Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Peran Gondek Tanggap Bencana (Gotana) Dalam Penanggulangan Bencana Di Desa Gondek Kabupaten Jombang Huda, Hisbulloh; Hidayat, Muhammad Nur; Mukari
Journal of Public Power Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jpp.v7i1.7103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Gotana (Gondek Tanggap Bencana) dalam penanggulangan bencana di Desa Gondek Jombang melalui pendekatan teori Struktural Fungsionalisme Talcott Parsons. Fokus utama penelitian adalah untuk memahami bagaimana koordinasi antara Gotana, pemerintah desa, dan lembaga lainnya mempengaruhi efektivitas penanggulangan bencana, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam program penanggulangan bencana. Penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana praktik tradisional dan kepercayaan lokal mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam kegiatan penanggulangan bencana. Metode penelitian yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi antara Gotana, pemerintah desa, dan lembaga lainnya belum optimal, disebabkan oleh hambatan komunikasi dan perbedaan prosedur. Kesadaran dan partisipasi masyarakat rendah akibat kurangnya informasi dan sosialisasi yang tidak sesuai dengan jadwal warga. Praktik tradisional dan kepercayaan lokal masih sangat mempengaruhi cara masyarakat merespons bencana, sehingga integrasi antara praktik tradisional dan pendekatan modern diperlukan untuk meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana dan partisipasi masyarakat.
Penerapan Model Kooperatif Learning Tipe Think-Pair-Share Pada Pokok Bahasan Sistem Peredaran Darah Huda, Hisbulloh
Blantika: Multidisciplinary Journal Vol. 1 No. 3 (2023): Reguler Issue
Publisher : PT. Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57096/blantika.v1i3.26

Abstract

Pemantapan suatu metode yang tepat dalam kegiatan pembelajaran menempati peranan yang cukup penting. Keberhasilan proses pendidikan sangat tergantung pada tingkat pemahaman siswa yang berimplikasi pada hasil belajar siswa pasca Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Dalam pelajaran IPA prestasi belajar siswa selain ditentukan oleh tingkat pemahaman dan penguasaan materi, juga ditentukan oleh metode yang digunakan dalam pembelajaran dan perolehan pengetahuan terkait untuk memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.Metode yang digunakan dalam peningkatan pemahaman materi peredaran darah pada manusia pada pelajaran IPA siswa kelas VIII-E adalah Menggunakan Model Cooperatif Learning Tipe Think - Pair - Share. Melalui Model Kooperatif Learning Tipe Think-Pair- Share siswa lebih memahami dan menghayati pelajaran IPA dan MTs Negeri 4 Jombang seperti kenyataan yang ada dalam kehidupan sehari-hari, sehingga akan membawa pengaruh positif pada prestasi belajar siswa, dibandingkan hanya menggunakan metode ceramah yang membuat siswa hanya mampu membayangkan tanpa mendapatkan pengalaman belajar yang konkrit. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan Model Cooperatif Learning Tipe Think-Pair- Share mampu meningkatkan pemahaman materi sistem peredaran darah  pada pelajaran IPA siswa kelas VIII-E Negeri 4 Jombang.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII-E MTsN 4 Jombang Tahun 2022 dengan Menggunakan Model Kooperatif Learning Tipe Think-Pair-Share pada Pokok Bahasan Sistem Peredaran Darah Huda, Hisbulloh
Jurnal Edu Aksara Vol 1 No 2 (2022): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.7545902

Abstract

Pemantapan suatu metode yang tepat dalam kegiatan pembelajaran menempati peranan yang cukup penting. Keberhasilan proses pendidikan sangat tergantung pada tingkat pemahaman siswa yang berimplikasi pada hasil belajar siswa pasca Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Dalam pelajaran IPA prestasi belajar siswa selain ditentukan oleh tingkat pemahaman dan penguasaan materi, juga ditentukan oleh metode yang digunakan dalam pembelajaran dan perolehan pengetahuan terkait untuk memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam peningkatan pemahaman materi peredaran darah pada manusia pada pelajaran IPA siswa kelas VIII-E adalah Menggunakan Model Cooperatif Learning Tipe Think - Pair - Share. Melalui Model Kooperatif Learning Tipe Think - Pair - Share siswa lebih memahami dan menghayati pelajaran IPA dan MTs Negeri 4 Jombang seperti kenyataan yang ada dalam kehidupan sehari-hari, sehingga akan membawa pengaruh positif pada prestasi belajar siswa, dibandingkan hanya menggunakan metode ceramah yang membuat siswa hanya mampu membayangkan tanpa mendapatkan pengalaman belajar yang konkrit. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa melalui penggunaan Model Kooperatif Learning Tipe Think - Pair - Share mampu meningkatkan pemahaman materi sistem peredaran darah  pada pelajaran IPA siswa kelas VIII-E Negeri 4 Jombang.
Pengaruh Beban Kerja, Stres Kerja dan Work Live Balance Terhadap Kinerja Perawat Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Huda, Hisbulloh; Nugroho, Dedy; Yoshida, Eka
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7095

Abstract

ABSTRAK Peran perawat di rumah sakit, terutama dalam rawat inap, sangatlah penting. Perawat memiliki peran terbesar dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit dan merupakan staf yang paling lama berhubungan dengan pasien, namun masih banyak pasien dan keluarganya mengeluhkan kinerjanya. Hal ini terlihat dari banyaknya masukan dari pasien dan keluarga pasien mengenai pelayanan rumah sakit khususnya perawat, sehingga diperlukan langkah konkrit dalam menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara mengelola beban kerja yang proporsional dengan kemampuan perawat, mengelola stres kerja dan juga memperhatikan keseimbangan kehidupan kerja perawat agar kinerja perawat dapat meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beban kerja, stres kerja dan keseimbangan kehidupan kerja terhadap kinerja perawat rawat inap di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Jakarta. Metode penelitian dilakukan secara kuantitatif non-eksperimental dengan analitik cross sectional menggunakan Regresi Linier. Sampel penelitian adalah 85 perawat rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Jakarta dengan teknik analisis data menggunakan program SPSS Versi 24.0. Hasil penelitian berdasarkan analisis regresi linier pada variabel beban kerja diperoleh p-value 0,013 lebih kecil dari 0,05, artinya signifikan, sehingga H01 ditolak dan Ha1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa beban kerja memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Pada variabel Stres Kerja, nilai p yang diperoleh adalah 0,014 lebih kecil dari 0,05, artinya signifikan, sehingga H02 ditolak dan Ha2 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa stres kerja memiliki efek negatif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Untuk variabel keseimbangan kehidupan kerja, nilai p 0,015 lebih kecil dari 0,05 atau signifikan, sehingga H03 ditolak dan Ha3 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa besarnya pengaruh 3 variabel terhadap kinerja berdasarkan nilai R Square variabel independen menunjukkan bahwa nilai R Square dari variabel independen beban kerja, stres kerja dan keseimbangan kehidupan kerja adalah 0,711, artinya 71,1% kinerja perawat dipengaruhi oleh beban kerja, Stres kerja dan keseimbangan kehidupan kerja secara bersamaan, sedangkan 28,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain atau variabel lain di luar model, yang tidak diteliti menurut teori. Kata Kunci: Kinerja, Beban Kerja, Stres Kerja dan Keseimbangan Kehidupan Kerja
Pengaruh Beban Kerja, Stres Kerja dan Work Live Balance Terhadap Kinerja Perawat Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Huda, Hisbulloh; Nugroho, Dedy; Yoshida, Eka
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7146

Abstract

ABSTRAK Peran perawat di rumah sakit, terutama dalam rawat inap, sangatlah penting. Perawat memiliki peran terbesar dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit dan merupakan staf yang paling lama berhubungan dengan pasien, namun masih banyak pasien dan keluarganya mengeluhkan kinerjanya. Hal ini terlihat dari banyaknya masukan dari pasien dan keluarga pasien mengenai pelayanan rumah sakit khususnya perawat, sehingga diperlukan langkah konkrit dalam menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara mengelola beban kerja yang proporsional dengan kemampuan perawat, mengelola stres kerja dan juga memperhatikan keseimbangan kehidupan kerja perawat agar kinerja perawat dapat meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh beban kerja, stres kerja dan keseimbangan kehidupan kerja terhadap kinerja perawat rawat inap di Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Jakarta. Metode penelitian dilakukan secara kuantitatif non-eksperimental dengan analitik cross sectional menggunakan Regresi Linier. Sampel penelitian adalah 85 perawat rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Jakarta dengan teknik analisis data menggunakan program SPSS Versi 24.0. Hasil penelitian berdasarkan analisis regresi linier pada variabel beban kerja diperoleh p-value 0,013 lebih kecil dari 0,05, artinya signifikan, sehingga H01 ditolak dan Ha1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa beban kerja memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Pada variabel Stres Kerja, nilai p yang diperoleh adalah 0,014 lenih kecil dari 0,05, artinya signifikan, sehingga H02 ditolak dan Ha2 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa stres kerja memiliki efek negatif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Untuk variabel keseimbangan kehidupan kerja, nilai p 0,015 lebih kecil dari 0,05 atau signifikan, sehingga H03 ditolak dan Ha3 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat. Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa besarnya pengaruh 3 variabel terhadap kinerja berdasarkan nilai R Square variabel independen menunjukkan bahwa nilai R Square dari variabel independen beban kerja, stres kerja dan keseimbangan kehidupan kerja adalah 0,711, artinya 71,1% kinerja perawat dipengaruhi oleh beban kerja, Stres kerja dan keseimbangan kehidupan kerja secara bersamaan, sedangkan 28,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain atau variabel lain di luar model, yang tidak diteliti menurut teori. Kata Kunci: Kinerja, Beban Kerja, Stres Kerja dan Keseimbangan Kehidupan Kerja
Peran Gondek Tanggap Bencana (Gotana) Dalam Penanggulangan Bencana Di Desa Gondek Kabupaten Jombang Huda, Hisbulloh; Hidayat, Muhammad Nur; Mukari
Journal of Public Power Vol. 7 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jpp.v7i1.7103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Gotana (Gondek Tanggap Bencana) dalam penanggulangan bencana di Desa Gondek Jombang melalui pendekatan teori Struktural Fungsionalisme Talcott Parsons. Fokus utama penelitian adalah untuk memahami bagaimana koordinasi antara Gotana, pemerintah desa, dan lembaga lainnya mempengaruhi efektivitas penanggulangan bencana, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam program penanggulangan bencana. Penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana praktik tradisional dan kepercayaan lokal mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam kegiatan penanggulangan bencana. Metode penelitian yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi antara Gotana, pemerintah desa, dan lembaga lainnya belum optimal, disebabkan oleh hambatan komunikasi dan perbedaan prosedur. Kesadaran dan partisipasi masyarakat rendah akibat kurangnya informasi dan sosialisasi yang tidak sesuai dengan jadwal warga. Praktik tradisional dan kepercayaan lokal masih sangat mempengaruhi cara masyarakat merespons bencana, sehingga integrasi antara praktik tradisional dan pendekatan modern diperlukan untuk meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana dan partisipasi masyarakat.
Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Problem Based Learning Materi Gerak Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Kelas VIII-P MTSN 4 Jombang Huda, Hisbulloh
Multidisciplinary Journal of Education , Economic and Culture Vol. 2 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/mjeec.v2i1.232

Abstract

The research aims to determine the feasibility of a PBL-based integrated science module on the theme of Movement developed and the effectiveness of the developed module in improving students' critical thinking skills. The method applied is Research and Development (R&D). Product trials were carried out at MTsN 4 Jombang, East Java. The research results show that the assessment of the PBL-based integrated science module by experts obtained an average score of 3.6 with appropriate criteria. In small-scale trials, the module developed received an average percentage score of 82% with very good responses from students. The results of large-scale trials show that the module developed in learning activities received an average percentage score of 88.96% from students and teachers 94.79% with very good responses from teachers and students. The effectiveness of the module in improving students' critical thinking skills obtained an average -average score 0.6 with medium criteria. Student learning outcomes obtained an average score of 80.34 with classical class completeness of 100%. Based on the research results, it can be concluded that the PBL-based integrated science module with Motion material is feasible and effective in the learning process for class VIII-P MTsN 4 Jombang, East Java
Application of Direct Instruction Model for Improving Learning Outcomes Biotechnology Huda, Hisbulloh
Kamil : Journal of Education Vol. 1 No. 3 (2025): Kamil : Journal of Education
Publisher : Jaanur Elbarik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65065/w5twp752

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of implementing the Direct Instruction model in improving student learning outcomes on the topic of Biotechnology among grade IX B students at MTsN 4 Jombang in the 2025 academic year. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted through two learning cycles. Each cycle consisted of four stages: planning, acting, observing, and reflecting. The participants were 30 male students. Data were collected through observation and achievement tests administered at each cycle. The findings revealed that the average student score increased from 69.71 in Cycle I to 87.43 in Cycle II, with the percentage of mastery learning rising from 69.71% to 81.88%. This improvement indicates that the Direct Instruction model effectively enhanced the quality of learning, particularly in strengthening students’ conceptual understanding of biotechnology. These results affirm that systematic and consistent application of Direct Instruction can serve as an effective pedagogical alternative for teachers seeking to optimize science learning outcomes at the junior high school level