Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Teknologi Eco Enzyme pada Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Urin Kambing Nurdin Nurdin; Ilham Adhya; Nina Herlina; Toto Supartono; Yayan Hendrayana
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v3i2.63

Abstract

Kelompok peternak domba bale riung di Desa Ciomas Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan Jawa Barat belum memiliki pengetahuan dan keterampilan mengolah urin kambing menjadi pupuk organik cair. Tujuan kegiatan pengambian kepada masyarakat adalah untuk tranfer teknologi tepat guna mengolah urin kambing menjadi pupuk oganik cair menggunakan teknologi eko enzyme. Metode yang digunalan adalah Partisipatory Rural Appraisal dan Technology Transfer. Pelaksanaan kegiatan hasilnya memuaskan sesuai dengan jadwal yang telah disusun dan memberikan peningkatan wawasan, pengetahuan dan keterampilan masyarakat mitra terhadap manfaat limbah urin kambing. Mitra secara mandiri telah memproduksi pupuk organik cair berbahan baku urin kambing dapat berdampak positif terhadap ketergantungan terhadap pupuk kimia dan mengaplikasikannya pada lahan pertanian dan perkebunan mitra sehingga hasil pertanian meningkat dan biaya pembelian pupuk dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan lainnya. Peternak dapat menggunakan teknologi ramah lingkungan sehingga pendapatan ekonomi keluarga dapat ditingkatkan.
Pemanfaatan Eceng Gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) Menjadi Pakan Ternak Alternatif Produksi Rumah Tangga Nurdin Nurdin; Dede Kosasih; Iing Nasihin; Ika Karyaningsih; Ilham Adhya; Nina Herlina; Wina Waniatri
Journal of Innovation and Sustainable Empowerment Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jise.v5i2.204

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian kelompok peternak Simpur Makmur di Desa Ciomas, Kabupaten Kuningan, melalui pemanfaatan eceng gondok sebagai pakan ternak alternatif serta penataan manajemen keuangan dan pengarsipan data usaha. Permasalahan mitra meliputi ketergantungan pakan hijauan di musim kemarau dan lemahnya administrasi usaha yang menghambat pengembangan bisnis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal yang dipadukan dengan Focus Group Discussion untuk menggali potensi dan kebutuhan mitra, dilanjutkan dengan pelatihan teknis pembuatan pakan fermentasi berbasis eceng gondok serta pendampingan pencatatan keuangan dan produksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam memproduksi pakan bernutrisi tinggi dari bahan baku lokal yang melimpah, serta tersusunnya sistem administrasi usaha yang lebih tertib. Program ini berdampak pada penguatan kapasitas usaha peternakan sekaligus berkontribusi pada pengendalian gulma air secara ekologis. Keberlanjutan program direkomendasikan melalui pendampingan berkala oleh perguruan tinggi, penguatan jejaring pemasaran, dan dukungan kebijakan desa melalui alokasi dana desa untuk pengembangan usaha peternakan terpadu.
The Production Cost Analysis Of Agricultural Commodities On The Slopes Of Gunung Ciremai National Park Dikdik Harjadi; Novi Satria Pradja; Nurdin Nurdin; Egi Saripudin Pratama; Irfan Aprilianto Suhara; Muhamad Akmal Sayidul Fadillah
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 15 No. 1 (2023)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v1i1.11821

Abstract

Agriculture is one of the important sectors in Indonesia, so it needs special attention from the government. However, farmers often face several problems such as low prices at harvest, so they experience losses and do not know for sure the costs that have been incurred during the production process. This study aims to analyze the production costs of agricultural commodities on the slopes of Gunung Ciremai National Park. The collection was done by interviewing the farmers about the components and the amount of costs incurred during production. Research has found that the average cost of all commodities is Rp. 6,921,104.00 (S = 8,265,418.07; n = 230). The commodity with the highest cost was potatoes (Rp. 13,703,868.00) and the lowest was celery (Rp. 1,562,000). Celery is also the type that has the highest efficiency value (10.24), then eggplant (3.62), chili (3.52), and cabbage (2.92); while the potato is 1.55. The types that provide the largest net income are chili (Rp. 16,286,592,00) and celery (Rp. 14,550,500.00). This study also shows that celery is more suitable to be developed for farmers who have limited capital, while potatoes are for farmers with large capital. Keywords: agriculture, ciremai mountain, production costs, vegetables