Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH MULTIMEDIA COMPAIGN AKRONIM FAST (SEGERA) TERHADAP PENGETAHUAN KEGAWATDARURATAN PENYAKIT STROKE PADA MASYARAKAT DI DESA ROHMONI KEC. PULAU HARUKU Umasugi, Muhammad Taufan
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/%x

Abstract

Stroke is a major health problem in the community because it causes disability and decreased quality of life which has characteristic neurological signs and symptoms that develop rapidly, with symptoms lasting 24 hours or more and can even lead to death. However, the lack of knowledge of the Indonesian people about the signs and symptoms of stroke is a problem in stroke services in Indonesia due to low awareness and not optimal services in recognizing stroke symptoms that can worsen in minutes, hours and days. To find out and detect the occurrence of stroke, we can use the FAST method. This study aims to determine the effect of the Campaign Acronym Multimedia Fast (SeGeRa) on knowledge of the emergency of stroke in the community in Rohmoni Village, Kec. Haruku Island. The type of research used is quantitative research using a one-group pre-post test approach. The data analysis used was univariate and bivariate (Wilcoxon test). The sampling technique used is probability sampling with the type of simple random sampling. Communities that can be used as samples in this study are 90.90. The calculation results can be rounded up to 91 people. Data was collected using a questionnaire consisting of 20 knowledge questionnaires. The results of the study from the bivariate analysis showed p-value = 0.000
Multimedia Compaign Akronim FAST (SeGeRa) untuk Meningkatkan Pengetahuan Kegawatdaruratan Stroke pada Masyarakat di Desa Rohmoni, Maluku Muhammad Taufan Umasugi; Endah Fitriasari; Leni Nurdiyanti Sangadji
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 13, No 2 (2022): April 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v13i2.1729

Abstract

Stroke is a major health problem in the community that can cause disability and decrease a person's quality of life, even to death. The impact caused by the emergency of a stroke can be minimized with the knowledge by the family or the community in assessing the early signs and symptoms of a stroke, so that efforts to seek treatment can be made immediately. The purpose of this study was to analyze the effect of the Multimedia Compaign Acronym FAST (SeGeRa) on knowledge of stroke emergencies in the community in Rohmoni Village, Maluku. The design of this research is one group pre-post test without control group. The subjects of this study were 91 Rohmoni villagers who were selected using a simple random sampling technique. Knowledge data before and after treatment were collected through filling out a questionnaire, then analyzed using the Wilcoxon test. The results showed that there was an increase in knowledge after the intervention was indicated by the value of p = 0.000. Furthermore, it can be concluded that the Multimedia Campaign Acronym FAST (SeGeRa) is effective in increasing public knowledge about early detection of stroke. It is hoped that the public can apply knowledge about the early signs and symptoms of stroke as an effort to reduce the rate of disability and death due to delays in handling stroke patients.Keywords: FAST method; knowledge; strokeABSTRAK Stroke merupakan masalah kesehatan uatama di masyarakat yang dapat menyebabkan kecacatan serta menurunnya kualitas hidup seseorang, bahkan sampai pada kematian. Dampak yang ditimbulkan oleh kegawatdaruratan stroke ini dapat diminimalisir dengan adanya pengetahuan oleh keluarga atau masyarakat dalam menilai tanda dan gejala awal serangan stroke, sehingga upaya mencari pengobatan dapat dilakukan dengan segera. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Multimedia Compaign Akronim FAST (SeGeRa) terhadap pengetahuan kegawatdaruratan stroke pada masyarakat di Desa Rohmoni, Maluku. Rancangan penelitian ini adalah one group pre-post test without control group. Subyek penelitian ini adalah 91 masyarakat desa Rohmoni yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Data pengetahuan sebelum dan sesudah perlakuan, dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, lalu dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan setelah dilakukan intervensi yang ditunjukkan dengan nilai p = 0,000. Selanjutnya dapat disimpulkan bahwa Multimedia Campaign Akronim FAST (SeGeRa) efektif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang deteksi dini stroke. Diharapkan masyarakat dapat mengaplikasikan pengetahuan tentang tanda dan gejala awal stroke sebagai upaya dalam menurunkan angka kecacatan dan kematian akibat keterlambatan dalam penanganan pada pasien stroke.Kata kunci: metode FAST; pengetahuan; stroke
Opini: Literasi Kesehatan & Hoax Muhammad Taufan Umasugi
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 7, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/ghs7106

Abstract

Literasi sangat diperlukan dalam mengubah cara pandang seseorang, atau kelompok tertentu dalam menangkal hoax, suatu berita bohong yang disampaikan melalui media-media, banyak dilakukan pada media sosial. Upaya pemberian literasi kesehatan yang baik di media dapat membangun karakter individu yang punya pemahaman tentang masalah kesehatan akan baik pula, masalah kesehatan bisa teratasi dengan literasi kesehatan yang mumpuni. Literasi kesehatan sebagai salah satu solusi bagi permasalahan kesehatan juga mampu menangkal pemberitaan hoax. Kata kunci: literasi kesehatan; hoax; media sosial
HUBUNGAN TINDAKAN RESUSITASI DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI UGD RSUD PIRU KAB SBB PROPINSI MALUKU Endah Fitriasari; Muhammad Taufan Umasugi; Gwenda L. Dady
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 5, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.809 KB) | DOI: 10.33846/ghs5106

Abstract

Pasien yang datang diunit gawat darurat harus segera ditolong karena setiap detik, menit dan waktu sangat berharga bagi pasien dalam keadaan kegawatdaruratan yang memerlukan tindakan resusitasi, keluarga pasien merasa takut kehilangan pasien yang menjalani tindakan diruang resusitasi dan umumnya keluarga mengalami kecemasan yang bervariasi. Hasil observasi dan pengamatan klinik penulis di UGD RSUD Piru melihat banyak hal yang dapat menimbulkan kecemasan pada keluarga terhadap tindakan resusitasi yaitu cemas akan kematian pasien, pengobatan yang diberikan, penyakit pasien, dan lingkungan ruang gawat darurat yang sibuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tindakan resusitasi dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di UGD RSUD Piru Kab SBB. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif non eksperimental dengan metode cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan observasi tingkat kecemasan menurut HARS, sampel berjumlah 32 orang keluarga pasien di UGD RSUD Piru. Kecemasan yang dialami responden sebagian besar mengalami kecemasan ringan sebanyak 24 orang (75%), kecemasan sedang sebanyak 8 orang (25%), tindakan resusitasi yang dilakukan oleh perawat diruang resusitasi sebanyak 17 orang (53.1%). Analisis fisher’s exact tes didapatkan tingkat kemaknaan pValue = 0,031 (p
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN GANGGUAN POLA TIDUR PADA LANJUT USIA Muhammad Taufan Umasugi; Nursakti Pattimura; Windatania Mayasari
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 1, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.744 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v1i1.7

Abstract

Keluarga menjadi sistem pendukung yang baik bagi tumbuh kembang lansia selain system pendukung formal dan dukungan-dukungan semiformal. Sumber dukungan-dukungan informal biasanya dipilih oleh lanjut usia sendiri. Seringkali berdasar pada hubungan yang telah terjalin sekian lama. Dengan demikian, dorongan, semangat atau bantuan dari anggota keluarga sangat dibutuhkan oleh lanjut usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan gangguan pola tidur pada lansia di Puskesmas Tomalehu Kecamatan Amalatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling dimana keseluruhan jumlah populasi dijadikan jumlah sampel yang berjumlah 32 orang usia lanjut di Puskesmas Tomalehu, instrumen penelitian menggunkan kuesioner. Pada penelitian ini diperoleh hasil yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan gangguan pola tidur pada lansia di Puskesmas Tomalehu dengan p-value 0,000. Disimpulkan bahwa Gangguan pola tidur yang dialami oleh lanjut usia pada puskesmas Puskesmas Tomalehu Kecamatan Amalatu Kabupaten Seram Bagian Barat, selama satu minggu terakhir ternyata tidak terlalu nampak. Karena berdasarkan hasil penelitian lanjut usia dalam pola tidur mereka mayoritas berada pada kualifikasi yang kurang, sedangkan hanya 10 lanjut usia yang berada pada kualifikasi cukup. Bahkan terdapat 4 lanjut usia yang berada pada kualifikasi sangat baik. Oleh karena itu Keluarga harus selalu mendukung segala aktifitas yang dilakukan oleh lanjut usia dan bentuk-bentuk fasilitas penunjang kesehatan lainya demi menopang kelangsungan hidupnya. Kata kunci: Gangguan pola tidur, dukungan keluarga, lanjut usia.
Strategi Edukasi Pemanfaatan Kelambu Sebagai Upaya Pencegahan Malaria di Desa Hualoy Kabupaten Seram Bagian Barat Muhammad Taufan Umasugi; Sahrir Sillehu; M Dahlan Sely; Endah Fitriasari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Radisi Vol 1 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Yayasan Kajian Riset dan Pengembangan RADISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/pkmradisi.v1i2.13

Abstract

Malaria menjadi momok bagi Indonesia, walaupun terhitung 2011-2015 angka kejadian malaria mengalami penurunan, tetapi daerah endemis masih menjadi prioritas pemberantasan kejadian malaria Data WHO (2007) menyebutkan pemakaian kelambu di afrika selatan efektif menurunkan tingkat kejadian malaria. Kementrian Kesehatan RI memperkirakan persentase penduduk yang tinggal di daerah endemis sebanyak 35% yang mungkin berisiko terjadinya malaria. Dari 500an kabupaten/kota yang ada di Indonesia sangat berisiko terjadinnya malaria, karena 54% merupaan daerah endemis malaria termasuk Maluku. salah satunya di kabupaten seram bagian barat desa hualoy, tercatat dari infodatin kementrian kesehatan RI bahwa kejadian berulang meningkat terjadi di malam hari di wilayah kerja puskesmas tomalehu yang mempunyai wilayah kerja di Desa Hualoy. Tujuan dari pengabdian ini adalah pemanfaatan kelambu sebagai upaya pencegahan malaria di desa Hualoy, Metode pengabdian ini adalah edukasi pemanfaatan kelambu yang di miliki keluarga agar menggunakan kelambu dengan baik dan benar terutama di malam hari.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Traditional Masasse untuk Mengatasi Myalgia pada Masyarakat di Dusun Wanath Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah Endah Fitriasari; Muhammad Taufan Umasugi
JURNAL TAMPIASIH Vol. 2 No. 1 (2023): Desember
Publisher : LPPM, Institut Teknologi dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Beakang: Nyeri otot atau nyeri otot yang biasa dikenal dengan nyeri otot, atau spasme otot atau spasme otot muncul akibat penggunaan otot yang berlebihan. Apa yang kita kenal sebagai Masasse tradisional atau pengobatan tradisional dengan pijat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan pemilihan masasse tradisional untuk mengatasi nyeri otot. Metode: Dalam penelitian ini, kami menggunakan desain kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Survei tersebut memiliki 112 responden. Metode pengumpulan dan analisis data menggunakan kuisioner adalah analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji korelasi Rho Spearman. Hasil: Hasil penelitian berdasarkan uji korelasi Rho Spearmen menunjukkan adanya hubungan antara faktor budaya dengan seleksi masasse tradisional (r=0,259, p<0,006), tidak ada hubungan antara faktor ekonomi dengan pemilihan traditional masasse (r=0,024, p>0,798), dan antara faktor sosial dengan seleksi masasse tradisional (r=0,397, p< 0,001). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, ditunjukkan bahwa faktor pemilihan masasse tradisional untuk mengatasi nyeri otot untuk menjalin hubungan adalah faktor budaya dan sosial.
Efektivitas Role Play untuk Meningkatkan Pengetahuan tentang Prosedur Penyelamatan Dasar Masyarakat Pesisir dalam Merespon Korban Tenggelam Muhammad Taufan Umasugi; Endah Fitriasari
JURNAL TAMPIASIH Vol. 2 No. 1 (2023): Desember
Publisher : LPPM, Institut Teknologi dan Kesehatan Aspirasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pemberian penyuluhan tentang prosedur penyelamatan korban tenggelam melalui permainan peran tentang prosedur penyelamatan korban tenggelam di daerah pesisir pantai yang merupakan tempat pertama kali korban tenggelam diselamatkan sangat diperlukan karena pemahaman tentang prosedur penyelamatan korban tenggelam sangat diperlukan dalam penanganan korban tenggelam dan untuk mencegah terjadinya kesalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang penanganan korban tenggelam di daerah pesisir pantai dengan memberikan penyuluhan prosedur penyelamatan korban tenggelam melalui role play. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain one-arm pre-test-post-test design. Sampel terdiri dari 30 anggota masyarakat umum yang dipilih secara acak yang tinggal di daerah pesisir. Instrumen yang digunakan adalah presentasi Power Point yang berisi kuesioner, handout, dan materi penyelamatan dasar. Uji statistik yang digunakan adalah paired sample T-test pada tingkat signifikansi (0,05). Hasil: Penelitian ini menunjukkan nilai p-value = 0,000 (α < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa metode role play efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat pesisir tentang cara penanganan korban tenggelam. Kesimpulan: Metode role play efektif dalam meningkatkan pengetahuan tentang prosedur penyelamatan jiwa dasar dalam penanganan korban tenggelam pada masyarakat pesisir.