Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Panggung

Dramaturgi Kesenian Indang Solok Di Kanagarian Jawi-Jawi Kabupaten Solok Propinsi Sumatera Barat Zulfahmi, Muhammad; Precillia, Monita; Yusnelli
PANGGUNG Vol 35 No 3 (2025): Estetika, Identitas, dan Digitalisasi: Praktik Seni dan Budaya Nusantara dalam P
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v35i3.3911

Abstract

Penelitian Representasi Identitas Kolektif melalui Kesenian Indang Solok: Kajian Dramaturgi di Jawi-Jawi, Sumatra Barat bertujuan untuk melakukan identifikasi dan mendeskripsikan latar belakang historis serta perkembangan kesenian Indang di Kanagarian Jawi-Jawi. Selain itu, penelitian ini mengkaji fungsi dan makna kesenian Indang dalam kehidupan masyarakat serta menganalisis struktur pertunjukan yang membentuk kesenian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara tekstual lagu Indang Solok berkaitan dengan teks pantun dan musik vokal, berisi tentang curahan perasaan. Analisis terhadap kesenian Indang Solok menunjukkan karakteristik yang kuat dan beragam, mencakup tema-tema yang mencerminkan propaganda pembangunan pemerintah, olahraga, keindahan alam, budaya Minangkabau, adat istiadat, serta pesan-pesan religius dalam konteks Islam. Teks lagu Indang Solok mengandung nilainilai kearifan lokal yang mendalam yang mencerminkan identitas budaya masyarakat Minangkabau, khususnya di Kabupaten Solok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah etnomusikologi dengan pendekatan kualitatif, yang berfokus pada pendalaman kualitas data dari narasumber melalui deskriptif-analitis.
Naskah Jejak Kasih Ibu: Studi Intertekstualitas atas Legenda Si Mardan dari Kota Tanjung Balai Khairani, Ita; Akbar Fauzi, Russel; Rahma, Fitri; Precillia, Monita
PANGGUNG Vol 36 No 1 (2026): Echoes of Archipelago Mythos: Interweaving Tradition, Symbolism, and Narrative i
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v36i1.3936

Abstract

This study examines the script Jejak Kasih Ibu as an intertextual work derived from the legend of Si Mardan originating from Tanjung Balai, integrated with the phenomenon of overparenting. The focus of this research is to trace the relationships between texts and to analyze how the cultural values embedded in the legend are reinterpreted in accordance with contemporary societal needs. The aim of the study is to understand the interconnection between the script Jejak Kasih Ibu and the legend of Si Mardan as a hypotext, thereby revealing the cultural values and moral messages that have been transformed into a modern theatrical script. The research employs a qualitative descriptive method with Julia Kristeva’s theory of intertextuality as its main analytical framework, emphasizing the dialogic relationships among texts and the shifts in meaning that occur within them. The findings indicate that Jejak Kasih Ibu is not merely a reinterpretation of a traditional legend into a theatrical form, but also serves as a medium for reinforcing the cultural values of the Tanjung Balai community through narratives that are both contextual and relevant to contemporary issues. This study underscores the significant role of literature as a medium of cultural interaction and exchange, as well as a means of preserving local wisdom through an intertextual approach.