Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Media Elektrik

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN AUGEMNETED REALITY Titin Jumriah; Mustari S Lamada; Jumadi M Parenreng
Jurnal Media Elektrik Vol. 19 No. 2 (2022): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v19i2.5452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil pengembangan modul elektronika analog dan digital menggunakan augmented reality, (2) kelayakan modul elektronika analog dan digital menggunakan augmented reality, (3) kepraktisan modul elektronika analog dan digital menggunakan augmented reality. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap, yaitu (1) analyze (analisis), (2) design (perancangan), (3) develop (pengembangan), (4) implement (implementasi), dan (5) evaluate (evaluasi). Subjek uji coba desain produk adalah ahli materi/konten, sedangkan subjek uji coba produk adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektro berjumlah 3 mahasiswa untuk uji coba one to one, 10 orang untuk uji coba kelompok kecil dan 37 orang untuk uji coba lapangan. Penelitian ini menggunakan instrumen pengumpulan data yaitu, wawancara, angket/kuesioner dan dokumentasi, kemudian dinalaisis data kevalidan instrumen, kelayakan dan kepraktisan modul elektronika analog dan digital. Hasil menunjukkan bahwa (1) pengembangan modul elektronika analog dan digital mengacu pada model pengembangan ADDIE. (2) kelayakan modul elektronika analog dan digital dinyatakan layak dengan tingkat presentasi 94% dan termasuk kategori sangat baik berdasarkan pengujian ahli. (3) kepraktisan modul elektronika analog dan digital dinyatakan cukup praktis berdasarkan olah data dengan presentasi 90% sehingga dinyatakan sangat praktis berdasarkan uji coba lapangan.
Implementation of Offline Augmented Reality for Handling Illiteracy Emergencies in Remote Elementary Schools in Southwest Papua Jumriah, Titin; Septyani, Ninik; Oktaviana Legu Rema , Yasinta
Jurnal Media Elektrik Vol. 23 No. 2 (2026): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v23i2.11028

Abstract

The persistence of early-grade illiteracy in remote areas of Southwest Papua highlights a significant gap in equitable access to educational resources, particularly in contexts with limited infrastructure, unstable electricity, and minimal Internet connectivity. Most technology-based learning approaches rely on digital access, making them less applicable in such environments. This study aimed to develop and evaluate an offline augmented reality (AR) learning medium to improve letter recognition skills among elementary school students in resource-constrained settings. This study employed a research and development approach based on the design-based research (DBR) framework, allowing for iterative refinement of the intervention through real classroom implementation. The study involved early-grade students from two remote schools, and data were collected using the Early Grade Reading Assessment (EGRA), System Usability Scale (SUS), classroom observations, and teacher interviews. Quantitative analysis was conducted using paired sample t-tests and effect size calculations. The findings indicated substantial improvement in students’ letter recognition abilities following the use of the offline AR media. Students with initially low literacy levels demonstrated notable progress, whereas usability results confirmed that the application was practical and accessible for use in low-resource classrooms. Statistical analysis further showed a strong positive effect of the intervention on learning outcomes.This study contributes to the field by demonstrating how AR can be adapted for offline use in remote educational contexts, providing an empirically grounded model for inclusive and scalable literacy interventions. The abstract clearly outlines the objectives, methods, instruments, and main results, but remains overly dense with percentage figures and result categories without adequate explanation of the methodological context. Claims of novelty ("never been applied before") are presented normatively without explicit comparisons with similar studies, making them appear excessive and lacking in critical thinking.