Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Perbankan Vol. 7 No. 2 (2020): EDISI DESEMBER 2020
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/acc.v7i2.3551

Abstract

PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN ANALISIS DU PONT SYSTEM STUDI KASUS PADA EMPAT PERUSAHAANTELEKOMUNIKASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2014 - 2018 A.Yuliatma Hidayat ayuliatmahidayat@gmail.com Indianik Aminah indianikmashuri@gmail.com Novitasari novitasari26@gmail.comProgram Studi Akuntansi Keuangan Terapan Politeknik Negeri Jakarta  ABSTRACTThe  purpose  of  this  research  is  to  find  out  how  the  financial  performance  of  PTTelekomunikasi Indonesia Tbk, PT XL Axiata Tbk, PT Indosat Tbk and PT Smartfren Telecom Tbk by using the Du Pont System Method. Data analysis method used in this research is Du Pont System Method. The variables used in this study are Total Asset Turnover (TATO), Net Profit Margin (NPM), and Return on Investment (ROI). The data used are secondary data in the form of company financial statements. The results showed that PT Telekomunikasi Indonesia Tbk has a very good financial performance where all variables are above the industry average. PT XL Axiata Tbk has a fairly good financial performance because only the Net Profit Margin variable is above the industry average. PT Indosat has a relatively good financial performance where only the Total Asset Turnover variable is above the industry average. PT Smartfren Telecom Tbk has poor financial performance because all variables are below the industry average. Keywords: Du Pont System, Return On Investment, Net Profit Margin, Total Asset Turnover ABSTRAKTujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan perusahaan PTTelekomunikasi Indonesia Tbk, PT XL Axiata Tbk, PT Indosat Tbk dan PT Smartfren Telecom Tbkdengan menggunakan Metode Du Pont System. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Du Pont System. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total Asset Turnover (TATO), Net Profit Margin (NPM), dan Return On Investment (ROI). Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Telekomunikasi Indonesia Tbk memiliki kinerja keuangan yang sangat baik dimana semua variabel berada diatas rata-rata industri. PT XL Axiata Tbk memiliki kinerja keuangan yang cukup baik karena hanya variabel Net Profit Margin yang berada diatas rata-rata industri. PT Indosat tbk memiliki kinerja keuangan yang cukup baik dimana hanya variabel Total Asset Turnover yang berada diatas rata-rata industri. PT Smartfren Telecom Tbk memiliki kinerja keuangan yang tidak baik karena semua variabel berada dibawah rata-rata industri. Kata kunci: Du Pont System, Return on Investment, Net Profit Margin, Total Asset Turnover
Perbandingan Kinerja Instrumen Investasi Berbasis Syariah dengan Konvensional di Pasar Modal Indonesia Syafrida, Ida; Aminah, Indianik; Waluyo, Bambang
Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 2 (2014)
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aiq.v6i2.1230

Abstract

The Performance Comparation between sharia instrument performance and conventional syariah The main objective of investors in investment activities is to get the profit. Similarly, investors in Islamic investment activities want the same things. But often the performance of sharia instruments deemed lower than conventional instruments, so market share Sharia-compliant investment instruments is still minimal. This research doing comparation performance index and mutual fund index between shariah based and conventional based. Based on the results of research that takes samples Islamic instruments of capital markets such as sharia Islamic stocks and sharia mutual funds, it is concluded that the performance of sharia-based investment instruments are not significantly different from the conventional investment instruments, even during the period of research Islamic investment instruments showed slightly better performance.  DOI:10.15408/aiq.v6i2.1230