Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ROLE OF BAMBOO FOR REVEGETATION OF POST COAL MINING IN SOUTH SUMATERA, INDONESIA Melisyah, Melisyah; Ibrahim, Eddy; Hanum, Laila; Aprianti, Nabila; Wijayanti, Ratih
BIOVALENTIA: Biological Research Journal Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Biology Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1056.992 KB) | DOI: 10.24233/biov.6.2.2020.193

Abstract

Coal mining activities have affected the soil and vegetation conditions on the mined land. Revegetation of ex-mining land is a must to balance environmental functions. The choice of plants must be adapted to the conditions of the ex-mining land so that growth continues. The use of local plants for revegetation is fascinating to study. This study aimed to investigate the soil characteristics of ex-coal mining land and bamboo growth as a plant used for revegetation. Bamboo is collected from around the former coal mining area. Bamboo growth is observed through its branching for 12 weeks of measurement. Soil is analyzed based on its physical and chemical properties. The Schmidt-Ferguson method was used to analyze the climate type in the study area. The results of the soil analysis show that the plants can still grow for revegetation. Of the three types of bamboo observed (Schizostachyum brachycladum kurz, Dendrocalamus asper, and Gigantochloa robusta), Schizostachyum brachycladum kurz is the best growing bamboo in ex-coal mining land with a branch length of 42 cm in 12 weeks of measurement. The climate in the ex-coal mining area studied is a wet type (Q = 0.184). Bamboo is a suitable plant for revegetation, especially in coal mining areas in South Sumatra, Indonesia.
Analisis Permintaan Beras sebagai bahan pokok pada Masa Setelah Covid 19 di Indonesia Syahira, Nor; Anggraeni, Vini; Al Ghifari, Muhammad Ismar; Nurmalasari, Tiara; Melisyah, Melisyah; Raihan, Ali Matin; Desmawan, Deris
Bursa : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 3 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jeb.v3i2.571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak kenaikan harga beras terhadap pola konsumsi pangan masyarakat berdasarkan analisis dari penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur, mengkaji berbagai artikel dan laporan yang relevan untuk memahami tren dan perubahan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan harga beras secara signifikan mempengaruhi pola konsumsi, di mana keluarga berpenghasilan rendah cenderung mengurangi porsi beras dan beralih ke alternatif pangan yang lebih murah, yang berpotensi menurunkan kualitas gizi dan meningkatkan risiko malnutrisi dalam jangka panjang. Penelitian ini menekankan perlunya intervensi kebijakan yang lebih responsif untuk melindungi ketahanan pangan masyarakat. This study aims to evaluate the impact of rice price increases on people's food consumption patterns based on analysis of previous studies. The method used is qualitative research with a literature study approach, reviewing various relevant articles and reports to understand the trends and changes that occur. The results of the study indicate that rice price increases significantly affect consumption patterns, where low-income families tend to reduce the portion of rice and switch to cheaper food alternatives, which has the potential to reduce nutritional quality and increase the risk of malnutrition in the long term. This study emphasizes the need for more responsive policy interventions to protect people's food security
Analisis Pengaruh Harapan Lama Sekolah, Rata-Rata Lama Sekolah, dan Umur Harapan Hidup Terhadap Kemiskinan di Jawa Timur Tahun 2024 Sinaga, Zefanya Putri Kartini; Melisyah, Melisyah; Isnaini, Fadilah Yunita; Raihan, Ali Matin; Reswariningtyas, Bethari
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7666

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh indikator pendidikan dan kesehatan terhadap garis kemiskinan di wilayah Jawa Timur dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi. Temuan menunjukkan bahwa kualitas pendidikan yang tercermin melalui harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah, serta kualitas kesehatan yang diukur melalui umur harapan hidup, memiliki keterkaitan yang berarti terhadap perubahan garis kemiskinan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berperan dalam menjelaskan variasi tingkat kesejahteraan masyarakat. Namun, terdapat dinamika yang tidak sepenuhnya seragam secara parsial, terutama pada hubungan antara indikator pendidikan dan kenaikan garis kemiskinan yang mengindikasikan peningkatan standar hidup serta biaya minimum yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Hasil penelitian ini menegaskan urgensi peningkatan pemerataan akses pendidikan dan layanan kesehatan sebagai strategi fundamental dalam pengurangan kemiskinan yang berkelanjutan.