Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

TINGKAT PENGETAHUAN DAN FAKTOR RISIKO KANKER PAYUDARA PADA KADER KESEHATAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASIHAN 1 BANTUL YOGYAKARTA Mutiara Putri, Intan; Wahyu Hidaya, Pratika; Ismiyatun, Nunung
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 13, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v13i1.558

Abstract

OPTIMALISASI KELAS IBU HAMIL DENGAN AL-QURAN HEALING DAN YOGA UNTUK MENGATASI KECEMASAN PADA IBU HAMIL: OPTIMIZATION OF PREGNANCY CLASS WITH AL-QURAN HEALING AND YOGA TO OVERCOME ANXIETY IN PREGNANT WOMEN Suyani, Suyani; Mutiara Putri, Intan
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i2.2112

Abstract

Ibu hamil memiliki ketidaknyamanan selama kehamilan salah satunya nyeri punggung dan sesak. Hal ini dapat terjadi karena semakin besar usia kehamilan maka semakin menekan bagian fundus yang mengakibatkan sesak nafas dan nyeri punggung. Hal ini dapat memicu meningkatnya kecemasan ibu hamil. Ibu hamil berharap dengan mengikuti kelas ibu hamil diharapkan dapat mendapatkan informasi pengetahuan tentang penanganan ketidaknyamanan yang dialami dan menurunkan kecemasan selama hamil. Kombinasi dari kelas ibu hamil dengan pendekatan Al-Quran Healing dan yoga menawarkan potensi untuk memberikan dukungan holistik kepada ibu hamil, tidak hanya dalam hal kesehatan fisik tetapi juga kesehatan mental dan spiritual. Dengan mengintegrasikan latihan fisik, meditasi, dan refleksi spiritual, diharapkan program ini dapat membantu ibu hamil mengelola kecemasan mereka dengan lebih efektif, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan dan perkembangan anak yang belum lahir. Pelaksanaan program kemitraan masyarakat ini diharapkan mampu mengoptimalkan pelaksanaan kelas ibu hamil secara khusus dalam mengelola kecemasan selama kehamilan dan secara umum sebagai upaya pencegahan stunting dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan. Hasil pelaksanaan kegiatan PKM ini diawali dengan tahap assesment sasaran sebanyak 20 ibu hamil. Tahap planning and development berupa perencanaan dan persiapan media. Tahap implementation yaitu pelaksanaan kelas ibu hamil dengan pemberian materi kecemasan dan yoga dengan Al-quran healing. Tahap akhir evaluation berupa monitoring dan evaluasi pelaksanaan dan tingkat kecemasan ibu hamil. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat bagi ibu hamil terbukti dengan adanya ibu hamil trimester 2 dan trimester 3 merasakan kecemasannya berkurang.
Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahun ibu hamil tentang Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) di Puskesmas Tembarak Temanggung Jawa Tengah Linadi Yulia Putri, Jasmin; Mutiara Putri, Intan; Ratnaningsih, Sri
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 16, No 2 (2025): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v16i2.1468

Abstract

Latar Belakang : Hipotiroid kongenital adalah kondisi penurunan atau tidak berfungsinya kelenjar tiroid yang didapat sejak bayi baru lahir. Hal ini terjadi karena kelainan anatomi atau gangguan metabolisme pembentukan hormon tiroid atau defisiensi iodium. Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) merupakan salah satu program kesehatan penting yang bertujuan mendeteksi dini kelainan tiroid pada bayi baru lahir. Skrining Hipotiroid Kongenital adalah skrining/uji saring untuk memilah bayi yang menderita Hipotiroid Kongenital dari bayi yang bukan penderita. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahun ibu hamil tentang skrining hipotiroid kongenital (SHK). Metode : Penelitian ini menggunakan Pre-Eksperimental Design dengan rancangan One Group Pre test dan Post test Design. Sampel berjumlah 56 ibu hamil dengan pengambilan sampel secara teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil : Hasil penelitian diperoleh sebagian besar pengetahuan responden sebelum diberikan intervensi yaitu dalam kategori cukup (42.9%). Sedangkan sebagian besar pengetahuan setelah diberikan intervensi yaitu dalam kategori baik (78.6%). Hasil Uji Wilcoxon diperoleh p value = 0,00 < 0,05 yang menunjukkan terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan tentang skrinning hipotiroid kongenital (SHK) pada ibu hamil di Puskesmas Tembarak Temanggung. Simpulan : Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada ibu hamil hendaknya lebih kritis khususnya pada indikator pengertian, waktu pemeriksaan dan dampak dari tidak dilakukan SHK, bisa dengan sering membaca buku KIA dan leaflet yang diberikan saat penyuluhan agar mendapatkan pengetahuan yang lebih baik dan berkualitas.
Breastfeeding Self-Efficacy berhubungan dengan keberhasilan pemberian Asi Eksklusif pada bayi 6-12 bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta Dwi Setyorini1, Dinanda; Mutiara Putri, Intan
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1607

Abstract

Latar Belakang: Selama enam bulan, pemberian ASI eksklusif bermanfaat bagi kesehatan bayi dan ibu, tetapi cakupannya di Indonesia belum mencapai target WHO, termasuk di Yogyakarta. Breastfeeding Self-Efficacy (BSE), yaitu keyakinan diri ibu dalam menyusui yang menentukan komitmen, upaya, pola pikir, dan kemampuan untuk menghadapi tantangan, adalah salah satu komponen yang memengaruhi keberhasilan. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara keberhasilan ASI eksklusif pada bayi berusia enam hingga dua belas bulan di wilayah kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta. Metode: Studi deskriptif kuantitatif ini menggunakan metode cross-sectional. Metode purposive sampling digunakan untuk memilih 50 ibu yang memiliki bayi yang berusia antara enam dan dua belas bulan. Metode penelitian terdiri dari kuesioner yang diberikan kepada responden, yang kemudian diuji dengan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat BSE rendah (48%). Sementara itu, hanya 44% responden yang menerima ASI eksklusif. dengan usia ibu yang paling umum antara 26 dan 30 tahun. Dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara kemampuan ibu untuk mengonsumsi ASI eksklusif dan keberhasilan pemberian ASI. Simpulan: Studi ini menemukan hubungan signifikan antara keberhasilan ibu yang memberi ASI eksklusif dan keefektifan ASI sendiri. Diharapkan bahwa penelitian ini akan membantu ibu menyusui, terutama yang berstatus primipara, untuk lebih aktif memperoleh pengetahuan dan keterampilan tentang pemberian ASI secara eksklusif melalui konseling laktasi, kursus ibu hamil, dan kelompok pendukung sesama ibu menyusui. Ingatlah bahwa pengalaman pribadi adalah salah satu komponen utama yang memengaruhi tingkat kepercayaan diri Anda dalam menyusui.
Hubungan antara gaya pengasuhan dan status gizi balita di Desa Sorosutan, wilayah kerja Pusat Kesehatan Umbulharjo I, Kota Yogyakarta Alfaini, Anggi; Mutiara Putri, Intan
Avicenna : Journal of Health Research Vol 8, No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v8i2.1606

Abstract

Latar Belakang: Malnutrisi pada balita masih menjadi isu serius di bidang kesehatan masyarakat di Indonesia. Faktor-faktor yang berperan antara lain cara pengasuhan keluarga, tingkat pengetahuan gizi orang tua, serta akses terhadap makanan sehat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah keterkaitan antara pola pengasuhan dengan kondisi gizi balita di wilayah Sorosutan, area kerja Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sebanyak 77 responden dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan pengukuran antropometri, kemudian dianalisis dengan uji korelasi peringkat Spearman. Hasil: Ditemukan bahwa gaya pengasuhan demokratis diterapkan oleh 31 orang tua (40,3%), otoriter 25 (32,5%), permisif 16 (20,8%), dan kombinasi 5 (6,5%). Kondisi gizi balita menunjukkan 59 anak (76,6%) bergizi baik, 9 anak (11,7%) kurang gizi, 6 anak (7,8%) gizi buruk, dan 3 anak (3,9%) berisiko kekurangan gizi. Uji Spearman menghasilkan nilai          p = 0,004 (α = 0,03), yang menegaskan adanya hubungan signifikan antara gaya pengasuhan dan status gizi balita. Simpulan: Pola pengasuhan demokratis memiliki kecenderungan mendukung status gizi yang lebih optimal pada anak. Hasil ini diharapkan menjadi rujukan bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi mengenai pentingnya pola asuh dalam mendukung gizi balita.
Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Keamanan Layanan Kontrasepsi Bagi Akseptor KB Selama Pandemi di Bidan Praktik Mandiri Mutiara Putri, Intan; Rosida, Luluk
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kebencanaan dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama masa pandemi Covid-19 ini dapat menimbulkan krisiskesehatan, termasuk kebutuhan akan kesehatan reproduksi salahsatunya adalah pelayanan kontrasepsi bagi akseptor KB. Stigmayang timbul dimasyarakat seperti takut tertular Covid-19 , semakinmembuat akseptor KB enggan mendapatkan pelayanan kontrasepsidi fasilitas pelayanan kesehatan. Tentunya akseptor KB yang inginmelakukan kunjungan ulang dan pemeriksaan terkait permasalahankesehatan reproduksi, tidak dapat mengakses pelayanan ke fasilitaskesehatan sedangkan kebutuhan biologis tetap berjalan. Kegiatanpengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kesehatanreproduksi dan keamanan layanan kontrasepsi bagi akseptor KBselama masa pandemic di Bidan Praktik Mandiri. Metodepelakanaan melalui beberapa tahap yaitu tahap pertama Tahappertama Assesment dimana tim melakukan koordinasi dan FocusGroup Discussion dengan pihak bidan praktik mandiri tentangrencana kegiatan. Tahap kedua Planning and Developmentpembuatan media edukasi kesehatan reproduksi dan keamananlayanan kontrasepsi bagi akseptor KB berupa leaflet. Tahap ketigaImplementation di laksanakan pemberian edukasi menggunakanmedia leaflet yang berisi tentang penerapan protokol pencegahanCovid-19 ketika ber-KB di fasilitas pelayanan kesehatan. Selain itudilakukan pemberian masker dan suplemen vitamin bagi petugaskesehayan di Bidan praktik mandiri serta masker kepada akseptorKB yang datang. Tahap terakhir Evaluation yaitu monitoring danpendampingan yang dilakukan oleh bidan praktik mandiri. Hasilpengabdian. Hasil kegiatan pengabdianyang dilakukan dalam kurunwaktu bulan Mei-Juni 2020 terdapat 39 akseptor KB yang datangmendapatkan edukasi serta pelayanan kontrasepsi. Pelaksanaankegiatan pengabdian dengan tema Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Keamanan Layanan Kontrasepsi pada Akseptor KB Selama Masa Pandemi di Bidan Praktik Mandiri ini berjalan dengan lancar.Luaran kegiatan ini memberikan pengetahuan akseptor mengenaiprotocol kesehatan saat mendapatkan layanan Kontrasepsi.Kesimpulan diharapkan akseptor KB mendapatkan layanankesehatan kontrasepsi sesuai protokol kesehatan. Bagi petugaskesehatan dapat memberikan edukasi melalui media leaflet danpelayanan kontrsepsi yang prima selama pandemic.
The effectiveness The effectiveness of deep breathing relaxation and peppermint aromatherapy on post-cesarean pain lakoro, fira; Safari Hidayat, Ahmad; Friza Shabira, Naurah; Nurrahman Amrin, Majid; Fatimah Zahra, Wahyuni; Mutiara Putri, Intan
Journal of Indonesian Anesthesiology Nursing Vol. 2 No. 1 (2025): JIAN (Journal of Indonesian Anesthesiology Nursing)
Publisher : Keperawatan Anestesiologi Program Sarjana Terapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Postoperative pain following cesarean section is a common complaint among mothers and can hinder the recovery process and reduce comfort. In addition to pharmacological therapy, nonpharmacological interventions such as deep breathing relaxation and peppermint aromatherapy are increasingly being used because they are relatively safe, easy to apply, and have minimal side effects. Evidence-based studies are needed to assess the effectiveness of both interventions in managing post-cesarean section pain. Methods: This study used a literature review method by examining eight relevant scientific journals. The journals reviewed were quantitative studies with various quasiexperimental designs that discussed the administration of deep breathing relaxation, peppermint aromatherapy, or a combination of both in post-cesarean section patients. Analysis was conducted by assessing changes in pain intensity before and after the intervention using validated pain measurement instruments, particularly the Numerical Rating Scale (NRS).
Hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri di Madrasah Aliyah Nur Iman Sleman Yogyakarta Nani Zakiya Artiadi, Baiq; Mutiara Putri, Intan
Avicenna : Journal of Health Research Vol 9, No 1 (2026): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v9i1.1745

Abstract

Latar Belakang: Remaja putri merupakan kelompok remaja yang rentan terkena anemia. Anemia pada remaja bisa menurunkan daya tahan tubuh sehingga mudah terkena penyakit infeksi. Anemia akan terbawa hingga hamil yang bisa mengakibatkan perdarahan sebelum dan saat melahirkan yang dapat mengancam keselamatan ibu dan bayinya. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Tempat penelitian di Madrasah Aliyah Nur Iman Sleman Yogyakarta. Variable bebas penelitian meliputi status gizi dan variable terikatnya adalah kejadian anemia. Populasi penelitian ini adalah siswi kelas XI berjumlah 47 siswi dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Alat yang digunakan untuk pelngambilan data adalah timbangan pijak, alat ukur tinggi badan dan alat cek hemoglobin portabel digital yang sudah di lakukan uji kalibrasi oleh Laboratorium UNISA Yogyakarta. Analisis data univariat dan bivariate yakni Chi Square. Hasil: Hasil penelitian didapatkan hasil siswi dengan status gizi tidak normal sebanyak 31 (66,0 %) responden, siswi dengan status gizi normal 16 (34,0%) responden, dengan status gizi tidak normal mayoritas mengalami anemia sebanyak 27 (57,4%) responden dan mayoritas responden dengan status gizi normal tidak mengalami anemia yakni sebanyak 13 (27,7%) responden. Simpulan: Studi ini menemukan hubungan signifikan antara status gizi dengan kejadian anemia remaja putri. Diharapkan bidan dapat semakin aktif mendeteksi atau melakukan skrining rutin terkait status gizi dan kejadian anemia pada remaja putri dan memberikan pendidikan kesehatan terkait status gizi dan anemia remaja serta pemberian Tabel t Fe secara berkala.
Hubungan status gizi dengan kejadian menarche pada siswi SD Muhammadiyah Mantaran Sleman Yogyakarta Azzarah Putri, Madelia; Mutiara Putri, Intan
Avicenna : Journal of Health Research Vol 9, No 1 (2026): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v9i1.1746

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja ditandai dengan kematangan organ reproduksi, yang secara signifikan direpresentasikan oleh fenomena menarche yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti status gizi, genetik, aktivitas fisik, dan paparan media. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan status gizi dengan kejadian menarche pada siswi SD Muhammadiyah Mantaran Sleman. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian menggunakan teknik total sampling yang melibatkan 53 siswi kelas V dan VI. Instrumen yang digunakan meliputi stadiometer, timbangan (IMT/U), dan wawancara, dengan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebanyak 50,9% responden memiliki status gizi baik dan 49,1% overweight. Mayoritas siswi (58,5%) telah mengalami menarche, didominasi oleh kategori menarche dini (≤ 11 tahun). Hasil : hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value 0,034 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara status gizi dengan kejadian menarche dengan tingkat keeratan rendah (coefficient contingency 0,279). Simpulan: Remaja dengan status gizi lebih memiliki kecenderungan mengalami menarche lebih awal. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi gizi seimbang bagi orang tua dan remaja guna mencegah menarche dini dan mengoptimalkan pemantauan pertumbuhan.