Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGEMBANGAN MUTU PRODUK BIR PLETOK DI SENTRA INDUSTRI RUMAH TANGGA BIR PLETOK KELURAHAN KEDOYA SELATAN JAKARTA BARAT Inherni Marti Abna; Mellova Amir; Harizal; Muchammad Reza Ghozaly; Sri Teguh Rahayu; Aprilita Rinayanti
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 9: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i9.1331

Abstract

Pada masyarakat etnis Betawi dikenal minuman ‘Bir Pletok’ yang sering dihidangkan dalam acara hajatan, acara penyambutan tamu, souvenir dan lain-lain. Minuman Bir Pletok tidak mengandung alkohol malahan baik untuk kesehatan karena mengandung bahan-bahan tanaman yang berkhasiat obat. Beberapa khasiat dari Bir Pletok adalah melancarkan peredaran darah, melindungi sistem pencernaan, menghangatkan badan, mengobati masuk angin, mengatasi sariawan, meredakan kram, meredakan migrain dan mengurangi gejala reumatik. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada mitra komunitas UMKM Bir Pletok Kedoya Selatan Jakarta Barat, dengan tujuan memberikan edukasi kepada masyarakat komunitas UMKM Bir Pletok Kedoya Selatan Jakarta Barat tentang proses produksi minuman herbal Bir Pletok sesuai HACCP/CPOTB dan standar Badan POM RI. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah memberikan edukasi dalam bentuk pendampingan yang terdiri atas penyuluhan dan pelatihan mengenai proses pengolahan Bir Pletok yang baik untuk mendapatkan produk Bir Pletok yang bermutu tinggi. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan peserta mengenai pengembangan mutu minuman herbal Bir Pletok sebesar 95% dan mulai menerapkan pengetahuan yang didapatkan dalam kegiatan produksinya
OBESITY AND CARDIOVASCULAR DISEASE IN CHILDRE Masrizal, Mellova Amir
Makara Journal of Science Vol. 8, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesity, cardiovascular disease, energy balance, cholesterol, and lipoprotein.
EFFECTS OF PROTEIN-ENERGY MALNUTRITION ON THE IMMUNE SYSTEM Amir, Mellova Amir
Makara Journal of Science Vol. 7, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Protein-Energy Malnutrition (PEM) is believed to lead to an increased susceptibility to infection, or cause impaired immunity. Infection, occurring with malnutrition, is a major cause of morbidity in all age groups and is responsible for two-thirds of all death under 5 yr of age in developing countries. Many cells of the immune system are known to depend for their function on metabolic pathways that employ various nutrients as critical factors. The most consistent changes in immune competence in PEM are in cell-mediated immunity, the bactericidal function of neutrophils, the complement system, the secretory immunoglobin A, and antibody response
PRODUKSI ASAM LAKTAT OLEH LACTOBACILLUS ACIDOPHILUS DALAM MEDIA FERMENTASI KOMBINASI LIMBAH CAIR TAHU DAN MANGGA (Mangifera indica l.) Amir, Mellova; Sopiatunnisa, Neng; Abna, Inherni Marti
Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Publisher : Faculty of Mathematic and Natural Science, Garut University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jifb.v15i1.2918

Abstract

Lactic acid is a hydroxycarboxylic organic acid used for various purposes and can be obtained through the fermentation of sugar from various sources. This research aimed to determine the ability of Lactobacillus acidophilus in a combination of tofu and mango waste to produce lactic acid using the fermentation method. Variations in media concentration for the combination of tofu and mango liquid waste are 0%, 25%, 50%, and 100% used with the basic fermentation media. The initial stage is the cultivation of L acidophilus, the growth curve, and then the fermentation process, determining the PH and levels of lactic acid produced using spectrophotometry. The research showed that L. acidophilus, combining tofu and mango liquid waste media, could produce lactic acid. Lactic acid levels in 0% combination media with 100% basic media were 2,040 mg/L, 25% combination media, 75% basic media, 2,081 mg/L, 50% combination media, 50% basic media, 2,316 mg/L, combination media 100 % of 2,440 mg/L. The highest levels of lactic acid were produced using a combination of 100% tofu and mango liquid waste at the 48th hour, amounting to 2,440 mg/L.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Metanol Kulit Buah Kawista (Limonia acidissima) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Kusuma, Ika Maruya; Jastian, Silfia Yohana; Amir, Mellova
Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 15 No 1 (2022): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : LPPM, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v15i1.1099

Abstract

Kawista (Limonia acidissima) adalah tumbuhan famili Rutaceae yang tidak hanya ada di India tetapi juga ada di Indonesia. Kulit buah kawista diketahui mengandung senyawa flavonoid seperti rutin, naringin, hesperidin, sinensetin yang diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian antibakteri dari ekstrak metanol kulit buah kawista di Indonesia terhadap Staphylococcus aureus belum diuji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak metanol kulit buah kawista terhadap bakteri S.aureus. Metode yang digunakan meliputi pembuatan ekstrak secara maserasi dengan metanol dan pengujian aktivitas antibakteri dengan metode difusi cakram pada ekstrak dengan konsentrasi 25%, 50% dan 75%, kontrol positif klindamisin dan kontrol negatif aquadest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol kulit buah kawista memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus pada konsentrasi 25%, 50% dan 75% dengan diameter daya hambat secara berurut yaitu 15,49 mm, 17,37 mm, dan 22,49 mm. Ekstrak metanol kulit buah kawista konsentrasi 75% memiliki efektivitas yang sama dengan kontrol positif klindamisin (20,05 mm).
TANAMAN HERBAL MENJADI PILIHAN SEBAGAI OBAT TRADISIONAL, PANGAN FUNGSIONAL DAN NUTRASETIKAL Amir, Mellova; Abna, Inherni Marti
Jurnal Pengabdian Masyarakat AbdiMas Vol 9, No 01 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/abd.v9i01.5787

Abstract

Indonesia kaya akan keragaman hayati, lebih kurang 30.000 jenis tumbuhan, 7.500 jenis dapat dimanfaatkan sebagai tumbuhan obat. Potensi bahan alami ini dapat digunakan sebagai bahan obat tradisional, pangan fungsional dan produk nutrasetikal sebagai alternative pengobatan penyakit. Penggunaan bahan herbal alami telah ada sejak zaman dahulu dan terbukti secara empiris. Namun banyak masyarakat terutama generasi muda yang masih belum percaya dan mengetahui hal ini. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan cara edukasi kepada masyarakat antara lain terhadap mahasiswa melalui Webinar zoommeeting pada event International Lecture Series berupa penyampaian presentasi tentang bagaiman tanaman herbal akan menjadi pilihan sebagai obat tradisional dan pangan fungsional. Hasil sangat diharapkan akan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang potensi pemanfaatan herbal. Kata kunci: herbal, pangan fungsional
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN TANAMAN BIT (Beta vulgaris L.) TERHADAP Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027 Nuryamin, Hibban Arik; Abna, Inherni Marti; Amir, Mellova
Archives Pharmacia Vol 6, No 2 (2024): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v6i2.8238

Abstract

Daun tanaman Bit (Beta vulgaris L.) merupakan salah satu tanaman yang mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin,  saponin, dan terpenoid yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol 70% daun tanaman bit (Beta vulgaris L.) terhadap bakteri Pseudoomonas aeruginosa ATCC 9027 dan mengetahui konsentrasi terbaik yang dibuthkan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi agar dengan kontrol positif (kloramfenikol 30 µg/ml) dan kontrol negatif (DMSO 5%). Dari penelitian, diperoleh hasil rata-rata zona hambat didapat 5,675 mm pada kontrol positif, pada konsentrasi 400 µg/ml rata-rata zona hambat 4,12 mm, dan pada konsentrasi 300 µg/ml rata-rata zona hambat 3,641 mm. Berdasarkan hasil penelitian ini ekstrak etanol 70% daun tanaman bit dapat menghambat pseudomonas aetuginosa ATCC 9027 dan konsentrasi terbaik ekstrak etanol 70% daun tanaman bit terletak pada konsentrari 400 µg/ml dengan rata-rata zona hambat sebesar 4,12 mm dibandingkan dengan kontrol positif kloramfenikol 30 µg/ml  dengan rata-rata zona hambat 5,675 mm.
EDUKASI MASYARAKAT DENGAN PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT TUBERKULOSIS (TB) PADA MASA PANDEMI DI KELURAHAN DURI KEPA JAKARTA BARAT Inherni Marti Abna; Mellova Amir; Aprilita Rinayanti; Hermanus Ehe Hurit; Ayu Puspitalena
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i3.3044

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Diperkirakan 95% kasus TB dan 98% kematian akibat TB di dunia, terjadi pada negara-negara berkembang. Indonesia merupakan negara ke-3 tertinggi penderita tuberkulosis. Hal tersebut mendorong pengendalian tuberkulosis nasional terus dilakukan dengan intensifikasi, akselerasi, ekstensifikasi dan inovasi program. Strategi pengendalian yang dapat dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang penyakit tuberkulosis (TB). Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Duri Kepa Jakarta Barat, dengan tujuan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan penanggulangan TB. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode edukasi langsung dengan memberikan penyuluhan kepada warga melalui ceramah dan diskusi dan metode edukasi tidak langsung dengan penyampaian informasi melalui media sosial. Hasil dari kegiatan ini adalah bertambahnya pemahaman masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian TB dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari
Aktivitas Antibakteri Sari Buah Jeruk Bali (Citrus maxima (Burm.)Merr.) Terhadap Propionibacterium acnes Ramadhani, Lidia Anggita; Syafriana, Vilya; Syawalda, Adita Deviyanti; Amir, Mellova
Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 18 No 1 (2025): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : LPPM, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v18i1.2185

Abstract

Propionibacterium acnes adalah salah satu bakteri penyebab jerawat. Pengobatan jerawat dengan obat atau antibiotik dapat mengakibatkan efek samping. Alternatif pengobatan yang berasal dari bahan alam telah banyak dikembangkan, salah satunya adalah buah jeruk bali. Tanaman ini mempunyai banyak manfaat kesehatan, diantaranya sebagai antidiabetes, anti-inflamasi, antimikroba, antimalaria, dan analgesik. Kulit dan buah serta minyak atsiri jeruk bali diketahui memliki aktivitas antibakteri. Jeruk bali (Citrus maxima (Burm.) Merr.) memiliki potensi untuk mengobati jerawat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri pada sari buah jeruk bali terhadap bakteri P. acnes dan senyawa bioaktif yang terkandung di dalamnya, Buah jeruk bali diambil sari buahnya dan dibuat variasi konsentrasi uji (25%, 50%, 75% dan 100%) dan klindamisin sebagai kontrol positif. Penentuan aktivitas daya hambat dilakukan dengan metode difusi cakram dan dilanjutkan dengan penentuan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dengan metode dilusi padat. Hasil penapisan fitokimia menujukkan sari buah jeruk bali mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin dan terpenoid. Hasil uji aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa seluruh variasi konsentrasi uji dapat menghambat pertumbuhan bakteri P. acnes dengan rata-rata nilai daya hambat secara berurutan sebesar 8,39 mm; 9,68 mm; 11,10 mm; dan 11,58 mm dengan kategori zona hambat masing-masing sedang dan kuat. Nilai KHM yang diperoleh pada konsentrasi 25%.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Biji Dan Rambut Jagung (Zea mays L) Dengan Metode Ekstraksi Ultrasounic Assisted Extraction (UAE) Anantya, Catur; Ghozaly, Reza; Amir, Mellova
Archives Pharmacia Vol 7, No 2 (2025): ARCHIVES PHARMACIA
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/ap.v7i2.9932

Abstract