Latar belakang: Keselamatan dan kesehatan kerja yakni pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan integritas baik pekerja manual maupun mental. Kesehatan dan keselamatan kerja mengharapkan mereka yang terlibat untuk bekerja dengan aman dan nyaman. Sebuah tempat kerja dikatakan aman jika apa pun yang dilakukan pekerja, risiko terkait dapat dihindari. Penggunaan APD seperti helm, sepatu safety, kacamata las, masker, sarung tangan, sabuk pengaman dan celemek melindungi pekerja dari bahaya dan cedera akibat kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan penggunaan APD di PT. Bima Trisakti Banjarmasin. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan jenis penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan total sampling sebanyak 60 orang pekerja lapangan yang memenuhi persyaratan sebagai responden. Hasil: Penelitian secara univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden patuh terhadap penggunaan APD yaitu sebanyak 50 responden (83,3%), pengetahuan responden sebagian besar baik 57 responden (95,0%) dan sikap responden positif sebesar 49 responden (81,7%). Hasil penelitian bivariat menggunakan uji chi-square didapatkan adanya hubungan pengetahuan (p-value=0,004) dan sikap (p-value=0,013) terhadap kepatuhan penggunaan APD di PT. Bima Trisakti Kota Banjarmasin. Saran: Menerapkan kembali penekanan yang lebih besar pada SOP pekerja dan ketidakpatuhan dalam menggunakan APD saat bekerja atau memasuki area kerja, disarankan agar pekerja diberi sanksi bagi yang tidak patuh untuk mencegah kecelakaan terhadap pekerja.