Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA YANG EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN KINERJA ORGANISASI DI ERA BISNIS GLOBAL Idrus, Syech; Ruhana, Faria; Amalia, Mei Rani; Rosyid, Achmad Fathor; Kuswandi, Dadi
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 7 No 1 (2023): Edisi Januari - April 2023
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v7i1.2879

Abstract

Perkembangan globalisasi menyebabkan persaingan yang ketat dalam perkembangan perusahaan atau organisasi. Oleh karena itu, perlu adanya manajemen sumber daya manusia yang efektif untuk dapat bersaing di era bisnis global. Penelitian ini kemudian bertujuan untuk melihat mengenai bagaimana implementasi kebijakan manajemen sumber daya manusia yang sifatnya efektif dalam meningkatkan kinerja organisasi di era bisnis global. Penelitian ini kemudian akan dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang digunakan di dalam penelitian ini berasal dari berbagai hasil penelitian dan studi terdahulu yang masih memiliki adanya keterkaitan dengan isi penelitian. Hasil dari penelitian ini kemudian menemukan bahwa dalam penerapannya, akan muncul berbagai tantangan seperti keterbatasan sumber daya manusia, perbedaan budaya dan nilai, serta sulitnya fleksibiltas. Oleh karena itu, perlu adanya beberapa solusi dalam menghadapi berbagai permasalahan ini, seperti penggunaan teknologi dan otomatisasi, peningkatan kesadaran terhadap nilai dan budaya, serta mengembangkan program keterlibatan karyawan.
Pengembangan ngaji hadis melalui software mausuah al-hadith al-sharif untuk mencegah pemahaman radikal Rosyid, Achmad Fathor; Ahsani, Nasirudin Al
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v4i4.21278

Abstract

Pemahaman radikal merupakan permasalahan utama yang perlu dicegah di Kabupaten Jember. Bahkan ketua GP Ansor mengatakan Jember sudah masuk zona merah radikalisme.  Tentunya hal tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja. Perlu adanya upaya pencegahan pemahaman radikal yang dilakukan oleh pemerintah, tokoh masyarakat, serta akademisi. Pengabdian ini menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD). Pengabdian ini dilakukan dengan: a) Discovery, melalui observasi aset individu, sosial, dan agama, serta FGD; b) Dream, menyatukan mimpi Pimpinan Pondok, Kepala KUA, MWCNU, dan santri, c) Design, mengakomodir masukan pelatihan Software al-Mausuah al-Hadith al-Sharif, d) Define, mengkoordinasikan para tokoh, dan e) Destiny, melakukan pelatihan Software hadis. Pengembangan ngaji hadis diukur dengan teori Konstruktivisme, yaitu: a) menggunakan software hadis sebagai alat bantu, b) software hadis sebagai alat interaksi, c) membebaskan santri mengeksplorasi informasi, d) memfasilitasi santri untuk berdiskusi, e) menelurkan duta moderasi beragama. Pencegahan paham radikal dibuktikan dengan: a) Pimpinan Pondok dan santrinya menegaskan tidak perlu mengubah hukum di Indonesia, b) para santri lebih terampil dalam mengakses hadis, c) menegaskan prinsip kesetaraan, d) para santri berpikir sebelum membuat penilaian, e) menunjukkan sikap inklusivitas, f) Pimpinan pondok menitikberatkan pada penjelasan dan uswah, dan g) menegaskan kepercayaan pada Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar negara Indonesia.
Program merawat jenazah untuk literasi zakat infak sedekah (ZIS) Hidayatullah, M.F.; Khotimah , Khusnul; Rosyid, Achmad Fathor
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 3 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i3.19494

Abstract

infak dan sedekah (ZIS) yang dikolaborasikan dengan dengan kegiatan pelatihan merawat jenazah. Kedua kegiatan ini penting mengingat literasi zakat memiliki pengaruh signifikan pada peningkatan penghimpunan zakat; pemahaman dan skill perawatan jenazah juga sangat diperlukan. Tulisan ini memaparkan hasil pengabdian masyarakat di 3 (tiga) Perumahan di Jember untuk meningkatkan literasi zakat yang dikolaborasikan dengan pelatihan merawat jenazah dengan pendekatan PAR (Participatory Action Research). Hasil dari kegiatan pengabdian ini, literasi zakat masyarakat semakin meningkat dan pemahaman merawat jenazah juga semakin tinggi. Tindak lanjut dari kegiatan ini, kegiatan diagendakan rutin dilaksanakan setiap tahun sekali, serta pendirian klinik zakat sebagai tempat konsultasi bagi muzakki.
Managing Post-Disaster Socio-Economic Development: A Systematic Review of Strategies and Community Transformation Rosyid, Achmad Fathor; Zain, Amirul Wahid Ridlo Wicaksono
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 14 No. 1 (2026): JIMKES Edisi January 2026
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v14i1.4593

Abstract

Socio-economic changes in disaster-affected communities require effective development management to ensure the welfare of post-disaster populations. Communities that are unprepared for post-disaster development are vulnerable to falling into poverty and prolonged suffering that they did not anticipate. Therefore, this article aims to identify patterns of socio-economic impacts experienced by post-disaster communities in Indonesia as a basis for recommending more comprehensive and effective development strategies. This study employs a systematic literature review approach, using the Publish or Perish application as a tool for filtering and sorting relevant literature based on keywords related to changes, impacts, and strategies of post-disaster communities over the last ten years. The findings indicate that socio-economic changes in post-disaster communities show a distinct typology, which can be analyzed through strengths, weaknesses, opportunities, and challenges. The study concludes that post-disaster development should adopt a comprehensive, inclusive, and sustainable approach to effectively support the socio-economic recovery and long-term welfare of affected communities. The implication is that policymakers and development practitioners must implement targeted strategies to enhance both immediate recovery and long-term socio-economic resilience in affected communities.
Social Resilience Among The Rubble : How Communities Construct New Identities After Disasters Asror, Ahidul; Rosyid, Achmad Fathor
Socious Journal Vol. 2 No. 6 (2025): Journal Socious-December
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/wvt0r626

Abstract

Disasters disrupt not only physical infrastructure but also social relations, collective identities, and community meaning systems. While disaster studies have extensively examined risk management, emergency response, and physical recovery, the social processes through which communities reconstruct identity and meaning in post-disaster contexts remain underexplored. This study examines social resilience as an interpretative and identity-based process through which communities actively reconstruct their social worlds after disasters. Using a qualitative sociological–interpretative approach, the research draws on in-depth interviews, participant observation, and analysis of community narratives involving disaster-affected communities. The findings demonstrate that social resilience is not a static capacity but a negotiated process shaped through collective narratives, solidarity practices, and symbolic actions. Communities redefine “who we are” by transforming experiences of loss into shared meanings that strengthen social bonds and collective agency. Furthermore, the construction of post-disaster identity occurs within unequal power relations, where community narratives often contest external representations imposed by state actors, humanitarian organizations, and media. In this sense, social resilience functions not only as adaptation but also as symbolic resistance against passive victimhood labels. The study contributes to disaster resilience scholarship by reframing resilience as a dynamic process of identity construction and meaning-making, offering a deeper understanding of post-disaster recovery beyond technical and material dimensions.