Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

UPAYA PEMBINAAN KETAHANAN SOSIO-BUDAYA REMAJA MELALUI MODEL MONOLINGUISTIK PRANCIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ASING DI SMA NEGERI 4 PURWOKERTO Tri Asiati; Monika Herliana; Rizki Utami
Dinamika Journal : Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.dj.2019.1.4.938

Abstract

This program generally aims to apply the result of research while the specific objectives are : (1) directing the attitudes and behaviour of teenagers in accordance  with values of local wisdom, (2) instilling a sense of love for national language and culture, (3) instilling a sense of love for regional languages and cultures, (4) inculcating the respect and the tolerance for other languages and other cultures, (5) instilling the universality and the unity of national languages, and (6) fostering the language creativity as a form of teenagers socio-cultural resilience where located at SMA Negeri 4 Purwokerto as a form of applying research results with the title "Adaptasi Model Monolinguistik Prancis dan Eksistensi Lembaga Budaya dalam Meningkatkan Ketahanan Lingua Franka” In this case, the methods used are: presentation, discussion, and practice. Finally, the indicators of success are measured through evaluations with pre-test and post-test in order to determine the effectiveness of the French monolinguistic.
ANALISIS TINDAK TUTUR RIDWAN KAMIL DALAM SOSIALISASI VAKSINASI COVID-19 DI MEDIA SOSIAL (KAJIAN PRAGMATIK) Monika Herliana; Destyanisa Tazkiyah
SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra Vol. 13 No. 2 (2021): SPHOTA: Jurnal Linguistik dan Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa Asing (FBA) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.824 KB) | DOI: 10.36733/sphota.v13i2.1496

Abstract

The discussion of this research is about the types of speech acts in the socialization of Covid-19 vaccination on social media which are closely related to linguistic pragmatics. The type of speech act from a pragmatic point of view is language behavior that has rules that agreed by the speaker and the speech partner. Since the beginning of the 2020 period until the beginning of 2021, Ridwan Kamil as the regional head and public figure has participated in the socialization of the Covid-19 vaccination. Social media is an effective forum for disseminating information, notification, or invitations for everyone to support the success of Covid-19 vaccination socialization. Even Ridwan Kamil used social media for these activities. The purpose of this study is to describe Ridwan Kamil's speech forms that adhere to Leech's maxims of politeness principles, as well as the function of politeness in Searle's (1969) language. The method of data collection is observing with the note-taking technique. The data analysis method uses data triangulation. The findings of this study indicate that from 155 speech data of Ridwan Kamil in the socialization of Covid-19 vaccination, six maxims of politeness principles are met, namely the Maxim of Wisdom, Maxim of Generosity, Maxim of Praise, Maxim of Humility, Maxim of Approval and Maxim of Sympathy; and has five speech functions Representative, Directive function, Commissive function, Expressive function and Declarative function. Abstrak Pembahasan penelitian ini tentang jenis tindak tutur dalam sosialisasi vaksinasi Covid-19 di media sosial yang berhubungan erat dengan pragmatik linguistik. Jenis tindak tutur dari sudut pandang pragmatik merupakan tingkah laku berbahasa yang memiliki aturan yang disepakati penutur dan mitra tutur. Sejak awal periode tahun 2020 hingga awal tahun 2021 ini, Ridwan Kamil sebagai kepala daerah dan figur publik turut serta dalam sosialisasi vaksinasi Covid-19. Penggunaan media sosial menjadi wadah yang efektif untuk menyebarkan informasi, himbauan, ataupun ajakan untuk turut menyukseskan sosialisasi vaksinasi Covid-19. Pun dengan Ridwan Kamil yang menggunakan media sosial untuk kegiatan tersebut. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan bentuk tuturan Ridwan Kamil yang mematuhi maksim prinsip kesantunan Leech, serta fungsi kesantunan berbahasa Searle (1969). Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yakni metode simak dengan teknik catat. Metode analisis data menggunakan triangulasi data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa dari 155 data tuturan Ridwan kamil dalam sosialisasi vaksinasi Covid-19 memenuhi enam maksim prinsip kesantunan yaitu Maksim Kebijaksanaan, Maksim Kedermawanan, Maksim Pujian, Maksim Kerendahan Hati, Maksim Persetujuan dan Maksim Kesimpatian; dan memiliki lima fungsi tuturan Representatif, fungsi Direktif, fungsi Komisif, fungsi Ekspresif dan fungsi Deklaratif.
Aktivitas Komunikasi dalam Upacara Pemberkatan Pernikahan Agama Khonghucu (Kajian Studi Etnografi Komunikasi) Monika Herliana
Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Vol 14, No 3: Agustus 2019
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.991 KB) | DOI: 10.14710/nusa.14.3.303-317

Abstract

This research is a qualitative descriptive study related to communication activities at the Confucian religious wedding ceremony in Jambi. The focus of this research is on communicative activities including situations, events, and actions of communication in wedding ceremonies with Ethnographic Communication studies. Data were obtained from observations, interviews, and supported by literature. The results of the analysis data show that during the Confucian ceremony there was a communicative situation which was conducive, sacred, familiar, and joyful. The process of marriage is sequentially described by communicative events from the beginning to the end of the procession. Communicative actions are characterized by verbal, non-verbal communication, and existing symbols. The three elements of the research results describe the communication activities which took place on the Confucian wedding ceremony. In addition, communication activities which occur have a close relationship with the concept of Confucian beliefs and teachings.
Pelatihan Public Speaking untuk Membangun Kepercayaan Diri Remaja Di MTs Pakis Cilongok Monika Herliana; Indriyati Hadiningrum
Pamasa : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.pamasa.2023.1.1.8805

Abstract

Remaja di era modern saat ini sangat penting memiliki keterampilan berbicara di depan umum. Mereka dapat melatih diri dan mengembangkan diri melalui pelatihan public speaking. Public speaking atau berbicara di depan umum dapat memberikan banyak manfaat berupa kepercayaan diri. Namun, masih banyak siswa di usia remaja yang merasa tidak memiliki kemampuan public speaking bahkan tidak mampu sama sekali berbicara di depan umum disebabkan kurangnya kepercayaan diri atau tidak memahami bagaimana harus melakukannya. Keterampilan tersebut harus dilatih dan dikembangkan secara terus-menerus. Tujuan program pelatihan public speaking ini adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri remaja sekaligus kemampuan berbicara siswa MTs Pakis Cilongok. Pelatihan ini dapat menjadikan siswa sebagai seorang individu yang berpikir luas, memiliki empati, dan berpikir kritis terhadap lingkungan di sekitarnya. Observasi dan wawancara merupakan dua metode yang digunakan oleh penulis untuk menelaah. Hasil kegitan ini yaitu setelah mengikuti program public speaking ini, siswa usia remaja di MTs Pakis memiliki peningkatan dalam aspek kepercayaan diri, motivasi, dan keterampilan public speaking.
Penerjemahan Peta Informasi Tempat Wisata Berbahasa Mandarin Sebagai Upaya Dalam Meningkatkan Layanan Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Neri Meivita; Monika Herliana; Tri Asiati
CHANGLUN: Chinese Language, Literature, Culture and Linguistic Vol 2 No 1 (2023): June 2023
Publisher : Program Studi D3 Bahasa Mandarin Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.changlun.2023.2.1.7453

Abstract

Artikel ini berjudul “Penerjemahan Peta Informasi Tempat Wisata Berbahasa Mandarin Sebagai Upaya Dalam Meningkatkan Layanan Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta”. Tujuan penulisan artikel ini adalah menghasilkan peta informasi tempat wisata berbahasa Mandarin sebagai upaya dalam meningkatkan layanan di Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, yang ditujukan untuk wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia salah satunya wisatawan berlatarbelakang bahasa Mandarin. Metode yang digunakan penulis untuk mengumpulkan data dan informasi terkait penulisan artikel ini yaitu metode observasi, studi pustaka, dan metode jelajah internet. Metode-metode tersebut mempermudah penulis dalam memperoleh data dan informasi yang akurat untuk penulisan artikel. Pada penerjemahan peta berbahasa Mandarin, penulis menggunakan metode komunikatif agar informasi dalam peta tersampaikan secara efektif kepada wisatawan berbahasa Mandarin. Selain metode, teknik yang digunakan untuk mendukung metode ini adalah teknik deskripsi. Hasil dari penulisan artikel ini adalah peta informasi tempat wisata berbahasa Mandarin yang dapat meningkatkan layanan Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta. Pembuatan peta informasi tempat wisata berbahasa Mandarin dengan menggunakan metode komunikatif dapat digunakan untuk mengatasi kendala yang dihadapi oleh wisatawan berlatarbelakang Bahasa Mandarin untuk mendapatkan informasi terkait tempat-tampat wisata di Yogyakarta.
Strategy for the development of Dermaji Village Tourism: Building Competitiveness in Rural Tourism in the Post-Pandemic Era Hariyadi, Bagus Reza; Afif, Fuadi; Herliana, Monika; Firmansyah, Dian Bayu
Media Wisata Vol. 22 No. 2 (2024): Media Wisata
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/mws.v22i2.735

Abstract

This research aims to identify the tourism potential and formulate competitive rural tourism development strategies in Dermaji Village, Lumbir District, Banyumas Regency, Central Java. The study employs a qualitative descriptive approach using an exploratory case study. Primary data were obtained through in-depth field observations and interviews with key informants, while secondary data were sourced from literature reviews and documentation. The research utilized the analysis of 11 tourism components, modified from various experts, CHSE analysis, government work programs, market preferences, and SWOT analysis, including SWOT Matrix. The findings reveal significant potential and 15 main strategies for developing Dermaji Village into a competitive rural tourism destination. The village has already undertaken initiatives such as collaborating with Perum Perhutani and local community efforts to create unique rural tourism destinations. Active and adaptive strategies are required to develop Dermaji Village into a competitive rural tourism destination with unique offerings in Banyumas Regency, considering both micro and macro perspectives.
PELATIHAN PENYUSUNAN MANDARIN FOR STORY TELLING UNTUK PENGEMBANGAN POTENSI DESA WISATA CIKAKAK SEBAGAI OBYEK RURAL TOURISM Hariyadi, Bagus Reza; Firmansyah, Dian Bayu; Prasetyowati, Henggar; Oktavilia, Ernasiwi Astri; Herliana, Monika
Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 3 (2023): Ekalaya Journal
Publisher : Nindikayla Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57254/eka.v2i3.96

Abstract

Cikakak Tourism Village is one of the Advanced Stage Tourism Villages in Wangon District, Banyumas Regency, which is a form of achievement in the realm of tourism. The combination of natural, cultural, and religious potentials in Cikakak village has the potential to be developed as a rural tourism area. To entertain and accompany tourists visiting Cikakak village, a Tour Guide is able to tell the details of tourist attractions and ensure tourists obtain educational value. Based on the results of observations in the field, it is known that the Saka Tunggal Tourism Awareness Group has not been able to be creative in assembling and creating information on village potential that is told narratively (storytelling) to be able to attract foreign tourists, especially Chinese tourists. From the results of the Mandarin for storytelling training, it can be concluded that from the aspect of knowledge, the trainees have a good understanding of how to use storytelling as a promotional medium for Cikakak's Tourism Village. However, from the aspect of skills in producing website content and video storytelling, further assistance is still needed to be able to produce Mandarin for Storytelling content that is more interactive and raises the values and attractions possessed by Ciadik Village as a cultural tourism destination.
Translation of Conjunctions and Penerjemahan Kelas Kata Konjungsi dan Kata Depan dengan Menggunakan Kamus Kelompok Kata Bahasa Mandarin-Indonesia Bagi Mahasiswa Prodi Bahasa Mandarin UNSOED Utami, Rizki; Prasetyowati, Henggar; Tjaturrini, Dyah; Syahputri, Adilla Achmad; Herliana, Monika
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v4i3.47343

Abstract

The background of this research is that in the learning process there is inaccuracy in translating conjunctions and prepositions in Mandarin into Indonesian. The purpose of this study is to determine the effectiveness of translating conjunction and preposition word classes using a Mandarin-Indonesian word group dictionary. Respondents in this study were students of the Mandarin Language D3 study program at Jenderal Soedirman University. The research method used is descriptive qualitative to explain the accuracy of students' translation results in translating conjunction and preposition word classes. The results of this study are that the level of accuracy of respondents' translations increased after using the Mandarin-Indonesian word group dictionary. Therefore, the Mandarin-Indonesian word group dictionary is effectively used in translating Mandarin conjunctions and prepositions. Abstrak Latar belakang penelitian ini adalah pada proses pembelajaran terdapat ketidak keakuratan dalam menerjemahkan kata konjungsi dan kata depan dalam bahasa Mandarin ke dalam bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penerjemahan kelas kata konjungsi dan kata depan dengan menggunakan kamus kelompok kata bahasa Mandarin- Indonesia. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program studi D3 Bahasa Mandarin Universitas Jenderal Soedirman. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk menjelaskan keakuratan hasil terjemahan mahasiswa dalam menerjemahkan kelas kata konjungsi dan kata depan. Hasil penelitian ini adalah Tingkat keakuratan terjemahkan responden meningkat setelah penggunaan kamus kelompok kata 虚词 Bahasa Mandarin- Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, kamus kelompok kata 虚词 Bahasa Mandarin- Bahasa Indonesia efektif digunakan dalam menerjemahkan kata konjungsi dan preposisi bahbasa mandarin.
Penerapan Deteksi Potensi Belajar Siswa Menggunakan Aplikasi Tes Psikologi Berbasis Website di SMP Negeri 2 Kalimanah Kurniawan, Yogiek Indra; Nofiyati, Nofiyati; Herliana, Monika
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i2.4636

Abstract

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kalimanah adalah sebuah sekolah lanjutan pertama yang berada di daerah Kalimanah, Purbalingga, Jawa Tengah. Tercapai atau tidaknya tujuan dari para siswa di SMP N 2 Kalimanah tersebut sangat tergantung pada masukan dan sejumlah variabel dalam proses pendidikan. Salah satunya adalah potensi yang dimiliki oleh masing-masing siswa. Keberadaan instrumen pengukuran dan deteksi potensi belajar siswa agar sukses dalam pembelajaran yang diberikan pun menjadi sangat dibutuhkan. Tujuan kegiatan ini adalah menerapkan tes potensi belajar berbasis website yang mampu memprediksi keberhasilan pendidikan bagi siswa di SMPN 2 Kalimanah. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini secara umum terbagi menjadi beberapa tahapan, yaitu: implementasi aplikasi, pemaparan aplikasi kepada mitra, simulasi aplikasi kepada siswa, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terbentuknya sebuah aplikasi yang dapat mendeteksi potensi belajar siswa yang diterapkan di SMPN 2 Kalimanah. Selain itu, telah dilakukan sosialisasi kepada guru pendamping serta simulasi kepada siswa di SMPN 2 Kalimanah. Di akhir kegiatan, pengabdian ini dapat membantu dan mendeteksi potensi dari setiap siswa di SMPN 2 Kalimanah.
STRATEGI PEMULIHAN DAYA TARIK WISATA ANTAP PADA MASA TRANSISI KENORMALAN BARU Hariyadi, Bagus Reza; Afif, Fuadi; Firmansyah, Dian Bayu; Herliana, Monika; Prasetyowati, Henggar
Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP) Vol 7, No 1: Juni 2024
Publisher : Program Studi S1 Pariwisata, Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/tulip.7.1.20-28.2024

Abstract

Sepanjang tahun 2020, sektor pariwisata Indonesia terkena dampak dari pandemi COVID-19 yang masuk ke Indonesia. Salah satu sektor yang terpengaruh dan mendapatkan dampak yg signifikan adalah objek wisata Antap yang terletak di desa wisata Cikakak, Banyumas. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui dan mengamati bentuk strategi pemulihan yang dipilih kemudian dilakukan oleh pengelola objek Wisata Antap dalam menghadapi tatanan kenormalan baru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data primer meliputi wawancara mendalam dan didukung oleh data sekunder pengumpulan dokumen. Hasil penelitian yang diperoleh, diketahui bahwa pandemi COVID-19 berdampak pada objek wisata ini dan bersifat sangat signifikan. Adapun dampak pandemi COVID-19 yang ditimbulkan ialah jumlah kunjungan wisatawan ke Wisata Antap semakin menurun bahkan hingga tidak ada kunjungan. Keadaan tersebut memaksa pengelola Wisata Antap untuk membuat strategi baru untuk pemulihan tatanan kehidupan baru. Pihak pengelola Wisata Antap mempunyai tiga strategi (inovasi, adaptasi, kolaborasi) berdasarkan Program Strategis Pemulihan Sektor Parekraf 2020/2021 yang dirilis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mempercepat pemulihan pariwisata.  Inovasi adalah hal utama dan harus ada perubahan produk atraksi wisata yang lebih berbasis ekowisata. Adaptasi yaitu beradaptasi dengan kondisi pandemi yaitu meningkatkan penerapan CHSE di dalam obyek wisata Antap. Kolaborasi bekerjasama dengan setiap stakeholder untuk penyediaan sarana dan prasarana penunjang kegiatan pariwisata di transisi kenormalan baru.