Syahputri, Adilla Achmad
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Teknik dan Kualitas Terjemahan Konjungsi “bahkan” dan “dan” dalam Terjemahan Mahasiswa Mata Kuliah Terjemahan Sosial Budaya Prodi D3 Bahasa Mandarin Universitas Jenderal Soedirman Prasetyowati, Hanggar; Syahputri, Adilla Achmad; Isro, Zuyinatul; Arieshanty, Chendy
Longda Xiaokan: Journal of Mandarin Learning and Teaching Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/longdaxiaokan.v4i2.34514

Abstract

Penelitian ini akan mengkaji teknik dan kualitas terjemahan konjungsi “namun” “dan” mahasiswa pada mata kuliah sosial budaya. Peneliti melakukan pengamatan pada terjemahan teks sosial budaya mahasiswa progam studi D3 Bahasa Mandarin Unsoed peserta mata kuliah terjemahan sosial budaya, lalu melakukan analisis terhadap teknik dan kualitas terjemahan yang muncul, serta menyebar kuisioner untuk mendapatkan saran dalam melakukan perbaikan terhadap sistem pengajaran khususnya terjemahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan didominasi oleh ambiguitas makna yang disebabkan kesalahan pemilihan kata konjungsi dan teknik yang digunakan belum sepenuhnya tepat. Hal ini terjadi karena salah satu faktor yaitu kurangnya komptensi mahasiswa terutama dalam menguasai kata dan konteks penggunaan terutama kata konjungsiThis study will examine the technique and quality of translation of the conjunctions "but" "and" students in socio-cultural courses. The researcher made observations on the translation of socio-cultural texts for students of the diploma Mandarin Unsoed study program, participants in the socio-cultural translation course, then analyzed the techniques and quality of the translations that emerged, and distributed questionnaires to get suggestions for improvements to the teaching system, especially translation. The results showed that the error was dominated by ambiguity of meaning caused by incorrect choice of conjunctions and the technique used was not entirely correct. This happens because of one of the factors, namely the lack of student competence, especially in mastering words and contexts of use, especially conjunctions
Translation of Conjunctions and Penerjemahan Kelas Kata Konjungsi dan Kata Depan dengan Menggunakan Kamus Kelompok Kata Bahasa Mandarin-Indonesia Bagi Mahasiswa Prodi Bahasa Mandarin UNSOED Utami, Rizki; Prasetyowati, Henggar; Tjaturrini, Dyah; Syahputri, Adilla Achmad; Herliana, Monika
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v4i3.47343

Abstract

The background of this research is that in the learning process there is inaccuracy in translating conjunctions and prepositions in Mandarin into Indonesian. The purpose of this study is to determine the effectiveness of translating conjunction and preposition word classes using a Mandarin-Indonesian word group dictionary. Respondents in this study were students of the Mandarin Language D3 study program at Jenderal Soedirman University. The research method used is descriptive qualitative to explain the accuracy of students' translation results in translating conjunction and preposition word classes. The results of this study are that the level of accuracy of respondents' translations increased after using the Mandarin-Indonesian word group dictionary. Therefore, the Mandarin-Indonesian word group dictionary is effectively used in translating Mandarin conjunctions and prepositions. Abstrak Latar belakang penelitian ini adalah pada proses pembelajaran terdapat ketidak keakuratan dalam menerjemahkan kata konjungsi dan kata depan dalam bahasa Mandarin ke dalam bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penerjemahan kelas kata konjungsi dan kata depan dengan menggunakan kamus kelompok kata bahasa Mandarin- Indonesia. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program studi D3 Bahasa Mandarin Universitas Jenderal Soedirman. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk menjelaskan keakuratan hasil terjemahan mahasiswa dalam menerjemahkan kelas kata konjungsi dan kata depan. Hasil penelitian ini adalah Tingkat keakuratan terjemahkan responden meningkat setelah penggunaan kamus kelompok kata 虚词 Bahasa Mandarin- Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, kamus kelompok kata 虚词 Bahasa Mandarin- Bahasa Indonesia efektif digunakan dalam menerjemahkan kata konjungsi dan preposisi bahbasa mandarin.
Analisis Kebermanfaatan Pelatihan Artificial Intelligence bagi Siswa Jurusan Pariwisata SMK Taman Siswa Purwokerto Isro, Zuyinatul; Paramytha Sulistyo, Chendy Arieshanty; Prasetyowati, Henggar; Syahputri, Adilla Achmad
Damhil: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2: December 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/damhil.v4i2.35847

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) at both national and global levels requires educational institutions, including vocational high schools, to equip students with relevant technological competencies. SMK Taman Siswa Purwokerto, as a vocational institution in Banyumas, offers study programs closely related to AI implementation, particularly in the tourism sector. Considering the positive growth of Indonesian tourism—with 13.90 million international tourist arrivals recorded in 2024—AI literacy has become essential to support digital promotion, customer service, and destination management. This community engagement program aims to provide basic AI knowledge and skills to students of SMK Taman Siswa Purwokerto while exploring their experiences, perceptions, and challenges during the training. A qualitative approach was employed through in-depth interviews, observations, and documentation. The findings indicate that AI training offers significant benefits for students, enhancing their understanding of AI applications in the tourism industry and generating recommendations for designing more industry-relevant and locally contextualized AI training.