Putri, Rizka Cahyaning Arifin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Huishoudschool: Pendidikan dan Pembentukan Citra Perempuan Ideal di Perkotaan Jawa Akhir Masa Pemerintah Kolonial Belanda Pratiwi, Ardela Iga; Wijayati, Putri Agus; Putri, Rizka Cahyaning Arifin
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 8, No 2 (2025): on progress
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/historia.v8i2.88203

Abstract

Dalam historiografi perempuan Indonesia, penulisan sejarah pendidikan perempuan di Indonesia masih didominasi pada pembahasan pendidikan formal perempuan dalam sistem sekolah umum, sedangkan kajian pendidikan keterampilan domestik masih cukup minim. Tulisan ini bertujuan mendiskusikan tentang Huishoudschool di perkotaan Jawa dalam periode akhir masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Kajian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Huishoudschool merupakan salah satu sekolah khusus perempuan yang kurikulumnya terdiri atas pelajaran-pelajaran ilmu keterampilan rumah tangga (domestik), seperti memasak, mencuci pakaian, menjahit, menyetrika, mengasuh anak, gizi dan kesehatan, dan lainnya. Lama masa pendidikannya sekitar dua sampai tiga tahun. Tradisi dan gagasan kolonial telah membentuk bagaimana perempuan ideal, yaitu terampil mengerjakan urusan domestik, melayani suami, mengasuh serta mendidik anak. Hal tersebut berimplikasi membuat Huishoudschool menjadi sekolah yang diminati karena dianggap sesuai dengan kodrat dan tugas perempuan. Oleh karena itu, Huishoudschool berperan tidak hanya sebagai wadah pendidikan khusus perempuan, tetapi juga berkontribusi membentuk citra perempuan ideal.
Contextualizing Digital Pedagogy: A Virtual Public History Model for Peace and Reconciliation Education in Central Java, Indonesia Bain, Bain; Utami, Carolina Santi Muji; Putri, Rizka Cahyaning Arifin
Indonesian Journal of History Education Vol. 10 No. 2 (2025): Digital History Pedagogy (In Press)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijhe.v10.i2.39219

Abstract

This study develops and evaluates a Virtual Public History model for peace education among Central Java high school students. Using Research and Development with the ADDIE model, local narratives of conflict and reconciliation were integrated into an interactive digital platform. Expert validation and limited trials with 25 students revealed a critical paradox: high pedagogical relevance and cultural sensitivity contrasted sharply with infrastructural constraints and low technical feasibility. Findings demonstrate strong demand for contextually resonant peace-oriented content while highlighting persistent digital divides. Contributing to discourse on History Education as Social and Reconciliatory Practice, the study proposes an "offline-first" hybrid implementation strategy. It offers nuanced critique of globally circulating digital pedagogy models, emphasizing necessary adaptation of technological innovations to local socio-material realities in post-colonial societies for sustainable educational impact.