Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penanaman Mangrove di Pulau Tunda Provinsi Banten Untuk Pengembangan Potensi Berkelanjutan Anzani, Luthfi; Lestari, Della Ayu; Ahmad, Kiffah Kayyisah; Putri, Kiran Aulia; Rahardjo, Cakra; Apriansyah, Muhamad Renaldi
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.1025

Abstract

Mangrove merupakan ekosistem penting dalam sebuah pesisir dan wilayah kepulauan. Ekosistem mangrove ini memberikan dampak langsung kepada masyarakat sekitar. Di pulau yang memiliki tingkat pasang-surut yang tinggi tentunya memiliki dan menjaga ekosistem mangrove dengan benar menjadikan ekosistem mangrove sebagai pelindung daratan dan gelombang laut yang besar. Pulau Tunda merupakan salah satu pulau di Kabupaten Serang yang memiliki banyak ekosistem mangrove. Tetapi masih terdapat beberapa tempat yang memiliki nilai kerapatan hutan mangrove yang kecil. Pada pengabdian kepada masyarakat ini memiliki kegiatan yaitu menanam mangrove bersama warga sekitar pulau Tunda. Kegiatan tersebut bertempat di titik yang memiliki nilai kerapatan mangrove yang kecil dan berbatasan langsung dengan lingkungan masyarakat sekitar. Diharapkan penanaman mangrove ini membantu untuk mengatasi degradasi kawasan hutan mangrove yang kemudian berdampak langsung kepada masyarakat sekitar.
KLASIFIKASI DATA MINING DALAM MENGANALISIS DATA PERUBAHAN LAHAN MANGROVE DI PESISIR MUARA GEMBONG Putri, Kiran Aulia; Rahma, Aulia Claudia; Roskha, Piona
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies) Vol 2, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppk.v2i2.90841

Abstract

Ekosistem hutan mangrove merupakan ekosistem yang tumbuh dipengaruhi oleh pasang-surut air laut, ekosistem ini tumbuh di daerah batas pasang-surutnya air, tepatnya pada daerah pantai dan sekitar muara sungai. Kawasan hutan mangrove yang berada di Kecamatan Muara Gembong termasuk salah satu kategori kawasan hutan lindung yang telah ditetapkan pada SK Nomor 92/UM/54 Tahun 1954 oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia dan memiliki tingkat relatif mangrove yang cukup baik. Namun, di beberapa kawasan hutan mangrove di Kecamatan Muara Gembong memiliki tingkat ancaman degradasi yang relatif tinggi, dan terus mengalami perubahan berupa penambahan dan pengurangan luasan, serta mengenai data informasi terbaru perubahan lahan hutan mangrove di Muara Gembong tidak ada. Metode penelitian yang digunakan pada jurnal ini adalah penggunaan metode penginderaan jauh (Remote Sensing) dengan mengolah citra satelit landsat 8/ETM+ dengan membandingkan hasil citra kawasan hutan mangrove Muara Gembong pada tahun 1990, 2007, 2009, 2014, 2019 maupun 2021, dan penggunaan teknik klasifikasi data mining yang dapatĀ  menghasilkan informasi serta pola-pola tertentu untuk memudahkan dalam pengambilan keputusan perubahan luas hutan mangrove di Muara Gembong. Sehingga tujuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi sebaran dan kerapatan ekosistem mangrove bagi Pemerintah Daerah dan stakeholder terkait maupun bagi kalangan akademisi dan masyarakat, serta dapat dijadikan sebagai dasar atau pegangan dalam pengambilan kebijakan, terutama yang berhubungan dengan pengelolaan dan pengembangan kegiatan di wilayah pesisir pantai.
PERANCANGAN ARSITEKTUR ENTERPRISE PADA DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI BANTEN MENGGUNAKAN KERANGKA ZACHMAN Ariawan, Ishak; Malik, Abdul; Wilujeung, Alya; Ahmad, Kiffah; Putri, Kiran Aulia
Jurnal Pendidikan Perikanan Kelautan (Journal of Fisheries and Maritime Studies) Vol 3, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppk.v3i1.90807

Abstract

Indonesia consists of many provinces, one of which is Banten Province with abundant natural resources, one of which is in the field of fisheries and marine affairs. By having a fairly wide sea area, Banten's potential, especially in the field of fisheries and marine affairs, must be explored. In exploring this potential, of course, the Banten Province Marine and Fisheries Service, which of course manages marine resources, must intervene for the progress of the Banten Province itself. For this reason, EA is needed to design an information system that runs at the Banten Provincial Maritime and Fisheries Service to assist in proposing systematic steps in making the information system planning process and producing an enterprise architecture that can be used as direction, control, and reference for information system development. Ministry of Maritime Affairs and Fisheries in the future. By proposing Enterprise Architecture, with Zachman as the chosen framework, it certainly has advantages at the comprehensive planning stage, which excels in terms of structure, classification, and documentation related to the management and development of enterprise systems. In the planning process of developing an information system for the Department of Maritime Affairs and Fisheries of Banten Province, it is necessary to have conformity with the needs and an integrated business strategy.