Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan LKS Matematika Berbasis SQ3R Pada Materi Satuan Sudut dan Perbandingan Trigonometri untuk Peserta Didik Homeschooling Setara SMA Kelas X Imas Indah Mutiara; Makmuri, Makmuri; Pinta Deniyanti S.
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 6 No. 1 (2022): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.061.06

Abstract

Peserta didik membutuhkan bahan ajar yang dapat digunakan secara mandiri dimanapun dan kapanpun ia berada. Penggunaan LKS matematika berbasis SQ3R ini dapat membantu peserta didik dalam melatih kemampuannya untuk belajar secara mandiri dan dapat digunakan kapanpun sesuai keinginan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dari pengembangan LKS matematika berbasis SQ3R untuk peserta didik homeschooling setara SMA kelas X. Kriteria efektivitas yang dinilai adalah kelayakan, hasil uji tes LKS sebagai produk pengembangan dan respon peserta didik dalam penggunaan produk pengembangan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Model Dick and Carey yang meliputi, identifikasi tujuan instruksional, identifikasi analisis instruksional, analisis karakteristik peserta didik dan konteks pembelajaran, perumusan tujuan pembelajaran, pengembangan instrumen penilaian, pengembangan strategi pembelajaran, pengembangan dan pemilihan bahan ajar, perancangan evaluasi formatif, revisi produk pembelajaran dan perancangan evaluasi sumatif. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa kualitas pengembangan LKS berbasis SQ3R pada materi satuan sudut dan perbandingan trigonometri untuk peserta didik homeschooling setara SMA kelas X dikategorikan sangat layak dengan rata-rata persentase keseluruhan sebesar 86,06%, dikatakan efektif karena hasil uji coba tes dan respon peserta didik mendapatkan rata-rata persentase sebesar 86% dan 87% dengan kategori sangat baik.
SUNDANESE PAMALI VALUES AS A FONDATION FOR CHARACTER EDUCATION IN ELEMENTARY SCHOOL widiastuti, hesti; Sinta Maria Dewi, Harmawati; Imas Indah Mutiara
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27416

Abstract

Pamali is a form of belief that exists in society related to customs and manners. Pamali or commonly referred to as a prohibition or taboo that should not be violated because it is considered to have a bad impact on the perpetrator. Not only in the form of actions or behaviors that are considered not allowed, but also the use of certain sentences or language that are considered inappropriate or worth hearing. Sundanese society, especially in this study, the Karawang Regency community has its own view of pamali, a lot of pamali believed by the Sundanese community which is still a cultural heritage and is used today. The purpose of this study is to determine the educational value contained in the Pamali tradition of the Sundanese community as well as the character value contained in the Pamali tradition that is still alive in the Sundanese community today. The type of research used in this study is descriptive qualitative research with an ethnographic approach. Data obtained through direct observation and interviews with informants who know and understand the pamali tradition. As for the results of this study, that the character values contained in the pamali tradition consist of politeness values, manners values, and mutual respect values while the content of educational values consists of moral values and social values.
PENGARUH KEGIATAN KKN TERHADAP KESEJAHTERAAN MENTAL MAHASISWA Imas Indah Mutiara; Tarpan Suparman; Haryanti Mustika
PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 10 No. 2 (2025): PSYCHOPEDIA : Jurnal Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/cj5vx524

Abstract

This study aims to examine the influence of the Community Service Program (KKN) on students’ mental well-being. A descriptive qualitative method was applied using observation and questionnaires administered to 23 student participants in Mekarbuana Village. The findings reveal significant changes in students’ emotional and psychological aspects, where initial feelings of worry, anxiety, and nervousness shifted to confidence, enthusiasm, and motivation after participation. A total of 100% of respondents reported changes in their mindset, and 95.65% stated that they had specific experiences that affected their emotions, either positively or stressfully. Furthermore, active involvement in project implementation, positive social interactions both within the group and with the community, and demonstrated leadership strengthened students’ adaptability and resilience. These results highlight that KKN contributes not only to community engagement but also to enhancing mental well-being, character building, and social awareness among students. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh program Kuliah Kerja Nyata (KKN) terhadap kesejahteraan mental mahasiswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengamatan dan kuesioner kepada 23 mahasiswa peserta KKN di Desa Mekarbuana. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam aspek emosi dan psikologis mahasiswa, di mana perasaan khawatir, cemas, dan gugup sebelum kegiatan bergeser menjadi lebih percaya diri, antusias, dan bersemangat setelah kegiatan. Sebanyak 100% responden melaporkan adanya perubahan pola pikir dan 95,65% menyatakan pengalaman tertentu yang memengaruhi perasaan mereka, baik positif maupun penuh tekanan. Selain itu, keterlibatan dalam program kerja, interaksi sosial antaranggota maupun dengan masyarakat, serta sikap kepemimpinan yang ditunjukkan memperkuat peran mahasiswa sebagai individu yang adaptif dan resilien. Temuan ini menegaskan bahwa KKN berkontribusi bukan hanya pada pengabdian masyarakat, tetapi juga pada penguatan mental, pembentukan karakter, dan peningkatan kesadaran sosial mahasiswa.