Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

STUDI TENTANG MIGRAN DI DESA BERIULOU SIPORA SELATAN KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI Arlin, Arlin; Rianto, Slamet; U, Iswandi.
Pendidikan Geografi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi
Publisher : STKIP PGRI Sumbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Migran di Desa Beriulou Sipora Selatan  Kabupaten Kepulauan Mentawai dilihat dari: (1) Tingkat pendapatan, (2) Kondisi pemukiman, (3) Tingkat pendidikan dan ( 4) Kondisi kesehatan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kepala keluarga yang migrasi di Desa Beriulou Kecamatan Sipora Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Berdasarkan data terakhir jumlah penduduknya 1.026 jiwa dengan kepala 266 KK. Sampel penelitian diambil dengan proporsional random sampling dengan proforsi 15% sehingga sampel berjumlah 70 KK. Teknik pengumpulan data melalui angket atau instrument. Teknik analisis data menggunakan analisis dengan rumus persentase. Hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) Tingkat pendapatan umumnya < Rp50.000/ hari, untuk membeli kebutuhan sehari-hari dan kurang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sandang/pakaian keluarga, jumlah anggota keluarga yang memiliki pendapatan hanya 1 orang. (2) Kondisi pemukiman umumnya memiliki rumah kayu, ventilasi mencukupi, atap kebanyakan dari seng, menggunakan penerangan lampu dinding pada malam hari, dan memiliki kamar rata-rata 2 buah. (3) Tingkat pendidikan Migran umumnya tidak tamat SD, kurang mampu memenuhi pendidikan keluarga dan tidak memiliki pendidikan non formal. Tetapi sikap masyarakat terhadap pendidikan anak sangat baik dan anak yang sedang menempuh pendidikan umumnya 1 orang. (4) Kondisi kesehatan mengalami sakit ringan seperti flu, pilek dan demam. Rata-rata anggota keluarga yang sakit sebanyak 1 orang, dan tidak pernah kambuh. Tempat berobat umumnya ke Puskesmas dengan jarak 1-2 km dari rumah. 
FAKTOR YANG YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPEMILIKAN JAMBAN DI DESA TA,ANIUGE KECAMATAN TOMINI KABUPATEN PARIGI MOUTONG Arlin, Arlin; Sudirman, Sudirman; Afni, Nur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.639 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.362

Abstract

Pembangunan kesehatan bertujuan meningkatan kesadaran, kemauan dan kemamapuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setingi-tingginya, kesehatan merupakan fenomena sosial, pelayanan kesehatan bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan tetapi juga dipengaruhi oleh faktor prilaku dan lingkungan, salah satu faktor lingkungan adalah kebiasaan masyarkat yang masih buang air besar sembarangan (BABS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pengetahuan msyarakat, ketersedian air, kepemilikan lahan, pendapatan masyarakat dan peran petugas kesehatan terhadap kepemilikan jamban di Desa Ta,aniuge Kecamatan Tomini Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada 75 responden dari 299 KK yang ada didesa Ta’aniuge Kecamatan Tomini Kabupaten Parigi Moutong. Hasil Penelitian yang dilakukan ada hubungan antara pengetahuan (P-value) 0,000 (P<0,05). Ada hubungan antara ketersediaan air (P = 0,000 (P < 0,05) Ada hubungan antara pendapatan masyarakat P=0,001 (P<0,05). Ada Hubungan kepemilikan lahan (P-value) 0,0012 (P<0,05). Ada Hubungan peran petugas P=0,001 (P<0,05) dengan kepemilikan jamban di Desa Ta,aniuge Kecamatan Tomini Kabupaten Parigi Moutong. Disarankan Kepada Pihak terkait terutama pemerintah desa Ta,aniuge agar menganggarkan dari dana desa untuk pembangunan jamban sederhana bagi masyarakat berpendapatan rendah,pihak puskesmas bekerja sama dengan pemerintah desa melakukan pemicuan CLTS dan melakukan pelatihan kader kesehatan lingkungan.
PENGARUH ARUS PENGELASAN SMAW TERHADAP KEKUATAN BENDING PERMUKAAN (FACE BEND) LAS DAN KEKERASAN PADA BAJA KOMERSIL Arlin, Arlin; Sirajuddin, Awal Syahrani; Asmara, Anjar
Jurnal MEKANIKAL Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Mekanikal Juli 2019
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.21 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan bending dan kekerasan pada hasil pengelasan SMAW dengan elektroda E6013 diameter 2.6 mm dan metode bending permukaan las cara longitudinal. Penelitian ini dilaksanakan pada Laboratorium Uji Bahan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Tadulako.Hasil pengujian kekuatan bending didapatkan nilai kekuatan bending pada arus 80 A mempunyai nilai tertinggi adalah 2,9491 MPa dan terendah pada arus 50 A adalah 2,2619 MPa. Nilai rata-rata kekerasan tertinggi terdapat pada arus 50 A sebesar 188,09 Kg/mm² dan terendah pada arus 80 A adalah 167,86 Kg/mm²  yang terletak pada daerah logam las. Hasil pengujian struktur mikro menunjukkan bahwa struktur butir yang rapi dan rapat serta mempunyai kandungan perlit dan ferit terdapat pada daerah lasan dengan arus 80 A. Kata kunci : Pengelasan SMAW, Bending, Kekerasan, Baja Komersil. 
EDUCATION AND THE INFLUENCE OF IDEOLOGY IN SOCIETY (EXAMINING MAX HORKHEIMER'S THEORY OF EDUCATION IN THE CONTEMPORARY SOCIAL CONTEXT) Loppies, Imelda Jaqualine; Arlin, Arlin; Syamsul, Syamsul
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 20 No 1 (2025): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v20i1.466

Abstract

Education and the influence of ideology in society, according to Max Horkheimer, suggest that education is always linked to broader social structures, where schools and other educational institutions tend to reinforce the dominant ideology—often associated with capitalism and power relations in society. It also explains how dominant ideologies (such as capitalism, patriarchy, or racialism) are institutionalized within social institutions, including education. In the context of education, this means that curricula, teaching methods, and the structure of educational institutions tend to uphold values and ideologies that support the interests of the ruling class, rather than offering more critical or alternative perspectives. The objective of this research is to examine education and the influence of ideology through Max Horkheimer's theory. This study employs a qualitative literature review approach. The author emphasizes an analysis based on qualitative literature research, focusing particularly on Max Horkheimer's theories. The research findings include: The Application of Max Horkheimer's Theory in Understanding the Influence of Ideology in Education, Education from Horkheimer's Perspective, The Influence of Ideology in Contemporary Education, and Horkheimer's Theory in the Context of Contemporary Society.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pbl pada Mata Pelajaran Agribisnis Tanaman Pangan Dan Palawija di SMK Negeri 1 Sojol Kab. Donggala Sulawesi Tengah Arlin, Arlin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 2 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik yang dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus hingga 7 Oktober 2021. Tempat pelaksanaannya ialah di SMK Negeri 1 Sojol, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan menggunakan Model Project Based Learning untuk mata pelajaran Agribisnis Tanaman Pangan dan Palawija Kelas XI Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH). Simpulan dari hasil yang didapatkan dari ketiga siklus pembelajaran adalah sebagai berikut : Berdasarkan data yang didapat disimpulkan bahwa ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 54,5% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 12 siswa. Dalam pelaksanaan siklus I belum mencapai kriteria ketuntasan sehingga dilanjutkan pada siklus II dengan persentase hasil belajar siswa mencapai 68,2% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 15 siswa, kemudian dilanjutkan ke siklus III dengan hasil belajar mencapai 86,4% dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 19 siswa.
SYEKH MAHFUDZ TARMASI Haerul Iman; Aldy Ansyah; Arlin Arlin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Syekh Mahfudz al-Tarmasi merupakan salah satu ulama besar Nusantara yang memiliki kontribusi signifikan dalam pengembangan keilmuan Islam, khususnya dalam bidang hadis dan sanad keilmuan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji biografi intelektual Syekh Mahfudz al-Tarmasi, metodologi keilmuannya, karya-karyanya, serta pengaruh dan relevansi pemikirannya dalam tradisi keilmuan Islam Nusantara hingga era kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis dan studi pustaka, dengan sumber data utama berupa karya-karya Syekh Mahfudz al-Tarmasi, biografi ulama, serta literatur pendukung yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Syekh Mahfudz al-Tarmasi memiliki posisi strategis sebagai penghubung sanad keilmuan antara ulama Timur Tengah dan Nusantara. Kontribusinya tidak hanya terbatas pada transmisi hadis, tetapi juga pada penguatan tradisi keilmuan pesantren melalui metode pengajaran yang berbasis sanad, ketelitian ilmiah, dan adab keilmuan. Pemikiran serta warisan intelektual Syekh Mahfudz al-Tarmasi tetap relevan dalam menjawab tantangan studi Islam kontemporer, khususnya dalam menjaga otoritas dan integritas keilmuan Islam.
PENCIPTAAN MANUSIA DALAM ALQUR’AN Haerul Iman; Aldy Ansyah; Arlin Arlin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penciptaan manusia merupakan salah satu tema penting dalam Al-Qur’an yang mengandung makna teologis, filosofis, dan moral yang mendalam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep penciptaan manusia dalam Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir tematik (tafsir maudhu‘i). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Sumber data primer berasal dari ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas penciptaan manusia, sedangkan sumber data sekunder meliputi kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporer serta literatur pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an menjelaskan penciptaan manusia melalui beberapa tahapan, yaitu penciptaan dari unsur tanah, peniupan ruh pada diri Nabi Adam, serta proses biologis manusia dalam rahim. Selain itu, Al-Qur’an juga menegaskan bahwa tujuan utama penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah SWT dan menjalankan tugas sebagai khalifah di bumi. Dengan demikian, penciptaan manusia dalam perspektif Al-Qur’an tidak hanya dipahami secara biologis, tetapi juga mencakup dimensi spiritual, moral, dan tanggung jawab kemanusiaan.
TAFSIR AYAT TENTANG TUJUAN BERNEGARA Haerul Iman; Aldy Ansyah; Arlin Arlin
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tafsir ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan tujuan bernegara dalam perspektif Islam dan relevansinya dengan konsep ketatanegaraan modern. Negara dipahami sebagai organisasi tertinggi yang lahir dari kebutuhan manusia akan keteraturan, keamanan, keadilan, dan kesejahteraan. Islam tidak menetapkan bentuk negara tertentu, tetapi memberikan prinsip-prinsip normatif yang harus menjadi dasar penyelenggaraan kekuasaan, seperti keadilan, amanah, kemaslahatan, dan tanggung jawab moral. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif serta analisis normatif terhadap sumber-sumber primer dan sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa tujuan bernegara menurut perspektif Islam mencakup menjaga ketertiban dan keamanan, menegakkan keadilan, mewujudkan kesejahteraan umum, serta membangun tatanan sosial yang beretika dan bermoral. Prinsip-prinsip tersebut sejalan dengan tujuan negara dalam sistem ketatanegaraan modern, sehingga menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam bersifat universal dan relevan dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemahaman konseptual mengenai tujuan bernegara yang berorientasi pada kemaslahatan dan kesejahteraan rakyat.