Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Nutriture Journal

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etil Asetat Daun Mangga (Mangifera indica L.) terhadap Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis Muhammad Anugerah Alam Waris; Definingsih Yuliastuti; Septiana Laksmi Ramayani; Alfat Fadri
NUTRITURE JOURNAL Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Nutriture
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/nj.v1i3.3755

Abstract

Latar belakang: Infeksi bakteri saat ini, beberapa telah mengalami resistensi terhadap obat antibiotik yang menjadi tantangan besar dalam kesehatan masyarakat diseluruh dunia. Terjadinya evolusi resistensi mikroorganisme dapat menyebabkan beberapa obat antibiotik yang ada menjadi kurang efektif dalam pengobatan infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme. Salah satu yang mampu memberikan efek antibakteri yaitu daun mangga atau dengan nama latin M. indica L. yang berasal dari keluarga Anacardiaceae. Tujuan: Untuk mengetahui apakah ekstrak etil asetat daun Mangga memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus dan S. epidermidis Metode: Ekstrak daun Mangga (Mangifera indica L.) diperoleh dengan metode maserasi menggunakan cairan penyari Etil Asetat. Ekstrak yang diperoleh kemudian dilakukan pengujian antibakteri terhadap bakteri uji menggunakan metode difusi dengan variasi konsentrasi 2,5 persen, 5 persen, 10 persen (b per v), kontrol positif Ampicillin dan kontrol negatif DMSO 10 persen. Zona hambat yang terbentuk diukur setelah inkubasi selama 24 jam. Hasil: Terdapat zona hambat pada pengujian antibakteri ekstrak etil asetat daun Mangga (M. indica) terhadap S. aureus sebesar 7,6 mm, 8 mm, 8,7 mm dan 27,3 untuk kontrol positif. Untuk pengujian antibakteri ekstrak etil asetat daun Mangga (M. indica) terhadap S. epidermidis sebesar 7,8 mm, 8,4 mm, 8,6 mm dan 23,3 untuk kontrol positif Simpulan: Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etil asetat daun Mangga (M. indica) memiliki senyawa antibakteri.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Momordica charantia L. terhadap Staphylococcus aureus dan Salmonella thypi Muhammad Anugerah Alam Waris; Muhammad Aris; Muhammad Syarif
NUTRITURE JOURNAL Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Nutriture
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/nj.v2i1.3852

Abstract

Momordica charantia L. mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan mengetahui daya hambat ekstrak M. charantia terhadap pertumbuhan S. aureus dan S. thypi serta konsentrasi terbesar dalam menghambat S. aureus dan S. thypi. Lalu diekstraksi dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak M. charantia dibuat dalam konsentrasi 2,5%, 5%, dan 7,5% diuji kanpada biakan S. aureus dan S. thypi, Na CMC sebagai kontrol negatif dan Cefadroxil sebagai kontrol positi. Penentuan zona hambatan dilakukan dengan metode difusi menggunakan paper disk pada media Nutrient Agar (NA) dengan masa inkubasi 1 x 24 jam pada suhu 37 C. Diameter zona hambatan pada S. aureus rata-rata yang dihasilkan konsentrasi 2,5% (5,2 mm), kosentrasi 5% (5,23 mm), dan kosentrasi 7,5% (7,36 mm), kontrol negatif tidak menghasilkan zona hambat sedang kanpada kontrol positif sebesar 18,96 mm. Sedangkan pada S. thypi menghasilkan zona hambat dengan rata - rata pada kosentrasi 2,5% (8,1 mm), kosentrasi 5% (9,46 mm) dan kesentrasi 9,5% (17,06 mm), dan pada kontrol negatif tidak terlihat zona hambat sedangkan kontrol positif memiliki zona hambat sebesar 19,06 mm.