Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGENALAN MATLAB UNTUK PEMBELAJARAN FISIKA BAGI SISWA SMAN 2 KOTA PAGAR ALAM Siti Aminah; Elpita Aisah; Didi Ardiansyah
NGABDIMAS Vol 4 No 02 (2021): NGABDIMAS (Pengabdian Pada Masyarakat)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.711 KB) | DOI: 10.36050/ngabdimas.v4i02.415

Abstract

--
Analisis Kebutuhan Air Irigasi Di Desa Pagar Banyu Kecamatan Pagar Alam Utara Elpita Aisah
JURNAL ILMIAH BERING'S Vol 6 No 01 (2019): Jurnal Ilmiah Bering's
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.874 KB) | DOI: 10.36050/berings.v6i01.148

Abstract

The overall need for irrigation water needs to be known as it is one of the important stages required in the planning and management of irrigation systems. Based on this, the purpose of this research is to analyze the irrigation water requirement in the study area of ​​Irrigation Area of ​​Pagar Banyu Village, Pagar Alam Utara Subdistrict, for Irrigation Area of ​​Pagar Banyu Village with an area of ​​26 ha, the source of water comes from Pagar Banyu water siring. Factors for determining irrigation water requirements include land preparation, consumptive use, percolation and seepage, effective change of water layer and rainfall. The calculation is done manually with the concept of KP-01. The need for irrigation water starts from the beginning of November using the rice-rice-palawija cropping pattern. From the total calculation, the irrigation water demand is 1.02 m3 / dt, while the available water discharge in Pagar Banyu is 1.37m3 / st, thus it can be concluded that the available water can meet the irrigation water needs in the irrigation area of ​​Pagar banyu Village Kecamtan Northern nature fence.
SOSIALISASI PENERAPAN MESIN PENETAS TELUR PETERNAK ITIK DAN PROMOSI PEMASARAN SECARA ONLINE PADA KELOMPOK TERNAK DESA SUKA RAJA siti muntari; Fitria Rahmadayanti; Elpita Aisah
NGABDIMAS Vol 5 No 02 (2022): NGABDIMAS (Pengabdian Pada Masyarakat)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/ngabdimas.v5i02.602

Abstract

Masyarakat desa Suka Raja Kecamatan Sukamerindu Kabupaten Lahat hampir Sebagian adalah peternak itik. dimana peternak itik desa suka raja selama ini untuk penetasan itik belum memakai mesin masih lakukan secara konvensional sehingga memakan waktu yang cukup lama dan seringkai mengalami kegagalan penetasan .Tujuan dari PKM ini sosialisasi penerapam mesin penetas telur itik serta pemasaran secara onlane, .,motede yang di gunakan melalui dua tahapan yaitu : tahap pertama, observasi langsung ke desa suka raja dan wawancara secara langsung dengan peternak itik desa suka raja sebagai stakeholder, bertujuan untuk memperoleh informasi kondisi secara real mengenai peternak itik. Tahap kedua ialah tahap pemecahan solusi untuk menyelesaikan masalahan yang ada di kelompok ternak itik. Hasil PKM ini penerapan mesin penetas telur itik guna mempercepat produktivitas serta berupa masyarakat mampu menjalankan mesin penetas itik dengan baik dan pemasaran penjualan secara onlane melalui wabsate , facebook, intrgram dan youtobe. Peternak Itik; Produktivitas; Mesin Penetas Telur; Penjualan Online .
PREDIKSI LAJU EROSI MENGGUNAKAN METODE USLE DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) (STUDY KASUS DAS SELANGIS) Elpita Aisah
JURNAL ILMIAH BERING'S Vol 10 No 02 (2022): Jurnal Ilmiah Bering
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Erosion and sidimentation are processes that occur continuously in river flows. The hose watershed is one of the watersheds that often experiences erosion. This is due to land clearing triggered by a rapid increase in population in the selangis watershed. In this study, we used a USLE method based on a geographic information system by calculating erosion rates that consider erosivity factors, erodibility, slope factors and slope lengths, land cover factors and conservation-specific action factors. The rainfall data used in the settlement can be obtained from PTPN 7 Pagar alam. From the results of the calculation, the value of the Elapsivity Index (EI30) was 863,017 N/h. Watershed area (1) 2,583,8625 ha, watershed (2) 6,897.5 ha, watershed (3) 464,375Ha, watershed (4) 666.0625 ha, watershed (5) 2,555 ha, watershed (6) 4,607.0625 ha. And the minimum erosion is 10,775 tons/year, the maximum erosion is 110,360 tons/year,because of the large erosion, sedimentation occurs and conservation is needed to overcome it.'
Pengaruh Geometri Lereng Terhadap Stabilitas Lereng menggunakan Aplikasi SLOPE/W 2012 Elpita Aisah; Didi Ardiansyah
Jurnal Tekno Global Vol. 12 No. 01
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v12i01.3082

Abstract

Kota Pagaralam merupakan daerah dengan kontur yang tinggi, karena didaerah ini merupakan daerah pegunungan dan perbukitan, salah satu daerah yang telah mengalami kelongsoran adalah daerah Jl. Lematang yang merupakan jalan penghubung antara Kota Lahat dengan Kota Pagaralam, dimana hal ini terbukti dengan adanya daerah longsoran yang telah terjadi. Dalam hal ini penelitian, dilakukan untuk mencari nilai factor aman lereng, dengan adanya penelitian ini diharapkan agar tingkat kelongsoran yang sering terjadi di jl Lematang Kota Pagaralam dapat di tanggulangi ataupun menjadi salah satu peringatan dini dengan diketahuinya nilai factor aman lereng tersebut. Penelitian ini dilakukan sebanyak 3 titik, dimana pada 3 titik tersebut diambil lokasi studi yang telah mengalami kelongsoran dan yang belum mengalami kelongsoran, selain itu disini juga akan dimodelkan geometri lereng dengan kondisi yang sesuai dengan kondisi existing dan dengan memvariasikan geometri lereng pada masing-masing titik. Metode yang akan diambil pada penelitian ini adalah metode Bishop yang disederhanakan, dan dengan aplikasi Slope/w 2012. Adapun hasil penelitian yang didapat adalah untuk kondisi yang sesuai dengan kondisi existing, yaitu titik 1= 0,850, titik 2= 0,805, titik 3=0,902, dan untuk titik dengan geometri diperkecil adalah titik 1,=1,609, titik 2=1,654, titik3=0,533, dan untuk kondisi yang geometri lereng diperbesar adalah titik 1=0,601 titik2=0,746 titik 3=0,813 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa lereng yang ada di jl Lematang kota Pagaralam berada kondisi labil, hal ini sesuai dengan kondisi yang dilapangan, untuk titik 3 existing, sementara untuk titik 1 dan 2 exisisting itu secara visual masih stabil, hal tersebut dikarenakan karena adanya air pori pada tanah tersebut.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP PELAYANAN UPTD PENGELOLAAN AIR MINUM KOTA PAGAR ALAM Elpita Aisah; Fameira Dhiniati; Rahmila Rahmila
Jurnal Ilmiah BERING Vol. 11 No. 01 Maret (2023): BERING: Jurnal Imiah Besemah Engineering
Publisher : P3M Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: UPTD Pengelolaan Air Minum Kota Pagar Alam, telah mengupayakan memberi kepuasan dan pelayanan untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih kepada pelanggan, namun dalam perjalanannya sering mendapatkan keluhan dari pelanggan. Keluhan pelanggan itu sendiri berupa tentang sulitnya mendapatkan pasokan air bersih, di karena sering terjadinya air kecil dan air sering mati yang di sebabkan oleh tingkat kebocoran pipa pada jaringan instalasi perpipaan UPTD Pengelolaan Air Minum, sehingga tampak masih menjadi kendala terhadap permintaan pelanggan akan air bersih yang semakin meningkat, namun pelayanan yang di berikan belum sebanding yang diharapankan pelanggan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan UPTD Pengelolaan Air Minum Kota Pagar Alam, dengan menggunakan metode Customer Statisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analisys (IPA), maka dari hasil perhitungan CSI (Customer Satifacition Index) terhadap kualitas produk didapatkan nilai rata-rata skor tingkat kepuasan pelanggan sebesar 59,4% atau 0,59 yang artinya angka ini termasuk kedalam kinerja cukup puas. Sedangakan IPA (Importance and Performance Analysis), dilakukan terhadap mutu produk dan kualitas pelayanan yang nilai keseluruhannya dapat ditetapkan sebagai tingkat kepuasan pelanggan UPTD Pengelolaan Air Minum Kota Pagar Alam berada pada dikuadran (A) dengan penjelasan kualitas jasa yang dianggap sangat penting namun kinerjanya dianggap belum sesuai dengan harapan pelanggan. Kunci Utama: Tingkat Kebocoran, CSI dan IPA, UPTD PAM.
PREDIKSI LAJU EROSI MENGGUNAKAN METODE USLE DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) (STUDY KASUS DAS SELANGIS) Elpita Aisah Pita
Jurnal Ilmiah BERING Vol. 10 No. 2 (2022): BERING: Jurnal Imiah Besemah Engineering
Publisher : P3M Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/bering.v10i2.212

Abstract

Erosion and sidimentation are processes that occur continuously in river flows. The hose watershed is one of the watersheds that often experiences erosion. This is due to land clearing triggered by a rapid increase in population in the selangis watershed. In this study, we used a USLE method based on a geographic information system by calculating erosion rates that consider erosivity factors, erodibility, slope factors and slope lengths, land cover factors and conservation-specific action factors. The rainfall data used in the settlement can be obtained from PTPN 7 Pagar alam. From the results of the calculation, the value of the Elapsivity Index (EI30) was 863,017 N/h. Watershed area (1) 2,583,8625 ha, watershed (2) 6,897.5 ha, watershed (3) 464,375Ha, watershed (4) 666.0625 ha, watershed (5) 2,555 ha, watershed (6) 4,607.0625 ha. And the minimum erosion is 10,775 tons/year, the maximum erosion is 110,360 tons/year,because of the large erosion, sedimentation occurs and conservation is needed to overcome it.
SOSIALISASI PENERAPAN MESIN PENETAS TELUR PETERNAK ITIK DAN PROMOSI PEMASARAN SECARA ONLINE PADAKELOMPOK TERNAK DESA SUKA RAJA Siti Muntari; Fitria Rahmadayanti; Elpita Aisah
JURNAL NGABDIMAS Vol. 5 No. 02 Desember (2022): NGABDIMAS : Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : P3M Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/ngabdimas.v5i02 Desember.64

Abstract

Masyarakat desa Suka Raja Kecamatan Sukamerindu Kabupaten Lahat hampir Sebagian adalah peternak itik. dimana peternak itik desa suka raja selama ini untuk penetasan itik belum memakai mesin masih lakukan secara konvensional sehingga memakan waktu yang cukup lama dan seringkali mengalami kegagalan penetasan .Tujuan dari PKM ini sosialisasi penerapam mesin penetas telur itik serta pemasaran secara onlane, .motede yang di gunakan melalui dua tahapan yaitu : tahap pertama, observasi langsung ke desa suka raja dan wawancara secara langsung dengan peternak itik desa suka raja sebagai stakeholder, bertujuan untuk memperoleh informasi kondisi secara real mengenai peternak itik. Tahap kedua ialah tahap pemecahan solusi untuk menyelesaikan masalahan yang ada di kelompok ternak itik. Hasil PKM ini penerapan mesin penetas telur itik guna mempercepat produktivitas serta berupa masyarakat mampu menjalankan mesin penetas itik dengan baik dan pemasaran penjualan secara onlane melalui wabsate , facebook, intrgram dan youtobe.
Kapasitas Daya Dukung Pondasi Dangkal dengan Teori Terzaghi dan Mayerhof Aisah, Elpita; Dhiniati, Fameira
Konstruksia Vol 15, No 1 (2023): Jurnal Konstruksia Vol 15 No. 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.15.1.127-136

Abstract

Pondasi merupakan elemen penting dalam proses konstruksi bangunan yang bertugas untuk menyalurkan dan mendistribusikan beban dari struktur bangunan ke tanah dibawahnya. Pondasi dangkal adalah jenis pondasi yang sering digunakan dalam proyek bangunan sederhana hingga menengah, dalam pembangunan konstruksi gedung hal penting yang harus dilakukan adalah dengan menganalisis kapasitas daya dukung pondasi dangkal, karena untuk mempertimbangkan nilai keamanan struktural, karakteristik tanah, beban yang akan dipikul, serta perubahan lingkungan, analisis juga dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui besar nilai kapasitas dukung izin yang akan menerima beban bangunan tersebut . Pada penelitian ini metode yang dipakai adalah metode Terzaghi dan Mayerhof, dalam penelitian ini akan dilihat juga faktor bentuk dan kedalaman pondasi yang akan berpengaruh terhadap hasil dari perhitungan ini, akan memperlihatkan perbandingan nilai kapasitas daya dukung pondasi dangkal dan daya dukung pondasi yang diizinkan antara metode Terzaghi dan Metode Mayerhof. Adapun hasilnya menunjukan untuk nilai Qall dengan nilai Df = 1,5 m, B = 1m, metode Terzaghi adalah Qall = 528,9 KN, metode Mayerhof Qall = 2948,5 KN kemudian untuk nilai Df = 2 m dan, B = 2,5 m , metode Terzaghi Qall = 1364,3 KN, untuk metode Mayerhof = 5068,4 KN, dan untuk DF = 3 m, B = 3 m didapatkan nilai Qall untuk metode Terzaghi Qall = 1677,8 KN, metode Mayerhof Qall = 8730,7 KN, dalam hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa nilai kapasitas daya dukung yang dizinkan pada pondasi dangkal untuk Metode Mayerhof selalu lebih besar dibandingkan dengan nilai Kapasitas daya dukung yang dizinkan pada metode Terzaghi, pada penelitian ini juga dapat dilihat bahwa semakin besar nilai lebar dan kedalaman pondasi, maka nilai kapasitas daya dukung yang diizinkan juga semakin besar.
ANALISIS KAPASITAS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG DENGAN METODE US.ARMY CORPS Aisah, Elpita
Jurnal Tekno Global Vol. 13 No. 02
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v13i02.4846

Abstract

ABSTRACT The bearing capacity of pile foundations is highly dependent on soil characteristics, materials, diameter, length, and installation methods. These factors affect the capacity of the pile to support the load, both from the capacity of the pile tip and the friction of the pile skin. The calculation of the bearing capacity of the foundation was carried out on the D.I. Lematang Irrigation gutter construction project in Pagar Alam City, especially on the foundation of the 3-channel gutter bridge of D.I. Lematang irrigation, to investigate whether the bearing capacity of the foundation can support the planned load or not because considering the main strength of a structure depends on its foundation, if the bearing capacity of the foundation is said to be safe, then undesirable things such as failure of the upper structure of the bridge gutter caused by foundation failure will not occur. The purpose of this study is to determine the value of the bearing capacity of the pile foundation that will be obtained to support the load above it. The calculation of the bearing capacity of the pile foundation is carried out using the U.S Army Corps method, the foundation is planned with a diameter of 1.4 m and a foundation depth of 16 m based on the Standard Penetration Test data in the calculation of the bearing capacity of the foundation, the ultimate bearing capacity value Qult is 36257.7684 kN, the permissible bearing capacity value Q all is 14503.107 kN for a single pile foundation, the number of piles is 18 with a distance of 5 m, for the efficiency value of the pile group is 1.028 and the bearing capacity of the pile foundation group Qall group is 268365.492 kN with a planned load of 265200 kN, meaning that the bearing capacity value of the pile group is greater than the planned load, meaning that this meets the requirements. Keywords: Foundation, Pile, Pile Carrying Capacity   ABSTRAK  Kapasitas dukung pondasi tiang sangat bergantung pada karakteristik tanah, bahan, diameter, Panjang,metode pemasangan. Faktor ini mempengaruhi kapasitas tiang dalam menopang beban, baik dari kapasitas ujung tiang maupun gesekan kulit tiang. Perhitungan daya dukung pondasi dilakukan pada proyek pembangunan talang air D.I Irigasi Lematang Kota Pagar Alam khususnya pada pondasi jembatan talang 3 saluran irigasi D.I Lematang, untuk menyelidiki apakah kapasitas daya dukung pondasi dapat menopang beban yang direncanakan atau tidak karena mengingat kekuatan utama pada suatu struktur tergantung pondasinya, jika kapasitas daya dukung pondasi dikatakan aman maka hal yang tidak diinginkan seperti kegagalan struktur atas talang jembatan yang disebabkan oleh kegagalan pondasi tidak akan terjadi . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya nilai kapasitas daya dukung pondasi tiang pancang yang akan didapatkan untuk menopang beban yang ada diatasnya. Perhitungan kapasitas daya dukung pondasi tiang pancang dilakukan dengan menggunakan metode U.S Army Corps, pondasi direncanakan dengan diameter sebesar 1,4 m dan kedalaman pondasi sedalam 16 m berdasarkan data Standart Penetration Test dalam perhitungan kapasitas daya dukung pondasi didapatkan nilai kapasitas daya dukung ultimit Q ult sebesar  36257,7684 kN, nilai kapasitas daya dukung izin Q all 14503,107 kN untuk pondasi tiang tunggal, didapatkan jumlah tiang sebanyak 18 buah dengan jarak 5 m, untuk nilai efesiensi kelompok tiang didapatkan 1,028 dan kapasitas daya dukung pondasi tiang pancang kelompok Qall kelompok didapatkan nilai sebesar 268365,492 kN dengan beban yang direncanakan 265200 kN artinya nilai kapasitas daya dukung kelmpok tiang lebih besar dari pada beban yang direncanakan, artinya hal ini memenuhi persyaratan. Kata Kunci: Pondasi ,Tiang Pancang, kapasitas Daya Dukung