Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Pengembangan Kepemimpinan Pendidikan Global Berbasis Budaya: Tantangan dan Solusi Fatimah, Mutiara; Rawati, Rawati; Martha, Alfroki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kepemimpinan pendidikan global berbasis budaya merupakan upaya strategis untuk menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan kompetitif di era globalisasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi, tantangan, dan solusi dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dan global ke dalam praktik kepemimpinan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, menggabungkan studi literatur dan analisis studi kasus pada institusi pendidikan multikultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya lokal, seperti musyawarah, solidaritas, dan keadilan, memberikan landasan moral yang kuat bagi pengambilan keputusan berbasis komunitas. Sementara itu, nilai-nilai global, seperti inklusi, keberlanjutan, dan inovasi, menjadi elemen penting untuk menghadapi tantangan globalisasi. Strategi seperti pendidikan multikultural, pelatihan lintas budaya, dan penguatan kepemimpinan transformasional terbukti efektif dalam mendukung integrasi nilai-nilai tersebut. Namun, tantangan seperti resistensi terhadap perubahan, konflik budaya, dan keterbatasan sumber daya perlu diatasi dengan solusi inovatif, seperti pemanfaatan teknologi dan kolaborasi lintas budaya. Pengembangan kepemimpinan berbasis budaya adalah kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan harmonis. Dengan pendekatan yang tepat, pemimpin pendidikan dapat mempertahankan nilai-nilai lokal sambil mempersiapkan peserta didik untuk bersaing secara global.
Kajian Literatur Kualitatif tentang Peranan Bakat dalam Mempengaruhi Proses Belajar Amalia, Resna; Hidayat, Hafiz; Rawati, Rawati; Putra, Rode; Fatimah, Mutiara; Dewi, Tismega
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.28244

Abstract

Kajian literatur kualitatif ini mengkaji peranan bakat dalam mempengaruhi proses belajar siswa. Bakat dipahami sebagai potensi bawaan yang apabila dikembangkan dengan stimulan dan lingkungan belajar yang tepat dapat meningkatkan prestasi akademik, motivasi, serta kreativitas siswa. Studi ini menelaah berbagai literatur dari buku dan jurnal terkini yang membahas hubungan antara bakat dan proses pembelajaran, serta tantangan dan strategi dalam pengelolaannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan bakat yang efektif membutuhkan pendekatan pembelajaran yang adaptif dan personalisasi sehingga dapat memenuhi kebutuhan individual siswa. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator pengembangan bakat sangat krusial, terutama dalam menerapkan metode diferensiasi yang sesuai dengan keunikan tiap siswa. Meskipun demikian, sistem pendidikan konvensional masih menghadapi kendala dalam memberikan ruang pengembangan bakat yang optimal bagi semua siswa. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan guru, kebijakan pendidikan yang mendukung, serta penelitian empiris lanjutan untuk memperkuat implementasi strategi pengembangan bakat. Kajian ini memberikan perspektif penting bagi pendidik, peneliti, dan pembuat kebijakan dalam upaya meningkatkan kualitas proses belajar melalui pemanfaatan potensi bakat siswa secara optimal.
Kontribusi Kepala Sekolah dalam Penerapan PAIKEM sebagai Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah: Studi Literatur Amalia, Resna; Rawati, Rawati; Putra, Rode; Fatimah, Mutiara; Dewi, Tismega; Jendriadi, Jendriadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.28714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi kepala sekolah dalam penerapan PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan) sebagai bagian dari implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di tingkat sekolah dasar melalui studi literatur. Kepala sekolah memegang peranan sentral sebagai pemimpin pedagogis dan manajerial yang mengarahkan, memfasilitasi, serta mengorganisasi proses pembelajaran yang inovatif dan efektif. Studi ini mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi kepala sekolah, seperti resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, dan tekanan administratif, yang dapat menghambat pelaksanaan PAIKEM. Selain itu, penelitian ini juga membahas strategi yang dapat diterapkan oleh kepala sekolah untuk mengoptimalkan penerapan PAIKEM, termasuk pengembangan kompetensi guru, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta penguatan komunikasi dan kemitraan dengan pemangku kepentingan. Kontribusi kepemimpinan kepala sekolah terbukti signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penerapan PAIKEM, terutama dengan gaya kepemimpinan transformasional yang mampu memotivasi dan menginspirasi guru. Faktor-faktor seperti dukungan sumber daya, partisipasi masyarakat, dan kebijakan yang mendukung otonomi sekolah juga menjadi penentu efektivitas peran kepala sekolah. Hasil kajian ini memberikan rekomendasi penting bagi pengembangan kapasitas kepala sekolah dan kebijakan pendidikan yang mendukung inovasi pembelajaran berbasis sekolah. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa peran kepala sekolah sangat krusial dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan melalui PAIKEM dalam kerangka Manajemen Berbasis Sekolah.
SUPERVISI BERBASIS KOLABORATIF SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN Hariadi, Hariadi; Akbar, Ali; Supriandi, Supriandi; Herman, Herman; Rawati, Rawati
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v6i1.8750

Abstract

ABSTRACT This study discusses collaborative supervision as a means of improving educational quality at SMP Negeri 27 Makassar. The author formulates a sub-problem concerning how collaborative supervision is implemented at SMP Negeri 27 Makassar. This research employs a qualitative design with a phenomenological approach to gain a comprehensive understanding of the situation from the perspectives of the subjects involved in supervision activities, namely the principal, teachers, and school supervisors. Data were collected through documentation, interviews, and observations. The data analysis techniques included data reduction, comparative analysis, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the principal plays a role as a facilitator in organizing supervision and in providing observation instruments collaboratively with teachers and school supervisors. School supervisors also participate by providing guidance and support related to the supervision program, which helps strengthen relationships between teachers and school leadership. Supervision results are then used to formulate improvement strategies. The improvement steps identified include enhancing teachers’ competencies in digital literacy for instructional presentation, developing teachers’ competencies in their respective fields of expertise, and fostering collaboration within subject-area groups for the development of teaching materials. ABSTRAK Penelitian ini membahas supervisi kolaboratif sebagai sarana peningkatan mutu pendidikan di SMP Negeri 27 Makassar. Penulis kemudian membagi ke dalam submasalah, yaitu bagaimana supervisi kolaboratif di implementasikan di SMP Negeri 27 Makassar. Jenis penelitian ini merupakan kualitatif dengan pendekatan fenomenalogi untuk memahami keadaan secara menyeluruh dari sudut pandang subjek yang terlibat dalam kegiatan supervisi, yaitu kepala sekolah, guru, dan pengawas sekolah. Metode pengumpulan data lainnya yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara, dan observasi. Teknik analisis data, penggalian data, teknik analisis komparatif, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala sekolah berperan sebagai fasilitator dalam mengorganisir supervisi, menyediakan alat observasi bersama guru, dan pengawas sekolah. Pengawas sekolah turut serta memberikan bimbingan dan dukungan terkait program supervisi akan membantu memperkuat hubungan antara guru dan pimpinan. Hasil supervisi dan merumuskan langkah-langkah perbaikan. Adapun langkah perbaikan yang dihasilkan ialah pengembangan kompetensi guru dalam penguasaan digitalisasi dalam penyajian materi pengajaran, pengembangan kompetensi guru di masing-masing bidang keahlian, membangun kerjasama dalam rumpun keilmuan dalam pembuatan bahan ajar.