Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

#Makincapdigital Webinar throughout Indonesia as an Implementation of Digital Scout Empowerment for the Community: Webinar #Makincakapdigital di Seluruh Wilayah Indonesia sebagai Implementasi Pemberdayaan Pandu Digital untuk Masyarakat Rahmadi, Andhi Nur; Fitria, Nurul Jannah Lailatul
RADIANT: Journal of Applied, Social, and Education Studies Vol. 3 No. 2 (2022): RADIANT: Journal of Applied, Social, and Education Studies
Publisher : Politeknik Harapan Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52187/rdt.v3i2.106

Abstract

Pemberdayaan masyarakat bagian dari upaya pemerintah dalam penyelenggaraan pembangunan negara. Pemberdayaan masyarakat diagendakan dengan rangkaian kegiatan yang berkesinambungan, berkelanjutan, dan berkala secara dinamis. Bentuk kegiatan dalam pemberdayaan memanfaatkan unsur-unsur potensial yang ada secara sinergis. Tujuan utama dari pemberdayaan untuk meningkatkan kekuatan secara mandiri untuk memenuhi kebutuhannya dan mampu beradaptasi dengan tantangan masa depan. Pemerintah dalam hal ini diwakilkan oleh Kementerian Kominfo meluncurkan program kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan konsep webinar. Tema webinar ini adalah Literasi Digital Nasional "Makin Cakap Digital". Sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat di era digital. Riset dalam naskah ini, menggunakan metode kualitatif deskriptif. Kajian menerapkan sistem studi kasus dalam riset. Fokus dalam riset berorientasi pada power dan intervensi media baru dalam konsep pemberdayaan masyarakat secara daring dengan menggunakan platform webinar. Tujuan penelitian untuk mengetahui konsep media baru membahas materi 4 pilar terkait literasi digital yang diselenggarakan oleh Kominfo. Program webinar ini dapat memaparkan value masyarakat untuk berpartisipasi aktif pada paradigma baru pembangunan khususnya berkaitan dengan literasi digital. Konsep kegiatan webinar Literasi Digital Nasional "Makin Cakap Digital" oleh Kominfo merupakan strategi pemerintah mewujudkan 6 dimensi pemberdayaan dengan pemaparan 4 pilar literasi digital.
The Influence of Employee Performance Quality on the Quality of Probolinggo City's 112 Emergency Service Fitria, Nurul Jannah Lailatul; Adinda, Shanty Bunga; Aprilyandi, Ferdy
International Journal of Social and Political Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): August, 2025
Publisher : Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/ijsps.v2i2.140

Abstract

Public administration emphasizes the dual role of government in regulation and service, with public services serving as a central indicator of good governance. In the context of emergency response, the quality of employee performance becomes crucial for ensuring effective service delivery. This study aims to analyze the influence of employee performance quality on the quality of the 112 emergency call service in Probolinggo City, Indonesia. Using a quantitative descriptive approach, data were collected through questionnaires, observations, and documentation from 100 respondents comprising government officials, academics, NGOs, and community leaders. The research employed Partial Least Squares (PLS) analysis to examine the causal relationship between employee performance quality and service quality dimensions, including reliability, responsiveness, assurance, tangibility, and empathy. The results demonstrate that employee performance quality has a significant and direct impact on the effectiveness of emergency services, with a path coefficient of 0.759, a p-value of 0.000, and a t-statistic of 1.690, confirming the proposed hypothesis. These findings highlight that improved employee capabilities, work processes, and enthusiasm positively enhance public trust and satisfaction in emergency handling. The study concludes that strengthening employee performance is a critical determinant for improving service quality in public emergency systems, supporting the broader goal of good governance and effective crisis management in Probolinggo City.
Layanan Panggilan Darurat Berbasis Hak Asasi Manusia Sebagai Kebijakan yang Berkualitas (Studi Indeks Kualitas Kebijakan Kota Probolinggo) Fitria, Nurul Jannah Lailatul; Sutarjo, Sutarjo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan sektor publik merupakan variabel yang terkait dengan indikator keberhasilan tata kelola pemerintahan yang baik. Selain itu, pelayanan publik merupakan penyelenggaraan pemerintahan yang sensitif terhadap isu demokrasi. Sistem demokrasi menunjukkan konsep pemerintahan yang peduli kebutuhan publik. Prinsip demokrasi pemerintahan merupakan bentuk pemenuhan hak asasi manusia oleh pemerintah. Terutama dalam kondisi darurat terkait pelayanan dengan berbasis HAM. Layanan Probolinggo Siaga 112 yang dilakukan dengan pelayanan yang berkualitas dengan prinsip-prinsip HAM. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data dan informasi dengan cara wawancara dan observasi langsung yang disertai dengan dokumen pendukung. Layanan Probolinggo Siaga 112 memberikan pelayanan yang berkualitas dengan memenuhi lima dimensi kualitas pelayanan yaitu Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Hasil penelitian terkait layanan Probolinggo Siaga 112 dilakukan dengan standar pelayanan publik berbasis HAM. Pelayanan akan terkait dengan dasar kebijakan dan regulasi. Tiga indikator untuk menilai pelayanan publik berbasis HAM, antara lain aksesibilitas dan fasilitas untuk kebutuhan HAM; ketersediaan aparatur atau petugas yang siaga; dan kepatuhan pejabat, pegawai, dan pelaksana terhadap standar pelayanan minimal masing-masing sektor pelayanan. Indikator penilaian dinilai melalui tahap perencanaan kebijakan yang terdiri dari penyusunan agenda dan perumusan kebijakan serta implementasi kebijakan yang terdiri dari pelaksanaan kebijakan dan evaluasi manfaat kebijakan pada layanan Probolinggo Siaga 112.
The Influence of Public Information Disclosure and the Use of Social Media by the Probolinggo City Government on Public Trust in Probolinggo City Fitria, Nurul Jannah Lailatul; Aprilyandi, Ferdy
Journal Governance Society Vol. 2 No. 1 (2025): May, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jgs.v2i1.158

Abstract

Good governance emphasizes transparency and accountability, which are increasingly facilitated through digital media, particularly social media platforms that provide rapid, interactive, and borderless communication. In Indonesia, Law Number 14 of 2008 on Public Information Disclosure mandates openness as a democratic right, yet challenges remain in ensuring accessibility, accuracy, and the prevention of misinformation. Against this background, this study aims to examine the influence of public information disclosure and the use of social media by the Probolinggo City Government on public trust. Using a descriptive quantitative approach, data were collected through questionnaires, observation, and documentation involving 100 respondents who actively follow and engage with the official Instagram account @probolinggoimpressive. Data analysis employed Partial Least Squares (PLS) to test convergent validity, discriminant validity, reliability, and structural model relationships. The findings indicate that both information transparency and social media utilization significantly influence public trust, with information transparency contributing 40.8% and social media utilization contributing 39.1% to variations in trust. Hypothesis testing confirmed that the effects of both independent variables on public trust are statistically significant (p < 0.05). The study concludes that consistent and transparent information delivery, coupled with active use of social media, strengthens government credibility and enhances public trust. These results provide practical implications for local governments to adopt more modern, flexible, and two-way communication strategies while addressing the risks of misinformation.
Pemberdayaan masyarakat untuk pulih lebih cepat dan tumbuh lebih kuat Fitria, Nurul Jannah Lailatul
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i1.19838

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan bentuk program penting dalam peningkatan partisipasi masyarakat. Penyelenggaraan pemberdayaan akan semakin efektif dan efisien adanya peran pemerintah, masyarakat, akademisi, dan pihak pendukung lainnya. Khususnya peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat dengan program KKN juga diterapkan pada lingkungan Universitas Panca Marga. Didasari pada tingkat krisis yang terjadi di masyarakat pasca Pandemi Covid-19, ditentukan tema KKN UPM adalah Pemberdayaan Masyarakat untuk Pulih Lebih Cepat Tumbuh Lebih Kuat. Salah satu program KKN dilakukan di Desa Pabean Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo. Pengabdian masyarakat dengan program KKN UPM telah melaksanakan program kerja utama dan program kerja bantuan. Program kerja utama terdiri dari bidang pertanian berkelanjutan, bidang ekonomi baru dan lingkungan, bidang pemberdayaan hukum dan politik, bidang pemberdayaan pendidikan, dan bidang ekonomi kreatif. Program kerja bantuan terdiri dari bidang penyelenggaraan posko informasi desa, Upacara 17 Agustus di Pantai Tugu, penyelenggaraan pertandingan bola voli internal desa, dan pengadaan tempat untuk latihan kesenian daerah. Pelaksanaan program kerja utama dan bantuan mendapat respon positif bahkan ada partisipasi aktif dari Kepala Desa, staf desa, kelompok tani dan peternak, karang taruna, kelompok usaha, kelompok seni, anak-anak di Desa Pabean dan masyarakat Desa Pabean sehingga semua berjalan lancar bahkan ada permintaan khusus untuk melanjutkan program dari Kelompok KKN.
SOSIALISASI DAN PRAKTIK ANALISIS KEBIJAKAN ENERGI NASIONAL MENUJU TRANSISI ENERGI INDONESIA Fitria, Nurul Jannah Lailatul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bersinergi Inovatif Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bersinergi Inovatif
Publisher : PT. Gelora Cipta Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61674/jpkmbi.v1i2.162

Abstract

Terdapat gerakan inovasi transisi energi yang ramah lingkungan guna meminimalisir emisi gas rumah kaca (GRK). Termasuk Indonesia mulai menggerakkan penggunaan energi ramah lingkungan. Didasari beberapa kebijakan, salah satunya adalah Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN). Hal ini perlu dilakukan analisis kebijakan energi nasional secara mendalam. Guna mengetahui penetapan KEN yang terukur maupun tidak terukur, cara penetapan sasaran KEN, potensi capaian sasaran KEN, dan perbaikan KEN agar mencapai kebijakan transisi energi. Maka dari itu kegiatan pengabdian ini ditujukan bagi mahasiswa Prodi Administrasi Publik sebagai mitra sebanyak 25 orang. Kegiatan sosialisasi dan praktik analisis kebijakan energi nasional untuk kesiapan transisi energi Indonesia diawali dengan kegiatan persiapan agar terselenggara dengan optimal dan lancar. Penyelenggaraan utama diselenggarakan dengan pemaparan materi dan praktik analisis kebijakan energi nasional dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Mitra menunjukkan keseriusan dalam pemaparan materi, tanya jawab, serta menganalisis KEN dengan metode kualitatif dan kuantitatif. Serta ada penyebaran materi analisi kebijakan KEN melalui media sosial. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa seluruh mitra setuju dengan kegiatan pengabdian serta membutuhkan kegiatan bertahap dan berkala. Pada hasil wawancara diketahui bahwa terdapat perubahan dan peningkatan pemahaman dan tindakan pada mitra terkait analisis kebijakan energi nasional dengan metode kualitatif dan kuantitatif.
Aplikasi Budaya Organisasi dan Budaya Inovasi dalam Mempengaruhi Agilitas Organisasi (Studi PKBM Cinta Damai) Fitria, Nurul Jannah Lailatul
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v4i2.4469

Abstract

Organisasi adalah tempat untuk mengelola dan menangani kebutuhan publik. Setiap organisasi memiliki ciri khas sebagai pembeda tujuan dan fungsi organisasi tersebut. Ciri khas tersebut tergambar pada budaya organisasi. Selain budaya organisasi, ciri khas organisasi diwujudkan dalam penyelenggaraan budaya inovasi. Pelaksanaan organisasi yang tepat mampu menciptakan agilitas organisasi. Hal ini menarik untuk diteliti, terutama pada aplikasi budaya organisasi dan budaya inovasi mempengaruhi agilitas organisasi di PKBM Cinta Damai. Alasannya PKBM Cinta Damai merupakan organisasi pemberdayaan dan pendidikan untuk kebutuhan masyarakat Majalengka. Penelitian dengan metode kombinasi yakni dengan kualitatif dan kuantitatif. Analisis tersebut akan lebih mudah menerjemahkan dan memaparkan hasil penelitian dengan lebih lengkap dan detail. Hasil penelitian menunjukkan budaya organisasi dan budaya inovasi memberikan pengaruh positif dan signifikan. Hal ini tercermin pada dimensi budaya organisasi dan dimensi budaya inovasi berhubungan pembentukan dimensi agilitas organisasi di PKBM “Cinta Damai.
Pengukuran indeks kualitas kebijakan pada pelayanan panggilan kedaruratan 112 di Kota Probolinggo Fitria, Nurul Jannah Lailatul
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 6 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i6.1016

Abstract

Quality policies need to be formed, especially those related to public services that must be carried out by the government through public service innovation through the use of technology. One of the policies that need to be considered is the policy on the use of a single number for emergency calls, 112. Emergency calls for special services to the public who handle emergency conditions. It is this urgency that requires measuring policy quality to find out that policies related to emergency calls are indeed good and deserve to be implemented. As in Probolinggo City, the NTPD 112 service is contained in Mayor Regulation No. 175 of 2019 concerning Amendments to Mayor's Regulation No. 155 of 2018 concerning the Implementation of Services for Probolinggo City Emergency Call Number 112. There are 11 service handling policies in the regulation. Research with descriptive quantitative approach. Researchers conducted research on measuring the quality of the NTPD 112 policy in Probolinggo City with the IKK principle. The research sample was determined by 4 policies from 11 policies through formulas and methods by the State Administration Institute. The measurement uses two variables, namely Policy Planning and Policy Utilization Evaluation with an interval scale measurement of 1-10. The calculation results show that 45% of the value of the Policy Planning process is 3,651 and 55% the value of the Policy Benefit Evaluation process is 4,747. This results in a Policy Quality Index of 8.398. This shows the categorization of the policy quality index. So the quality of the policy for the single number emergency call 112 Probolinggo City is in the "B" quality with the "Good" category. Kebijakan berkualitas dalam model pelayanan pemerintahan pada masyarakat mengorientasikan pada penerapan dengan inovasi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi. Khususnya pada kualitas kebijakan pelayanan penggunaan nomor tunggal panggilan darurat 112. Panggilan darurat khusus pelayanan pada masyarakat yang menangani kondisi darurat. Urgensi inilah yang membutuhkan pengukuran kualitas kebijakan untuk mengetahui bahwa kebijakan yang berkaitan dengan panggilan kedaruratan memang baik dan layak diterapkan. Seperti di Kota Probolinggo, pelayanan NTPD 112 tertuang pada Peraturan Walikota Nomor 175 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Peraturan Walikota Nomor 155 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Layanan Nomor Tanggal Panggilan Darurat 112 Kota Probolinggo. Terdapat 11 kebijakan penanganan pelayanan pada regulasi tersebut. Riset dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Peneliti melakukan riset pengukuran kualitas kebijakan NTPD 112 di Kota Probolinggo dengan prinsip IKK. Sampel riset ditentukan 4 kebijakan dari 11 kebijakan melalui rumus dan metode oleh Lembaga Administrasi Negara. Pengukuran menggunakan dua variabel yakni Perencanaan Kebijakan dan Evaluasi Pemanfaatan Kebijakan dengan pengukuran skala interval 1-10. Hasil perhitungan menunjukkan 45% dari nilai proses Perencanaan Kebijakan sejumlah 3,651 dan 55% nilai proses Evaluasi Kemanfaatan Kebijakan sejumlah 4,747. Sehingga menghasilkan Indeks Kualitas Kebijakan sebesar 8,398. Hal ini menunjukkan kategorisasi indeks kualitas kebijakan. Maka Kualitas kebijakan NTPD 112 Kota Probolinggo masuk pada kategori tingkat “B” dengan arti berkualitas “Baik”.
Pengolahan Sampah Kertas dengan Prinsip Zero Waste pada Mahasiswa Probolinggo Jawa Timur Fitria, Nurul Jannah Lailatul
Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Vol. 4 No. 1 (2024): Ngarsa: Journal of Dedication Based on Local Wisdom
Publisher : LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ngarsa.v4i1.470

Abstract

Abundant paper waste and minimal management require waste management from upstream to downstream. Society needs to implement zero-waste behavior. Properly processed paper waste has potential as a recycled product with many benefits, high artistic and economic value, and is environmentally friendly. This behavior needs to be implemented in community service with the aim of community service activities to shape the community to understand, be more sensitive, and manage paper waste into recycled products to achieve zero paper waste. Service activities used a participatory action research approach with three dimensions: research, positive action, and participation. Community service activities regarding counseling on paper waste processing using zero waste principles for Probolinggo students were conducted in the creative studio for six days with 40 service partners participating. Through the circular economy concept, counseling, practice, and assistance related to paper waste can be applied to reduce, repair, reuse, recover, and recycle (5R) activities. The next stage is the 5R paper processing practice. Meanwhile, the activity evaluation results showed that all partners agreed and strongly agreed regarding service activities. The results of the evaluation of partners' understanding and abilities before and after changes in activities, partners showed increased knowledge and skills in managing paper through the 5R circular economy towards zero waste. Abstrak: Sampah kertas yang berlimpah dan minim pengelolaan membutuhkan penanganan sampah mulai dari hulu hingga hilir. Masyarakat perlu menerapkan perilaku zero waste. Limbah kertas yang diolah dengan tepat memiliki potensi besar sebagai barang daur ulang dengan banyak manfaat, bernilai seni dan ekonomi tinggi, serta ramah lingkungan. Perilaku ini perlu diterapkan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan kegiatan pengabdian membentuk masyarakat untuk paham, lebih peka, dan bertindak dalam mengelola limbah kertas menjadi produk daur ulang menuju zero waste kertas. Kegiatan pengabdian diselenggarakan dengan pendekatan participatory action research yang mencakup tiga dimensi: riset, aksi, dan partisipasi. Kegiatan pengabdian masyarakat tentang penyuluhan pengolahan sampah kertas dengan prinsip zero waste pada mahasiswa Probolinggo dilaksanakan di sanggar kreasi selama enam hari dengan peserta 40 mitra pengabdian. Penyuluhan dan praktik serta pendampingan terkait limbah kertas melalui konsep circular economy dapat diterapkan pada aktivitas reduce, repair, reuse, recovery, dan recycle (5R). Tahap selanjutnya adalah praktik pengolahan kertas 5R. Sementara pada hasil evaluasi kegiatan menunjukkan seluruh mitra mengatakan setuju dan sangat setuju terkait kegiatan pengabdian. Hasil evaluasi pemahaman dan kemampuan mitra sebelum dan setelah kegiatan ada perubahan, mitra menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan dalam pengelolaan kertas melalui circular economy 5R menuju zero waste. Kata kunci: Pengolahan sampah kertas, Perilaku zero-weste, Mahasiswa
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PARIWISATA PELABUHAN PERIKANAN PANTAI MAYANGAN BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Fitria, Nurul Jannah Lailatul
JUSTICE : Journal of Social and Political Science Vol 3 No 1 (2024): JUSTICE - Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/justice.v3i2.67

Abstract

Pariwisata terus dikembangkan menjadi tujuan wisata bagi wisatawan. Maka perlu orientasi persiapan atau penyediaan transportasi, kuliner, penginapan, cinderamata, dan lainnya. Berkembangnya pariwisata daerah akan mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat, yakni secara ekonomis, sosial dan budaya. Kebijakan yang berlaku mampu melestarikan sumber daya alam, meningkatkan daya tarik wisata, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan pendapatan pemerintah. Seperti Kota Probolinggo juga menerapkan pengembangan pariwisata di kompleks Pelabuhan Kota Probolinggo oleh Pemerintah Kota Probolinggo yang melibatkan masyarakat, pihak swasta, dan lembaga lainnya. Hal ini menarik untuk diteliti terkait Implementasi Kebijakan Pengembangan Pariwisata Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat. Pendekatan kualitatif merupkan tahapan riset dan memahami pada metode dengan pengamatan fenomena sosial dan problematika manusia. Penghimpunan data dengan wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan pemerintah Kota Probolinggo melibatkan masyarakat lokal. Pengembangan wisata di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan dijalankan sesuai regulasi. Upaya pengembangan pariwisata berbasis pemberdayaan masyarakat di pelabuhan perikanan Pantai Mayangan Kota Probolinggo, meliputi pertama, kerjasama antara masyarakat dengan Pemerintah Kota Probolinggo dalam pengembangan wisata. Kedua, keterlibatan masyarakat pada setiap aspek, mulai dari perumusan, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Ketiga, dukungan anggaran yang memadai dan meningkatkan swadaya masyarakat lokal. Keempat, peningkatan kualitas dan kesejahteraan masyarakat dengan pengadaan sosialisasi, pelatihan, serta pendampingan bagi masyarakat.