Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

TANTANGAN REVITALISASI BUDAYA TIONGHOA PERANAKAN DI KOTA PADANG Delpa, Delpa
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 4 No. 5: Januari 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Amalgamasi perkahwinan campuran leluhur Tionghoa dengan penduduk tempatan. Pada dasarnya orang Tionghoa peranakan memiliki corak hidup dan identitas budaya yang berbeda dengan komunitas Tionghoa totok. Kajian ini dapat memberikan informasi tentang persoalan yang dihadapi oleh komunitas Tionghoa peranakan dalam menghidupkan kembali identitas budaya mereka. Persoalan ini tentunya dapat memberikan dorongan kepada pihak terkait untuk memahami keberadaan budaya mereka. Metodologi penelitian ini dibagi menjadi tiga bagian. Pertama, kaedah mengumpulkan data menggunakan kaedah interview secara terperinci (In-Depth interview) terhadap informan. Kedua. Kaedah pemilihan informan menggunakan kaedah snowball. Keberadaan orang Tionghoa peranakan Padang telah melakukan berbagai strategi dalam menghidupkan kembali identitas budaya mereka. Sering dengan maraknya pengaruh asimilasi, modernisasi dan globalisasi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap identitas budaya orang Tionghoa peranakan di kota Padang. Pada dasarnya orang Tionghoa peranakan kota Padang telah memilih dan menetapkan identitas budaya Minang merupakan identitas budaya Tionghoa peranakan di kota Padang. Pemilihan identitas budaya Minang merupakan strategi yang efektif dalam membangun hubungan interaksi dan komunikasi etnis dalam masyarakat yang multikulturalisme