Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN SUMEDANG: PERAN AKTOR DAN KEBIJAKAN FISKAL DALAM PANDANGAN ISLAM Nuruddien, Muhammad; Rahmah, Yulia Fithriany
Prestise: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/prestise.v3i2.33689

Abstract

Peran desentralisasi kebijakan fiskal dan pengelolaan daerah sangat penting dalam pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran desentralisasi fiskal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengetahui peran pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mengkaji pandangan Islam tentang peran pemerintah daerah dan kebijakan fiskal di Kabupaten Sumedang. Menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini berfokus pada pemahaman mendalam terhadap fenomena atau konteks tertentu daripada pengukuran variabel atau hubungan secara kuantitatif. Temuan menunjukkan bahwa kebijakan fiskal memainkan peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumedang. Implementasi kebijakan fiskal meningkatkan kesadaran pemerintah daerah terhadap kebutuhan dan keinginan masyarakat. Pemerintah daerah memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk meningkatkan peran pemerintah daerah, mereka harus mengadopsi konsep maslahat mursalah. Selain itu, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam kebijakan fiskal, pemerintah daerah di Kabupaten Sumedang harus berusaha mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam ke dalam sistem kebijakan fiskal.
PENGARUH BEBAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Agustin, Tini; Rahmah, Yulia Fithriany; Haris, Iir Abdul; Ponirah, Ade
SECAD Vol 3 No 2 (2023): JURNAL SECAD
Publisher : SECAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif verifikatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT ABC. Pada penelitian ini sampling yang digunakan adalah sampling jenuh dengan jumlah sampel berjumlah 40 karyawan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu wawancara, studi pustaka, studi pendahuluan, dan kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja (X1) berpengaruh negatif secara signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) dengan nilai koefisien negatif sebesar -0,544. Sedangkan lingkungan kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) dengan nilai koefisien positif sebesar 0,643. Selain itu, beban kerja (X1) dan lingkungan kerja (X2) secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan (Y) dengan nilai signifikansi beban kerja (X1) dan lingkungan kerja (X2) adalah 0,000 < 0,05.
Human Rights and Gender Equality: An Analysis of Polygamy Regulations for Civil Servants in Indonesia Rahmah, Yulia Fithriany
Al-Qadha : Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Vol. 12 No. 1 (2025): Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan
Publisher : Hukum Keluarga Islam IAIN LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/qadha.v12i1.10900

Abstract

This research aims to analyze the regulations related to marriage and divorce permits for Civil Servants (PNS) in Indonesia as stipulated in Government Regulation of the Republic of Indonesia Number 45 of 1990. This regulation is often considered a new regulation, even though it has been in effect since 1983. The lack of legal awareness of this regulation has caused confusion in the community and sparked debate, mainly due to: (1) the lack of understanding and socialization related to this regulation, causing social chaos; (2) the assumption that the regulation is unfair because it contradicts Law Number 1 of 1974 concerning Marriage, especially in the provision of polygamy; and (3) potential violations of human rights, especially in relation to gender equality. This research uses a normative juridical method with a descriptive normative approach. The analysis is based on secondary legal sources, such as legislation and relevant literature. The results show that this regulation has urgency in upholding legal awareness in the community as a form of compliance with marriage rules for civil servants, especially in terms of polygamy permits for men and the prohibition of being a second wife for women. In addition, social chaos arising from this regulation can be prevented through strengthening legal awareness, which aims to create a better legal culture and increase compliance with applicable regulations. While this regulation is designed to provide legal protection for individuals and maintain ethics within the bureaucracy, its implementation must be in line with the principles of human rights and gender equality. Therefore, further evaluation of this regulation is needed so that it remains relevant to the social and legal dynamics developing in Indonesia.