Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH INOVASI PRODUK, CITRA MEREK, DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN EIGER PADA MAHASISWA: Studi Kasus Mahasiswa Universitas KH. Wahab Hasbullah Jombang Al Hasany, Mochammad Quthburrozi; Arifin, Muhyiddin Zainul; Bisari, Nia Aprilia; Anam, Choirul
Journal of Economics and Policy Studies (JEPS) Vol. 5 No. 1 (2024): JEPS: Journal of Economic and Policy Studies
Publisher : UIN Sayyid Ali Rahmatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jeps.v5i1.9801

Abstract

Mengetahui bagaimana kualitas produk, citra merek, dan inovasi mempengaruhi loyalitas konsumen mahasiswa Eiger menjadi tujuan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari santri KH. Universitas Wahab Hasbullah Jombang. Besar sampel penelitian ini adalah 100 responden. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik sampling proporsional yang mempertimbangkan kebutuhan mahasiswa Universitas KH. Wahab Hasbullah Jombang, pengguna produk EIGER. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Kemudian digunakan regresi linier berganda, koefisien determinasi (R2), uji t, dan uji f untuk mengolah data yang diperoleh. Temuan regresi linier berganda menghasilkan persamaan regresi Y=-3,067+0,378x1+0,441x2 yang kemudian digunakan. +0,071x3 berarti loyalitas pelanggan EIGER mahasiswa KH adalah 0 (nol), yaitu inovasi produk, citra merek, dan kualitas. Jombang Wahab Hasbullah -3.067. Pengujian koefisien determinasi (R2) menghasilkan nilai sebesar 0,568 atau 0,568% yang menunjukkan bahwa selain citra merek, kualitas produk, dan inovasi, hal-hal tersebut mempengaruhi loyalitas pelanggan. sedangkan faktor lain yang tidak tercakup dalam penelitian ini berdampak pada 43,2% sisanya. Temuan uji t inovasi produk (X1) menunjukkan bahwa t_hit>t_(a/2)(4,837>1,985) dan (sig = 0,000<0,05) adalah signifikan. Variabel citra merek menunjukkan terdapat pengaruh positif dan besar terhadap loyalitas pelanggan (Y), dengan nilai t_hit>t_(a/2)(3,861>19885) dan (sig 0,000<0,05). berpengaruh besar dan positif terhadap loyalitas pelanggan (Y). Variabel kualitas produk menampilkan nilai t_hit>t_(a/2)(0.884<1.985) dan (sig 0.379<0.05), menunjukkan bahwa pengaruh terhadap loyalitas pelanggan (Y) adalah signifikan dan positif. Dapat disimpulkan bahwa H_4 diterima berdasarkan uji f yang menunjukkan bahwa variabel inovasi produk, citra merek, dan kualitas merek secara bersama-sama berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan Eiger di kalangan mahasiswa Universitas Kh (42.107>3.09) dan (sig=0.000< 0,05). A.Wahab Jombang Hasbullah.
Meningkatkan Daya Saing UMKM Melalui Sertifikasi Halal Fadhli, Khotim; Fahimah, Mar’atul; Rahmawati, Ita; Bisari, Nia Aprilia; Juma’izah, Rizatul; Saputri, Maya Kurnia; Qodri, Hanif Fauzan; Ramadhani, M. Hanif; Koiriyah, Safinatul
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v5i3.5377

Abstract

Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are a vital sector in the Indonesian economy, but face challenges in competitiveness in the era of globalization. The lack of understanding by MSME actors regarding halal certification and marketing strategies is an obstacle in the development of their businesses. Halal certification not only increases Muslim consumer confidence but also opens up global market opportunities, while effective marketing strategies can expand market reach. KH University Community Service Team. A. Wahab Hasbullah (Unwaha) implemented an empowerment program in Ngusikan District, East Java, to overcome this problem. This program includes outreach on the importance of halal certification and marketing training, including digital marketing, marketplace management, branding and sales strategies. The Participatory Action Research (PAR) method is used to involve MSME actors in the process of problem identification, solution and implementation. Continuous assistance is also carried out through monitoring, evaluation and guidance with the Unwaha Halal Center. As a result, coached MSMEs show increased consumer confidence, wider market reach, and income growth. This program not only provides short-term solutions but also builds the capacity of MSMEs to compete in the domestic market, supporting inclusive and sustainable economic growth. Halal certification and effective marketing strategies have proven to be an important foundation for supporting the sustainability of MSMEs in a market that is currently facing global competition.  
Mendorong Visibilitas dan Responsivitas Layanan Usaha Mikro melalui Integrasi Google Maps dan WhatsApp Business Fadhli, Khotim; Bisari, Nia Aprilia; Widyaningsih, Bekti; Arifin, Muhyiddin Zainul; Darmawan, Moh. Faridl; Munawaroh, Siti; Cahyaningrum, Anggun Dwi; Murtadlo, Muhammad Syauqi; Alfadani, Muhammad Zakky; Aini, Shoviatun Nur
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasif.v6i3.6425

Abstract

This community service program addresses the digital transformation gap between urban and rural areas that limits market reach for micro-entrepreneurs in Palrejo Village, Sumobito District, Jombang Regency. The activities focus on improving visibility, credibility, and service responsiveness by using Google Business Profile as an information showcase and WhatsApp Business as a customer communication channel. The program aims to establish complete and verified business profiles, provide product catalogs, and cultivate consistent and ethical management of digital identity. The approach employed is Participatory Action Research, with stages that include joint planning with the village government and business owners, face-to-face training, door-to-door mentoring, and monitoring of simple metrics, such as profile views, route requests, and customer conversations. The results show that ten business profiles were created and verified, most participants activated product catalogs and automated messages, and early increases in reach indicators began to appear. Local leaders emerged to support their peers, post-transaction review requests became a habitual process, and information updates were carried out more regularly. Recommendations include regular digital clinics, a minimum standard for village digital business identity, and a monthly monitoring panel to sustain behavioral change and enhance economic impact.
Dampak Kesehatan Mental Terhadap Kinerja dan Perilaku Kerja Karyawan Generasi Milenial: Systematic Literature Review Cahyono, Slamet Budi; Cahyono, Slamet Budi; Kuntoro, Dicky; Kuntoro, Dicky; Puspitasari, Angelina Ayu; Puspitasari, Angelina Ayu; Aziz, Ahmad Naufal Syami; Aziz, Ahmad Naufal Syami; Fauzi, Arfan; Fauzi, Arfan; Bisari, Nia Aprilia; Bisari, Nia Aprilia
Journal of Economic Studies Vol. 1 No. 3 (2026)
Publisher : Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak kesehatan mental terhadap kinerja karyawan generasi milenial melalui pendekatan kajian literatur sistematis. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana kondisi kesehatan mental memengaruhi kinerja kerja serta faktor-faktor psikologis yang berperan dalam konteks kerja generasi milenial. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan menyeleksi artikel ilmiah yang relevan dan terpublikasi pada rentang tahun 2021 hingga 2025. Proses seleksi dilakukan secara terstruktur melalui tahapan identifikasi, penyaringan, dan analisis artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Sebanyak sembilan artikel ilmiah dianalisis secara naratif untuk mensintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesehatan mental memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja karyawan generasi milenial. Kondisi mental yang buruk, seperti stres kerja, kecemasan, dan kelelahan emosional, ditemukan berdampak negatif terhadap kinerja serta meningkatkan kecenderungan berpindah kerja. Sebaliknya, keseimbangan kehidupan kerja, keterlibatan kerja, dan resiliensi psikologis berkontribusi positif dalam meningkatkan kinerja. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kesehatan mental merupakan faktor fundamental dalam pengelolaan sumber daya manusia generasi milenial dan perlu menjadi perhatian strategis organisasi.
Dampak Kesehatan Mental Terhadap Kinerja dan Perilaku Kerja Karyawan Generasi Milenial: Systematic Literature Review Cahyono, Slamet Budi; Cahyono, Slamet Budi; Kuntoro, Dicky; Kuntoro, Dicky; Puspitasari, Angelina Ayu; Puspitasari, Angelina Ayu; Aziz, Ahmad Naufal Syami; Aziz, Ahmad Naufal Syami; Fauzi, Arfan; Fauzi, Arfan; Bisari, Nia Aprilia; Bisari, Nia Aprilia
Journal of Economic Studies Vol. 1 No. 3 (2026)
Publisher : Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak kesehatan mental terhadap kinerja karyawan generasi milenial melalui pendekatan kajian literatur sistematis. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana kondisi kesehatan mental memengaruhi kinerja kerja serta faktor-faktor psikologis yang berperan dalam konteks kerja generasi milenial. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan menyeleksi artikel ilmiah yang relevan dan terpublikasi pada rentang tahun 2021 hingga 2025. Proses seleksi dilakukan secara terstruktur melalui tahapan identifikasi, penyaringan, dan analisis artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Sebanyak sembilan artikel ilmiah dianalisis secara naratif untuk mensintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesehatan mental memiliki hubungan yang signifikan dengan kinerja karyawan generasi milenial. Kondisi mental yang buruk, seperti stres kerja, kecemasan, dan kelelahan emosional, ditemukan berdampak negatif terhadap kinerja serta meningkatkan kecenderungan berpindah kerja. Sebaliknya, keseimbangan kehidupan kerja, keterlibatan kerja, dan resiliensi psikologis berkontribusi positif dalam meningkatkan kinerja. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kesehatan mental merupakan faktor fundamental dalam pengelolaan sumber daya manusia generasi milenial dan perlu menjadi perhatian strategis organisasi.