Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rupiah Classification System using Segmented Fractal Texture Analysis and HSV Color Features Rakhmadi, Ardhon; Rahayu, Putri Nur; Thooriqoh, Hazna At; Mulyo, Budi Mukhamad
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Informasi (JUKTISI) Vol. 4 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v4i2.560

Abstract

The crime of forgery of rupiah currency can be anticipated by examining the rupiah banknotes based on traits or features contained on the original paper money. Features that are not owned by the rupiah banknote counterfeit is an ultraviolet sign that are owned by the original paper money. Rupiah banknotes feature extraction consists of a combination of color and texture feature extraction. The proposed method is the HSV color histogram for color feature extraction and Segmented Fractal Texture Analysis (SFTA) for texture feature extraction. The combination of HSV and SFTA is expected to improve the performance of rupiah banknotes feature extraction. Moreover this paper will analyze feature redundancy in Two Threshold Decomposition Algorithm in SFTA Algorithm. Experimental results show the proposed method can reach 100% accuracy. Experiment results also show that redundant features can be removed without affecting the accuracy of of the system so that it can reduce the computational cost.
Penerapan Sistem Enterprise Terintegrasi dalam Meningkatkan Distribusi B2B dan B2C di Kampung Durian Mumpuni, Retno; Thooriqoh, Hazna At; Tarigan, Puji L.; Rizki, Agung M.; Aditiawan, Firza P.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6893

Abstract

Usaha distribusi durian di Banyuwangi, khususnya "Dapur Durian," menghadapi tantangan dalam efisiensi rantai pasok dan akses pasar meskipun memiliki potensi besar. Produksi durian di Banyuwangi mencapai 14.754 ton per tahun, dengan karakteristik unik seperti daging tebal dan rasa manis legit. Kurangnya sistem yang terintegrasi untuk mengelola produksi dan distribusi secara efisien menjadi masalah utama, di mana pencatatan masa panen dan stok masih dilakukan secara konvensional. Hal ini menyebabkan potensi kesalahan dan keterlambatan dalam pengambilan keputusan. Selain itu, pemasaran dan distribusi masih mengandalkan metode tradisional, yang membatasi jangkauan pasar dan sering kali menyebabkan durian yang sudah matang terbuang karena tidak laku dalam 3-7 hari. Solusi yang ditawarkan adalah implementasi sistem enterprise terintegrasi, seperti Enterprise Resource Planning (ERP), yang dirancang khusus untuk distributor durian. Sistem ini akan mengintegrasikan manajemen produksi dan distribusi, serta meningkatkan akses pasar melalui digitalisasi pemasaran. Fitur-fitur utamanya meliputi otomatisasi pencatatan siklus panen, monitoring distribusi menggunakan teknologi GIS dan GPS, serta optimasi logistik. Untuk pemasaran, akan dikembangkan ekosistem digital berbasis Customer Relationship Management (CRM) dan e-commerce, termasuk platform digital untuk penjualan langsung, penerapan CRM untuk manajemen pelanggan, dan strategi digital marketing.
A Comparative Analysis of Resource Utilization using ISO/IEC 25010 in REST API File Upload Testing: Postman (GUI-Based) and Cucumber (Code-Based) Thooriqoh, Hazna At; Mulyo, Budi Mukhamad; Rakhmadi, Ardhon
ILKOMNIKA Vol 7 No 2 (2025): Volume 7, Number 2, August 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/ilkomnika.v7i2.773

Abstract

To guarantee quality and dependability, testing of REST Application Programming Interfaces (APIs) is an essential part of contemporary software development cycles. However, with a multitude of available testing frameworks, selecting the most efficient tool for specific tasks, such as file uploads, remains a challenge. The decision often overlooks the critical factor of resource utilization, which can significantly impact system performance and cost, particularly in continuous integration environments. This study addresses this problem by providing a comparative analysis of resource utilization between two popular REST API testing frameworks, Postman (GUI-based) and Cucumber (code-based), specifically for a file upload transaction. The research utilizes relevant metrics from the ISO/IEC 25010 standard, which cover processor, memory, I/O, storage, and bandwidth. The findings reveal that while Cucumber exhibits superior bandwidth efficiency, Postman demonstrates more significant efficiency in all other key resource metrics. Quantitatively, Postman's processor utilization was found to be approximately 74% lower, and its memory usage around 80% lower than that of Cucumber. These findings provide crucial empirical evidence for software developers and testers, enabling them to make informed decisions on tool selection based on specific resource efficiency priorities for file upload transactions.
Ekstraksi Fitur Kupu-Kupu dengan Lacunarity, Statistik, HSV dan Random Forest Rakhmadi, Ardhon; Rahayu, Putri Nur; Pamuji, Feby Agung; Thooriqoh, Hazna At; Mulyo, Budi Mukhamad
ILKOMNIKA Vol 7 No 2 (2025): Volume 7, Number 2, August 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/ilkomnika.v7i2.780

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengekstraksi ciri morfologi kupu-kupu menggunakan Random Forest, fitur statistik, lakunaritas, dan HSV. Algoritma Random Forest menggunakan fitur ekstraksi ini sebagai input untuk proses klasifikasi. Fungsi HSV digunakan untuk mengekstrak informasi warna dari citra kupu-kupu, dan fungsi Lakunaritas digunakan untuk mengekstrak tekstur dan meningkatkan representasi visual suatu objek. Persentase akurasi, menurut hasil pengujian adalah 74%. Akurasi ini menunjukkan bahwa pendekatan Random Forest, karakteristik statistik, lakunaritas, dan HSV bekerja sama dengan baik untuk mendeskripsikan citra kupu-kupu untuk kategorisasi kupu-kupu otomatis.