Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH HARGA, CITRA MEREK, DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MIE INSTAN PADA MAHASISWA AKTIF S1 AKUNTANSI UNIVERSITAS SYIAH KUALA Fachhruddin, Rudy; Erlangga, Satria; mahdi, sayed
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi Vol 6, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Accounting Departement Economics and Business Faculty Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of price, brand image and product quality on purchasing decisions of instant noodles on active undergraduate students of accounting at Syiah Kuala University by understanding how to make decisions. The research respondents were 85 people, namely active undergraduate accounting students at Syiah Kuala University. Data collection was carried out by distributing questionnaires directly to respondents in June to July 2021. This study used a simple random sampling method where the sample was taken randomly. The analytical method used is multiple linear regression with SPSS version 25 application. The results of the study prove that brand image and product quality have a significant positive effect on purchasing decisions for instant noodles in active undergraduate accounting students at Syiah Kuala University. Price has no effect on purchasing decisions for instant noodles for active undergraduate accounting students at Syiah Kuala University.
Sosialisasi dan Edukasi Bahaya Pernikahan Dini bagi Remaja Desa Pamongan Kediri BAITY, ANGGI; Setiawan, Dony; Nur Cahyo, Moch. Hussein; Illiyin, Darul Fikri Sabilul; Erlangga, Satria; Rahman, Moh Fathur; Muyasaroh, Azkiya; Musafa; Anggraini, Eva Fitri; Nurrahmatul, Imelda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.26942

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi persoalan serius di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan, meskipun batas usia minimal perkawinan telah ditetapkan 19 tahun. Fenomena ini menimbulkan dampak negatif pada kesehatan, psikologis, sosial, dan ekonomi remaja serta berkontribusi terhadap keberlanjutan siklus kemiskinan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai bahaya pernikahan dini sekaligus memotivasi remaja untuk melanjutkan pendidikan melalui berbagai program beasiswa. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD), dengan pelaksanaan di Balai Desa Pamongan, Kediri, melibatkan remaja berusia 13–16 tahun. Materi sosialisasi mencakup dampak pernikahan dini, peran keluarga, kegiatan positif, motivasi pendidikan, serta informasi beasiswa pendidikan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, perubahan sikap, dan munculnya motivasi menunda pernikahan. Peserta memberikan respon positif melalui partisipasi aktif dalam diskusi, meskipun masih terdapat tantangan berupa rendahnya rasa percaya diri dan keterbatasan dukungan keluarga. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan guna menekan angka pernikahan dini sekaligus meningkatkan partisipasi remaja dalam pendidikan tinggi.