Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANAN LEMBAGA ADAT DAERAH DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI KABUPATEN GOWA PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYYAH Jannah, Rihul; Ilyas, Musyfikah
Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah Vol 2 No 3 (2021)
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syariyyah) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa Kerajaan Gowa, Lembaga Adat mempunyai peran yang sangat penting dalam membantu raja, bahkan tugasnya memiliki kemiripan dengan fungsi lembaga perwakilan di negara-negara modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang peran Lembaga Adat Daerah (LAD) yang telah dikukuhkan melalui Peraturan Daerah Kabupate  Gowa Nomor 5 Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Peran Lembaga Adat Daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Gowa antara lain untuk membantu pemerintah melestarikan adat dan budaya, menampung serta menyalurkan aspirasi, membantu menyelesaikan konflik, sebagai wadah mediasi masyarakat adat, dan fungsi-fungsi pengawasan. Dalam pandangan siyasah syar’iyyah, khususnya jika menggunakan pendekatan maslahat, maka penekanannya adalah sejauh mana lembaga tersebut dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, sepanjang Lembaga Adat Daerah dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Kabupaten Gowa, maka keberadaanya tidak bertentangan prinsip-prinsip pemerintahan dalam Islam.Kata Kunci: Pemerintahan; Lembaga Adat Daerah; Maslahat
Analisis Pola Komunikasi Siswa di SMA Negeri 5 Makassar Pada Era Digital Jannah, Rihul; Rahmadani, Endah; Anwar, Fahrizal; Farhan, Muhammad; Simanjuntak, Sri Yunita; Andri, Andri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37640

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pola komunikasi siswa di SMA Negeri 5 Makassar di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan kuesioner Skala Likert untuk mengumpulkan data dari 22 partisipan. Menurut temuan penelitian, pola komunikasi siswa termasuk dalam kategori cukup baik/sedang, dengan skor rata-rata 65%. Media sosial merupakan alat utama untuk memperoleh informasi, sedangkan komunikasi informal lebih efektif dalam membina keakraban antar siswa. Meskipun demikian, komunikasi formal masih memiliki masalah seperti miskomunikasi dalam kerja kelompok dan kurangnya kepercayaan diri siswa saat berbicara dengan guru. Akibatnya, peningkatan keterampilan komunikasi formal diperlukan untuk mendorong pembelajaran yang efektif di era digital.