Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Unnes Political Science Journal

Implementasi Program Desa Online melalui Sistem Informasi Desa Online Kendal Terintegrasi (Si Dokar) di Tiga Desa Kabupaten Kendal Lestari, Nurul Alam; Arumsari, Nugraheni
Unnes Political Science Journal Vol 5 No 1 (2021): January
Publisher : Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program desa online melalui Sistem Informasi Desa Online Kendal Terintegrasi (SI DOKAR) merupakan sebuah kebijakan publik sebagai upaya memberikan kemudahan bagi Pemerintah Desa dan akses informasi kepada masyarakat. Pemerintah Desa sebagai pelaksana diharapkan dapat mengimplementasikan program tersebut secara efektif dan optimal. Untuk melihat realitas implementasi, peneliti mengambil study di tiga desa Kabupaten Kendal yaitu: 1) Desa Kumpulrejo, Desa Cepiring, 3) Desa Karanganyar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi program desa online melalui Sistem Informasi Desa Online Kendal Terintegrasi (SI DOKAR) di tiga Desa Kabupaten Kendal, serta faktor penghambatnya.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Terdapat dua sumber data yaitu primer dan sekunder. Uji keabsahan menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Implementasi program desa online melalui Sistem Informasi Desa Online Kendal Terintegrasi (SI DOKAR) di tiga Desa Kabupaten Kendal dilaksanakan melalui tiga tahap implementasi yaitu: a) persiapan, b) implementasi, c) monitoring. Faktor penghambat meliputi: a) permasalahan jaringan internet, b) kurangnya sumber daya manusia, c) pembagian kerja yang belum merata. The online village program through the Integrated Kendal Online Village Information System (SI DOKAR) is a public policy in an effort to provide convenience for the Village Government and access to information to the community. The village government as the implementer is expected to implement the program effectively and optimally. To see the reality of the implementation, researchers took a study in three kendal villages, namely: 1) Kumpulrejo Village, Cepiring Village, 3) Karanganyar Village. The purpose of this research is to find out the implementation of online village programs through the Integrated Kendal Online Village Information System (SI DOKAR) in three Kendal Regency Villages, as well as the inhibition factors. This research uses qualitative research method. Data collection techniques used: interviews, observations, and documentation. There are two data sources, primary and secondary. Test validity using triangulation techniques. Data analysis techniques used are interactive models through data collection, data reduction, data presentation, and inference. Research results: 1) implementation of online village programs through the Integrated Kendal Online Village Information System (SI DOKAR) in three Kendal Regency Villages is carried out through three stages of implementation, namely: a) preparation, b) implementation, c) monitoring, 2) inhibitory factors including: a) internet network problems, b) lack of human resources, c) uneven division of work.
Implementasi Program Desa Online melalui Sistem Informasi Desa Online Kendal Terintegrasi (Si Dokar) di Tiga Desa Kabupaten Kendal Lestari, Nurul Alam; Arumsari, Nugraheni
Unnes Political Science Journal Vol 5 No 1 (2021): January
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upsj.v5i1.44551

Abstract

Program desa online melalui Sistem Informasi Desa Online Kendal Terintegrasi (SI DOKAR) merupakan sebuah kebijakan publik sebagai upaya memberikan kemudahan bagi Pemerintah Desa dan akses informasi kepada masyarakat. Pemerintah Desa sebagai pelaksana diharapkan dapat mengimplementasikan program tersebut secara efektif dan optimal. Untuk melihat realitas implementasi, peneliti mengambil study di tiga desa Kabupaten Kendal yaitu: 1) Desa Kumpulrejo, Desa Cepiring, 3) Desa Karanganyar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi program desa online melalui Sistem Informasi Desa Online Kendal Terintegrasi (SI DOKAR) di tiga Desa Kabupaten Kendal, serta faktor penghambatnya.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Terdapat dua sumber data yaitu primer dan sekunder. Uji keabsahan menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Implementasi program desa online melalui Sistem Informasi Desa Online Kendal Terintegrasi (SI DOKAR) di tiga Desa Kabupaten Kendal dilaksanakan melalui tiga tahap implementasi yaitu: a) persiapan, b) implementasi, c) monitoring. Faktor penghambat meliputi: a) permasalahan jaringan internet, b) kurangnya sumber daya manusia, c) pembagian kerja yang belum merata. The online village program through the Integrated Kendal Online Village Information System (SI DOKAR) is a public policy in an effort to provide convenience for the Village Government and access to information to the community. The village government as the implementer is expected to implement the program effectively and optimally. To see the reality of the implementation, researchers took a study in three kendal villages, namely: 1) Kumpulrejo Village, Cepiring Village, 3) Karanganyar Village. The purpose of this research is to find out the implementation of online village programs through the Integrated Kendal Online Village Information System (SI DOKAR) in three Kendal Regency Villages, as well as the inhibition factors. This research uses qualitative research method. Data collection techniques used: interviews, observations, and documentation. There are two data sources, primary and secondary. Test validity using triangulation techniques. Data analysis techniques used are interactive models through data collection, data reduction, data presentation, and inference. Research results: 1) implementation of online village programs through the Integrated Kendal Online Village Information System (SI DOKAR) in three Kendal Regency Villages is carried out through three stages of implementation, namely: a) preparation, b) implementation, c) monitoring, 2) inhibitory factors including: a) internet network problems, b) lack of human resources, c) uneven division of work.
Implementasi Kebijakan Pelayanan Publik Berbasis Electronical Government melalui Aplikasi Blakasuta di Tiga Kantor Kecamatan Kabupaten Brebes Ilman, Ahmad Azis Nur; Arumsari, Nugraheni
Unnes Political Science Journal Vol 5 No 2 (2021): July
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/upsj.v5i2.50318

Abstract

Dindukcapil Kabupaten Brebes membuat Aplikasi Blakasuta sejak tahun 2018 Hingga sekarang ini seluruh Kantor Kecamatan di Kabupaten Brebes sudah menjalankan aplikasi tersebut, namun dalam penelitian ini objek yang menjadi kajiannya ialah Kantor Kecamatan Brebes, Kantor Kecamatan Jatibarang dan Kantor Kecamatan Songgom. Pada masa pandemi covid-19 instansi pemerintah harus lebih memanfaatkan teknologi informasi sehingga pelayanan berkonsep e-government harus lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pelayanan publik berbasis electronical government yaitu aplikasi Blakasuta di Kabupaten Brebes, dan faktor yang menjadi penghambat dalam pelaksanakan aplikasi tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara wawancara secara langsung, observasi di lapangan dan dokumentasi. Terdapat dua sumber yakni sumber data primer dan sumber data sekunder. Uji keabsahan yakni melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Dari hasil penelitian yang telah dijabarkan, sesuai dengan konsep George Edward III mengenai variabel keberhasilan implementasi aplikasi Blakasuta yang meliputi (1) Komunikasi, Komunikasi yang terjadi berupa komunikasi internal dan komunikasi eksternal: (2) Sumber daya Sumber daya dalam implementasi kebijakan yaitu sumber daya manusia, sumber daya infrastruktur dan sumber daya finansial (3) Disposisi pelaksanaan implementasi kebijakan aplikasi Blakasuta dapat dinilai komitmen dari Dindukcapil Kabupaten dan (4) Struktur Birokrasi, dalam pelaksanaan aplikasi Blakasuta diatur dalam Peraturan Kepala Dinas. Saran peneliti ditengah pandemi covid-19 penggunaan pelayanan online harus dilakukan, oleh karena itu Dindukcapil Kabupaten Brebes hendaknya memaksimalkan sosialisasi aplikasi Blakasuta dan membuat wifi corner serta menyediakan hardware di lingkungan Kantor Kecamatan untuk masyarakat agar mempermudah penggunaan aplikasi Blakasuta.