Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Analogi

Pelanggaran Etika Pariwara Indonesia pada Iklan Pembesar Kelamin Prostanore di Platform Digital Ekawati, Sheilla; Aditya, Farrel; Fauzarrahman, Muhammad Fawwaz; Fajar Junaedi
ANALOGI Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/analogi.v3i1.1497

Abstract

This study aims to analyze the violations of the Indonesian Advertising Ethics in the advertisement of the Prostanore male enhancement product, which has raised concerns due to its potential impact on society. Utilizing a descriptive qualitative method and a postpositivist paradigm, this research collected data through documentation and literature review, and analyzed the advertisement found on digital platforms. The findings indicate that the Prostanore advertisement violates several provisions of the Indonesian Advertising Ethics, including airing on media not suitable for an adult demographic and making exaggerated claims about the product's efficacy. Additionally, the use of misleading terms such as "side effect-free" was also identified as a violation. The conclusion of this study emphasizes the need for stricter oversight of advertisements that may harm consumers and the importance of educating advertisers about ethical advertising practices. This research is expected to encourage advertisers to be more responsible in conveying accurate and ethical information, thereby creating a healthier advertising environment.
Pelanggaran Etika Pariwara Indonesia pada Iklan Biore Bright White Scrub icha indriyani; Farchan Jelani; Fachriansyah Panji Gustafarin; Fajar Junaedi
ANALOGI Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/analogi.v3i1.1471

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelanggaran Etika Pariwara Indonesia oleh iklan Biore Bright White Scrub di TikTok dan dampaknya terhadap persepsi konsumen. Topik ini dipilih karena pentingnya etika dalam periklanan untuk menjaga kepercayaan konsumen dan integritas merek. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini melakukan analisis konten mendalam terhadap iklan tersebut berdasarkan pedoman Etika Pariwara Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa iklan ini melanggar beberapa prinsip Etika Pariwara Indonesia, termasuk penggunaan klaim "#1 scrub body wash" tanpa bukti pendukung dan penggambaran hasil pemutihan kulit instan yang tidak realistis. Pelanggaran semacam ini dapat menyesatkan konsumen dan memperkuat standar kecantikan yang tidak realistis, yang berdampak negatif pada kesehatan mental, terutama di kalangan wanita muda. Klaim "#1 scrub body wash" yang tidak berdasar menciptakan ekspektasi konsumen yang tidak wajar, sementara visualisasi pemutihan kulit instan tidak hanya tidak realistis tetapi juga merugikan dengan mempromosikan ideal kecantikan yang tidak dapat dicapai. Elemen-elemen ini dapat menyebabkan kekecewaan konsumen dan merusak kepercayaan terhadap merek. Studi ini menyimpulkan bahwa iklan Biore Bright White Scrub menyesatkan konsumen dan berpotensi merusak reputasi merek. Untuk mengatasi masalah ini, disarankan agar perusahaan secara ketat mengikuti pedoman Etika Pariwara Indonesia dan mengadopsi praktik pemasaran yang etis. Pendekatan ini akan membantu membangun kepercayaan konsumen yang lebih kuat dan mendukung keberlanjutan jangka panjang industri periklanan dengan mempromosikan periklanan yang jujur dan bertanggung jawab.