Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

TANTANGAN REVITALISASI BUDAYA TIONGHOA PERANAKAN DI KOTA PADANG Delpa, Delpa
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 5: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Amalgamasi perkahwinan campuran leluhur Tionghoa dengan penduduk tempatan. Pada dasarnya orang Tionghoa peranakan memiliki corak hidup dan identitas budaya yang berbeda dengan komunitas Tionghoa totok. Kajian ini dapat memberikan informasi tentang persoalan yang dihadapi oleh komunitas Tionghoa peranakan dalam menghidupkan kembali identitas budaya mereka. Persoalan ini tentunya dapat memberikan dorongan kepada pihak terkait untuk memahami keberadaan budaya mereka. Metodologi penelitian ini dibagi menjadi tiga bagian. Pertama, kaedah mengumpulkan data menggunakan kaedah interview secara terperinci (In-Depth interview) terhadap informan. Kedua. Kaedah pemilihan informan menggunakan kaedah snowball. Keberadaan orang Tionghoa peranakan Padang telah melakukan berbagai strategi dalam menghidupkan kembali identitas budaya mereka. Sering dengan maraknya pengaruh asimilasi, modernisasi dan globalisasi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap identitas budaya orang Tionghoa peranakan di kota Padang. Pada dasarnya orang Tionghoa peranakan kota Padang telah memilih dan menetapkan identitas budaya Minang merupakan identitas budaya Tionghoa peranakan di kota Padang. Pemilihan identitas budaya Minang merupakan strategi yang efektif dalam membangun hubungan interaksi dan komunikasi etnis dalam masyarakat yang multikulturalisme
IndoBERT-SupCon: A Supervised Contrastive Learning Model for Analyzing Public Perception on Halal Tourism Octafia, Sri Mona; Malik, Rio Andika; Weriframayeni, Annisa; Delpa, Delpa
Journal of Applied Data Sciences Vol 7, No 1: January 2026
Publisher : Bright Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47738/jads.v7i1.1045

Abstract

The primary objective of this research is to develop and evaluate a robust deep learning model for accurately analyzing stakeholder perceptions of halal tourism development in Pariaman, West Sumatra, based on qualitative textual data. The main contribution is the introduction of IndoBERT-SupCon, a novel architecture that enhances the Indonesian BERT model with a Supervised Contrastive Learning (SupCon) mechanism. A novel method for producing more discriminative feature representations for complex viewpoints is presented in this paper, which is one of the first to use this sophisticated fine-tuning technique to Indonesian socio-political sentiment analysis. Conceptually, the model is trained to simultaneously minimize classification error while optimizing the feature space, pulling representations of similar sentiments closer together and pushing dissimilar ones further apart. To achieve this, we collected 1,022 primary textual responses through online surveys with tourists and in-depth interviews with key stakeholders, including SME owners and government officials. The SMOTE oversampling technique was employed on the training data to mitigate class imbalance. Experimental results on the test data demonstrate that the IndoBERT-SupCon model achieved outstanding performance, with a final accuracy of 96.59% and a macro F1-score of 0.97. These results significantly surpass the performance of a standard fine-tuned IndoBERT baseline, confirming the effectiveness of the SupCon approach. The findings provide the Pariaman local government with a highly valid, data-driven tool for more responsive and effective policy formulation. This research offers a robust framework that can be applied to other public policy domains, showcasing the value of advanced deep learning in transforming qualitative stakeholder feedback into actionable insights.