Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan bubuk kayu manis terhadap karakteristik organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa) abon nabati dari bonggol pisang kepok, serta kadar air, kadar serat kasar, dan mikroba totalnya. Penelitian ini merupakan percobaan faktor tunggal (penambahan kayu manis) yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap. Level perlakuan yang dicoba adalah 0,0 g, 0,5 g, dan 1,0 g. Setiap perlakuan diulang tiga kali. Jumlah bonggol pisang kepok yang digunakan adalah 100 g. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kayu manis pada pembuatan abon nabati bonggol pisang kepok memberikan pengaruh nyata terhadap karakteristik organoleptik untuk semua atribut, kadar air, kadar serat kasar, dan angka lempeng total. Penambahan bubuk kayu manis sebesar 1,0 g menghasilkan abon nabati dengan respons organoleptik terbaik untuk aroma, rasa dan tekstur, sedangkan respons hedonik untuk warna terbaik adalah tanpa penambahan kayu manis.