Puri Aquarisnawati
Universitas Hang Tuah Surabaya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EMOTIONAL INDICATORS PENYANDANG AUTIS DI SURABAYA Puri Aquarisnawati; Wiwik Sulistiani
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i1.6496

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis emotional indicators penyandang autis di Surabaya. Autis merupakan salah satu kelompok gangguan perkembangan neurobiologis pada anak-anak dan tergolong gangguan perkembangan yang berat, pervasif, dan berjangka panjang, yang dapat mempengaruhi beberapa aspek perkembangan. Gangguan emosi yang muncul sebagai gangguan penyerta pada penyandang autis, dapat membuat terhambatnya aspek perkembangan yang lain, yaitu kemampuan interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku penyandang autis. Jenis gangguan emosi dapat diketahui melalui identifikasi emotional indicators melalui instrumen tes Bender Gestalt. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan di dalam penelitian ini adalah dengan teknik jenuh, dimana peneliti menggunakan seluruh populasi yang ada di salah satu lembaga autism di Surabaya, sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan data menggunakan tes Bender Gestalt yang diadministrasikan secara individual. Metode analisa data menggunakan pedoman Bender skoring system dengan fokus analisis adalah pada skoring emotional indicators. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emotional indicators yang teridentifikasi dominan ditemukan pada penyandang autis antara lain dashes subtitute for circle, wavy lines, careless overwork, confused order, small size, dan large size.
EMOTIONAL INDICATORS PENYANDANG AUTIS DI SURABAYA Puri Aquarisnawati; Wiwik Sulistiani
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : LPPM University 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v6i1.6496

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis emotional indicators penyandang autis di Surabaya. Autis merupakan salah satu kelompok gangguan perkembangan neurobiologis pada anak-anak dan tergolong gangguan perkembangan yang berat, pervasif, dan berjangka panjang, yang dapat mempengaruhi beberapa aspek perkembangan. Gangguan emosi yang muncul sebagai gangguan penyerta pada penyandang autis, dapat membuat terhambatnya aspek perkembangan yang lain, yaitu kemampuan interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku penyandang autis. Jenis gangguan emosi dapat diketahui melalui identifikasi emotional indicators melalui instrumen tes Bender Gestalt. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan di dalam penelitian ini adalah dengan teknik jenuh, dimana peneliti menggunakan seluruh populasi yang ada di salah satu lembaga autism di Surabaya, sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan data menggunakan tes Bender Gestalt yang diadministrasikan secara individual. Metode analisa data menggunakan pedoman Bender skoring system dengan fokus analisis adalah pada skoring emotional indicators. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emotional indicators yang teridentifikasi dominan ditemukan pada penyandang autis antara lain dashes subtitute for circle, wavy lines, careless overwork, confused order, small size, dan large size.
Hope, Self Regulated Learning, dengan Problem Focus Coping Mahasiswa Tingkat Akhir Aquarisnawati, Puri; Patrika, Fauziah Julike
Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/personifikasi.v15i2.27862

Abstract

Penulisan Skripsi is a subject for student to complete their studies at Bachelor’s level. During the thesis work, students should actively search for theories and literature in various valid sources, read and understanding literature, and also carry out discussions and guidance with the lecturer as their supervisors, but the facts found are that students have behaviors that leads to problem focused coping. The aim of this research is to determine the relationship between hope, self regulated learning, and problem focused coping in final year students. The research method is a quantitative method and uses a saturated sampling as a technique for selecting research subjects. Research data is analized using product moment correlation and multiple correlation techniques to analized minor and major hypotheses. The research result showed that an R value of 0.648 was obtained. Sig value F.Change is 0.000, which shows that 0.000 smaller than 0.05, which means self regulated learning and hope noth have a relationship with problem focused coping. The significance test was to determine the calculated F, obtained as F Change and calculated F smaller than Ftable which was obtained 27.193 more than 3.119. This shows that the major hypothesis is accepted and there is a positive relationship between self regulated learning, hope, and problem focused coping.
Self-esteem, dukungan sosial keluarga dan career adaptability: Studi pada taruna-taruni pelayaran tingkat akhir Ramadhani, Dita Rizky; Sulistiani, Wiwik; Aquarisnawati, Puri
Jurnal Psikologi Poseidon Volume 7, Nomor 2
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/jpp.v7i2.127

Abstract

The purpose of this study was to investigate the relationship between self-esteem and family social support with career adaptability in final-year cadets of the Sailing Polytechnic. This study used a quantitative approach. There were 159 cadets—107 males and 52 females. This method used the assumption of probability sampling. The method used for data analysis is the product moment and multiple correlation approach. There are 24 items in the career adaptability scale and 10 items in the self-esteem scale. There are 17 items in the family social support scale. Results showed a relationship between self-esteem and career adaptability. There is a correlation between family social support and career adaptability. For the final-year cadets of the Sailing Polytechnic, there is a relationship between career adaptability and family social support. The results validate the positive hypothesis, demonstrating a correlation between self-esteem and family social support and career adaptability among final-year cadets at the Sailing Polytechnic