p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BIOPROSPEK
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MINI REVIEW: PENGARUH VARIASI GULA DAN WAKTU FERMENTASI DALAM OPTIMALISASI PROSES FERMENTASI KOMBUCHA Florenika, Natasha; Natasha; Nurul Ilmi, Annisa; Sri Pujiyanti, Aloysia
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 17 No 2 (2025): BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/5yez5565

Abstract

Fermentasi kombucha melibatkan aktivitas kultur simbiotik bakteri dan ragi (SCOBY) yang dipengaruhi oleh konsentrasi gula dan waktu fermentasi sebagai parameter utama penentu kualitas minuman. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi konsentrasi gula dan lama fermentasi terhadap aktivitas antioksidan kombucha berdasarkan studi literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel penelitian dan review ilmiah yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir melalui basis data PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan hasil-hasil penelitian terkait konsentrasi gula, waktu fermentasi, dan aktivitas antioksidan. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan kombucha meningkat pada fase awal hingga pertengahan fermentasi dan mencapai nilai optimal pada hari ke-6 hingga ke-10, kemudian menurun pada fermentasi yang lebih lama. Konsentrasi gula optimal berada pada kisaran 7–10% (b/v) atau setara dengan 50–70 g/L, yang mendukung pertumbuhan mikroba dan pembentukan senyawa bioaktif secara maksimal. Konsentrasi gula yang terlalu rendah menghambat fermentasi, sedangkan konsentrasi yang terlalu tinggi dapat menyebabkan stres osmotik pada mikroba. Kesimpulannya, pengendalian konsentrasi gula dan waktu fermentasi yang tepat merupakan faktor kunci dalam optimalisasi produksi kombucha sebagai minuman fungsional dengan aktivitas antioksidan tinggi.
AKTIVITAS HIPOKOLESTEROLEMIK MINUMAN PROBIOTIK PRODUK DAIRY DAN NON-DAIRY: TINJAUAN KOMPARATIF IN VITRO DAN IN VIVO Ilmi, Annisa Nurul; Pujiyanti, Aloysia Sri; Florenika, Natasha; Savitri, Ni Luh Eka
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 18 No 1 (2026): BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/71ymke31

Abstract

Kajian ini bertujuan menganalisis secara naratif potensi hipokolesterolemik minuman probiotik dairy dan non-dairy berdasarkan bukti in vitro, in vivo, dan klinis, dengan menempatkan matriks minuman sebagai fokus utama perbandingan. Literatur ditelusuri dari artikel penelitian primer dan artikel pendukung yang relevan, kemudian disintesis secara komparatif berdasarkan jenis substrat, mikroorganisme, mekanisme biologis, luaran profil lipid, serta konsistensi temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa minuman probiotik dairy (dairy), seperti yogurt, kefir, dan dadih, memiliki dukungan bukti yang relatif lebih kuat melalui mekanisme aktivitas bile salt hydrolase (BSH), peningkatan ekskresi asam empedu, asimilasi kolesterol, dan pengikatan kolesterol oleh sel bakteri. Sementara itu, minuman probiotik non-dairy (non-dairy), seperti susu kedelai fermentasi, kombucha, jus buah probiotik, dan water kefir, menawarkan keunggulan komposisi karena bebas kolesterol, bebas laktosa, serta mengandung fitokimia yang dapat memperkuat aktivitas metabolik probiotik, meskipun bukti klinisnya masih terbatas. Kajian ini menyimpulkan bahwa efek hipokolesterolemik minuman probiotik merupakan hasil interaksi antara strain, substrat, komponen bioaktif matriks, dan respons metabolik inang. Penelitian selanjutnya disarankan mengutamakan uji klinis terkontrol dengan formulasi produk, dosis probiotik, durasi intervensi, dan biomarker lipid yang terstandar. Kontribusi artikel ini adalah memperjelas pentingnya pendekatan berbasis matriks dalam pengembangan minuman probiotik anti-kolesterol.