Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Artefak

Persepsi Guru dan Siswa Terhadap Model Pembelajaran Project Based Learning dalam Mata Pelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Kebomas Febriani, Shovi Wiranata; Widiadi, Aditya Nugroho
Jurnal Artefak Vol 11, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v11i1.13692

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan baru pemerintah dengan mengimplementasikan model pembelajaran project-based learning. Model ini telah diterapkan pada pembelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Kebomas sejak Kurikulum 2013. Melalui model tersebut, siswa belajar mandiri dengan mengeksplorasi, mengolah, dan membuat produk sesuai minat dan potensi mereka. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi guru dan siswa terhadap penerapan model project-based learning dalam persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Kebomas. Pendekatan kualitatif digunakan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Menurut guru, model ini mampu menumbuhkan minat, bakat, dan potensi siswa. Sedangkan bagi siswa, pelaksanaannya membuat mereka tertarik belajar sejarah karena pembelajaran lebih menyenangkan dengan menghasilkan proyek, yang tidak pernah dilakukan guru lain sebelumnya.
Tradisi Sanggring (Desa Gumeno Gresik) Sebagai Materi Penanaman Budaya Lokal Peserta Didik Febriani, Shovi Wiranata; Wahyudi, Deny Yudo; Sayono, Joko; Utami, Indah Wahyu Puji
Jurnal Artefak Vol 11, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ja.v11i2.12993

Abstract

Keanekaragaman budaya di masyarakat memiliki ciri khas dan keunikan yang berbeda. Gresik dengan segala keanekaragaman masyarakatnya, berakulturasi dengan budaya lokal yang ada. Tradisi Sanggring di Desa Gumeno Kecamatan Manyar Gresik menjadi budaya lokal yang dilaksanakan masyarakat. Sejarah dan keunikan tradisi tersebut, membuat tradisi tersebut dapat terjaga dan menjadi kebiasaan sampai saat ini. Dari keunikan tradisi Sanggring, guru dapat menjadikannya sebagai salah satu materi pembelajaran sejarah. Tepatnya pada materi sejarah lokal masyarakat pada Kurikulum Merdeka. Tujuan penulisan artikel adalah untuk mengetahui sejarah dan perkembangan tradisi Sanggring, serta tradisi Sanggring sebagai materi penanaman budaya lokal. Penggunaan metode sejarah dan studi pustaka digunakan dalam penulisan artikel untuk mengkaji dan mengeksplorasi pembahasan tradisi Sanggring. Tradisi Sanggring menjadi hasil budaya dari Kerajaan Giri, masa Sunan Dalem. Pengintegrasian materi budaya lokal dalam Kurikulum Merdeka dapat disesuaikan, salah satunya dengan penggunaan sumber-sumber sejarah. Peserta didik dapat belajar, mengenal, dan memahami budaya lokal di lingkungannya.