Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Literasi Keagamaan dalam Meningkatkan Pemahaman Keberagamaan Generasi Z: Sebuah Tinjauan Literatur Dawam, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi Z menghadapi tantangan signifikan dalam mempertahankan literasi keagamaan di era digital, termasuk paparan informasi yang beragam dan sering bertentangan, serta pengaruh nilai-nilai sekuler melalui media digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi keagamaan dalam membentuk pemahaman keberagamaan Generasi Z, mengidentifikasi tantangan utama di era digital, serta mengeksplorasi solusi yang melibatkan teknologi. Metode penelitian mengunakan pendekatan studi literatur kualitatif, menganalisis sumber-sumber relevan dari tahun 2019-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran agama, seperti aplikasi mobile dan platform e-learning, memberikan peluang signifikan untuk meningkatkan literasi keagamaan Generasi Z. Dengan penggunaan teknologi yang tepat, Generasi Z dapat lebih mudah mengakses ajaran agama secara relevan dan kontekstual. Namun, untuk memaksimalkan potensi ini, diperlukan pendekatan kolaboratif antara keluarga, sekolah, ulama, dan komunitas digital. Kolaborasi ini penting untuk memastikan validitas konten yang diakses dan membimbing penggunaan teknologi secara bijaksana dalam konteks keagamaan. Dengan demikian, Generasi Z tidak hanya dapat menikmati kemudahan dalam belajar, tetapi juga dilengkapi dengan pemahaman agama yang mendalam dan aplikatif, yang dapat mengarahkan mereka untuk menjadi individu yang beretika dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi. Klimat temuan ini menegaskan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada di era digital untuk meningkatkan literasi keagamaan.
Impelementasi Program Tahfidz bagi Mahasiswa Program Ma'had Jami'ah dan Program Intensif STIT Darul Fattah Bandar Lampung Yamin, Sabanul; Dawam, Ahmad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang implementasi program tahfidz dalam meningkatkan hafalan Al-Qur’an antara mahasiswa program Ma’had Jami’ah Darul Fattah dan program Intensif STIT Darul Fattah. Tujuan penulisan penelitian ini untuk mengetahui 1) Bagaimana implementasi program tahfidz pada mahasiswa program Ma’had Jami’ah dan program intensif STIT Darul Fattah? 2) Bagaimana persamaan dan perbedaan hafalan Al-Qur’an antara mahasiswa program Ma’had Jami’ah Darul Fattah dan Program Intensif STIT Darul Fattah? Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dan menggunakan pendekatan deskriptif komparatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat perbedaan kuantitas targetan hafalan antara Program Ma’had dan Program Intensif, targetan hafalan program Ma’had selama 2 semester yaitu 5 juz dan program Intensif yaitu 4 juz selama 2 semester. Impelementasi Program Tahfiz di Ma’had Jami’ah ialah melalui kegiatan halaqoh setiap hari Senin-Kamis pada sore hari bakda sholat ashar dan malam hari bakda sholat isya’. Sedangkan implementasi program tahfidz pada program intensif yaitu sepekan 2 kali saat jam mata kuliah tahfidz di kelas dan halaqoh Al-Qur’an setiap hari dari jam 10.00 – 11.00 WIB. Persamaan implementasi program tahfidz antara kedua program tersebut yakni pada aspek evaluasi hafalan atau setoran hafalan, bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan hafalannya harus mengikuti tasmi’ Al-Qur’an sekali duduk yang disimak oleh 2 orang penguji.
Efektifitas Metode Yanbu’a Dalam Meningkatkan Kemampuan Baca Al Qur’an Pada Santri Kanak-Kanak Pondok Pesantren Darul Ishlah Rohman, Nur; Dawam, Ahmad
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5274

Abstract

Pendahuluan dan Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan metode Yanbu’a di Pondok Pesantren Kanak-Kanak Darul Ishlah Purwajaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, serta mengkaji upaya peningkatan pemahaman Al-Qur’an pada santri usia dini di lembaga tersebut. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pembelajaran Al-Qur’an sejak usia dini sebagai upaya menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci serta membentuk dasar keagamaan anak. Metode dan Bahan : Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, wawancara, dan observasi terhadap pendidik anak usia dini serta guru perempuan di Pondok Pesantren Darul Ishlah. Objek kajian adalah penerapan metode Yanbu’a, yaitu metode pembelajaran Al-Qur’an yang sistematis dalam tujuh jilid, dengan penekanan pada makharijul huruf dan kaidah tajwid sebagai dasar pengajaran membaca langsung tanpa ejaan. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Yanbu’a memberikan dampak positif terhadap kemampuan membaca Al-Qur’an anak usia dini. Manfaat tersebut mencakup peningkatan minat baca, pemahaman bacaan, keterampilan membaca, dan penguasaan kosa kata huruf Hijaiyah. Penerapan sejak usia dini mendukung perkembangan kognitif, sosial-emosional, fisik-motorik, serta nilai-nilai agama dan moral anak. Kesimpulan : Metode Yanbu’a terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca dan pemahaman Al-Qur’an pada santri usia dini di Pondok Pesantren Kanak-Kanak Darul Ishlah. Keberhasilan metode ini menunjukkan pentingnya pelibatan orang tua dan pendidik dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini melalui pendekatan pembelajaran yang sistematis dan berkesinambungan.
Pemikiran Munif Chatib dalam Pendidikan Generasi Z Berbasis Multiple Intelligences Munir, Fauzi Misbahul; Budiyono, Apri Eka; Dawam, Ahmad
Bildung: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2026): Januari - April
Publisher : CV. Biha Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine Munif Chatib's thoughts on educating Generation Z teenagers through the multiple intelligences approach. Generation Z, as digital natives, grow and develop amid rapid advances in information technology, digital media, and globalization, which have a major influence on their mindsets, behaviors, and learning styles. These conditions demand an educational model that not only emphasizes academic achievement and cognitive intelligence, but also develops the emotional, social, moral, and spiritual aspects of students in a balanced manner. Education oriented towards human values is very important so that Generation Z teenagers do not lose their identity amid the tide of modernization. Through his works such as Sekolahnya Manusia (School of Humans), Gurunya Manusia (Teachers of Humans), and Orangtuanya Manusia (Parents of Humans), Munif Chatib offers a humanistic, contextual, and learner-centered educational paradigm. He emphasizes that every child is born with different uniqueness, intelligence, and talents, so the educational process cannot be standardized. Munif Chatib's thinking is based on the theory of multiple intelligences proposed by Howard Gardner, which states that human intelligence is diverse and unique to each individual. This study uses a descriptive qualitative method with a literature review approach. The results show that the multiple intelligences approach is relevant in the education of Generation Z adolescents because it can encourage character development, creativity, self-confidence, and a balance between academic and non-academic abilities. The role of teachers as facilitators, motivators, and mentors is key to the successful implementation of multiple intelligences-based education. Thus, multiple intelligences-based education can help Generation Z adolescents develop optimally as well-rounded individuals who are intelligent, have good character, and are adaptable to the challenges of the times.
Etika Menuntut Ilmu dalam Kitab Ta’limul Muta’allim dan Relevansinya terhadap Pembentukan Karakter Santri Mujiati; Budiyono, Apri Eka; Dawam, Ahmad
Islamuna: Jurnal Studi Keislaman Vol. 1 No. 2 (2025): Islamuna: Jurnal Studi Keislaman
Publisher : CV. Biha Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the concept of ethics in seeking knowledge in the book Ta'limul Muta'allim by Sheikh Az-Zarnuji and its relevance to the character education of male students at the Darul Ishlah Islamic Boarding School. This study was motivated by the phenomenon of moral decline among the younger generation, characterized by a decline in respect for teachers, weak discipline in learning, and low responsibility among students. Therefore, it is necessary to strengthen classical Islamic ethical values as the foundation for sustainable character building. The research used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews with students, caregivers, and teachers, as well as documentation. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing, with validity ensured through source and technique triangulation. The results of the study show that the concept of ethics in seeking knowledge in the Ta'limul Muta'allim book includes the values of sincere intentions for the sake of Allah, respect for teachers, discipline, sincerity, and consistency in seeking knowledge. These values are applied in an integrated manner at the Darul Ishlah Islamic Boarding School through habituation, exemplary behavior, and boarding school rules. Students are guided in academic, spiritual, and moral aspects. The application of ethical values in seeking knowledge has a positive impact on the character building of students, which is reflected in their religious attitudes, politeness, responsibility, discipline, and high enthusiasm for learning. Thus, the Ta'limul Muta'allim book has strong relevance as a reference for strengthening the character education of students in the modern era.