Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Arastirma

Pengaruh Npl dan Bopo terhadap Roa pada Sektor Bank Bumn Periode 2015-2020 Habibah S Fauziyyah; Nurismalatri Nurismalatri
Jurnal Arastirma Vol 1, No 2 (2021): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.747 KB) | DOI: 10.32493/arastirma.v1i2.12356

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Non-Performing Loan (NPL) dan Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap profitabilitas bank BUMN di Indonesia yang diproksikan dengan Return On Assets (ROA). Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan Bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2015-2020.Metode. Sampel dalam penelitian ini laporan perusahaan berupa neraca dan laba rugi dari bank BUMN periode 2015-2020. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Tahap pengolahan data penelitian ini dilakukan menggunakan perangkat lunak Eview 9.Hasil. Dari hasil uji hipotesis secara parsial (uji t) variabel NPL tidak berpengaruh terhadap ROA dengan hasil thitung 0.576915 < ttabel 2.07961 dengan nilai signifikan 0.5701 > 0.05. Hasil variabel BOPO menunjukkan bahwa secara parsial (uji t) thitung -8.497554 > ttabel 2.10982 dengan nilai signifikan sebesar 0.000000 < 0.05 (berpengaruh negatif signifikan). Sedangkan hasil uji hipotesis simultan (uji F) NPL dan BOPO secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan fhitung sebesar 147.5253 > ftabel sebesar 4.30 dengan nilai signifikan 0.000000 < 0.05. Hasil derajat determinasi (Adjusted R Square) pada data panel adalah sebesar 0.933555 hal ini menunjukkan bahwa variabel independen yaitu NPL dan BOPO berpengaruh terhadap ROA sebesar 93,35% sedangkan sisanya sebesar 6,65% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.
Pengaruh Current CR, DER, dan ROA terhadap Harga Saham PT Unilever Indonesia Tbk Periode 2006-2020 Evi Nurhandayani; Nurismalatri Nurismalatri
Jurnal Arastirma Vol 2, No 1 (2022): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/arastirma.v2i1.16847

Abstract

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada Pengaruh Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Return on Asset (ROA) Terhadap Harga Saham Pada PT Unilever Indonesia Tbk periode 2006-2020.Metode. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan metode analisa data yang digunakan adalah statistik deskriptif, analisis regresi linier sederhana, analisis regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis (uji t dan uji F) dan uji koefisiensi determinasi (R2) dengan tingkat signifikansi 0,05 (5%) dan sumber data yang digunakan yaitu data sekunder.Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara parsial Current Ratio (CR) tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang menunjukkan bahwa thitung 0,105 < ttabel 2,201 dan nilai signifikansi 0,919 > 0,05. Debt to Equity Ratio (DER) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap harga saham, hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang menunjukkan bahwa thitung 2,465 > ttabel 2,201 dan nilai signifikansi 0,031 < 0,05. dan Return on Asset (ROA) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang menunjukkan bahwa thitung 1,399 < ttabel 2,201 dan nilai signifikansi 0,189 > 0,05. Secara simultan, Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Return on Asset (ROA) berpengaruh signifikan terhadap harga saham, hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian Uji F yang menunjukkan bahwa nilai Fhitung 11,262 > Ftabel 3,59 dengan tingkat signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,001 < 0,05). Dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,687,  yang berarti Harga Saham dipengaruhi oleh Current Ratio (CR), Debt to Equity Ratio (DER), dan Return on Asset (ROA) sebesar 68,7% dan sisanya 31,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.Implikasi. Perusahaan sebaiknya bisa meningkatkan lagi kinerja keuangannya, terutama dalam mengurangi biaya hutang serta meningkatkan laba perusahaan agar perkembangan harga sahamnya bisa lebih baik sehingga dapat meningkatkan daya tarik para investor untuk berinvestasi.
Pengaruh Npm, Der, dan Tato Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Food and Beverage yang Terdaftar di BEI Periode 2016-2020 Sri Dewi Anjelina; Nurismalatri Nurismalatri
Jurnal Arastirma Vol 3, No 1 (2023): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/arastirma.v3i1.28191

Abstract

ABSTRAK Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Net Profit Margin, Debt to Equity Ratio, dan Total Assets Turnover terhadap harga saham pada Perusahaan Food and Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan yaitu data sekunder dengan metode studi pustaka dan riset internet. Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi data panel dengan time series 5 (Lima) tahun yaitu periode 2015-2020 dan 11 (sebelas) perusahaan food and beverage. Hasil. Berdasarkan hasil uji parsial (uji t) Net Profit Margin () berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga Saham (Y) dengan nilai  >  (5.733033 > 2.00758) dan nilai signifikan sebesar 0.0000 < 0,05. Debt to Equity Ratio (tidak berpengaruh terhadap Harga Saham dengan nilai  <  (-1.504724 < 2.00758) dan nilai signifikan sebesar 0.1386 > 0,05. Begitu pula dengan Total Assets Turnover () tidak berpengaruh terhadap Harga Saham dengan nilai  <  (0.934002 < 2.00758) dan nilai signifikan sebesar 0.3547 > 0,05. Berdasarkan hasil uji simultan (uji F) Net Profit Margin, Debt to Equity Ratio, dan Total Assets Turnover secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham dengan  >  (12.17534 > 2.79) dan nilai signifikan sebesar 0,000004 < 0,05. Nilai R-Squared sebesar 0.417316 yang artinya Harga Saham dapat dijelaskan oleh variabel Net Profit Margin,  Debt to Equity Ratio, dan Total Assets Turnover sebesar 41.732% dan sisanya 58.268% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian ini.Implikasi. Berdasarkan hasil penelitian, variabel net profit margin dalam penelitian ini berpengaruh maka dari itu hendaknya perusahaan tetap stabil dalam meningkatkan penjualan, karena net profit margin memilki pengaruh yang baik terhadap harga saham hal itu menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai net profit margin maka laba bersih yang dapat diperoleh perusahaan juga semakin tinggi. Perolehan laba yang tinggi dapat menarik minat investor untuk menanamkan modalnya pada perusahaan tersebut. Variabel debt to equity ratio pada penelitian ini tidak berpengaruh terhadap harga saham, hal ini menunjukkan bahwa debt to equity ratio bukan indikator utama investor ketika ingin melakukan investasi saham di perusahaan food and beverage tersebut  Ketika terjadi perubahan pada debt to equity ratio maka tidak akan mempengaruhi turun atau naiknya harga saham. Variabel total assets turnover dalam penelitian ini tidak berpengaruh terhadap harga saham, yang artinya perubahan pada total assets turnover tidak akan mempengaruhi turun atau naiknya harga saham. Jika perputaran aset perusahaan cepat artinya perusahaan semakin efektif dalam mengelola asetnya dan akan mengurangi pinjaman perusahaan kepada pihak lain, maka biaya-biaya yang tidak perlu (seperti biaya bunga pinjaman) akan dapat dikurangi.
Pengaruh Npm, Der, dan Tato Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Food and Beverage yang Terdaftar di BEI Periode 2016-2020 Sri Dewi Anjelina; Nurismalatri Nurismalatri
Jurnal Arastirma Vol 3, No 1 (2023): JURNAL ARASTIRMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/arastirma.v3i1.28191

Abstract

ABSTRAK Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Net Profit Margin, Debt to Equity Ratio, dan Total Assets Turnover terhadap harga saham pada Perusahaan Food and Beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan yaitu data sekunder dengan metode studi pustaka dan riset internet. Teknik analisis data yang digunakan yaitu regresi data panel dengan time series 5 (Lima) tahun yaitu periode 2015-2020 dan 11 (sebelas) perusahaan food and beverage. Hasil. Berdasarkan hasil uji parsial (uji t) Net Profit Margin () berpengaruh positif dan signifikan terhadap Harga Saham (Y) dengan nilai  >  (5.733033 > 2.00758) dan nilai signifikan sebesar 0.0000 < 0,05. Debt to Equity Ratio (tidak berpengaruh terhadap Harga Saham dengan nilai  <  (-1.504724 < 2.00758) dan nilai signifikan sebesar 0.1386 > 0,05. Begitu pula dengan Total Assets Turnover () tidak berpengaruh terhadap Harga Saham dengan nilai  <  (0.934002 < 2.00758) dan nilai signifikan sebesar 0.3547 > 0,05. Berdasarkan hasil uji simultan (uji F) Net Profit Margin, Debt to Equity Ratio, dan Total Assets Turnover secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham dengan  >  (12.17534 > 2.79) dan nilai signifikan sebesar 0,000004 < 0,05. Nilai R-Squared sebesar 0.417316 yang artinya Harga Saham dapat dijelaskan oleh variabel Net Profit Margin,  Debt to Equity Ratio, dan Total Assets Turnover sebesar 41.732% dan sisanya 58.268% dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian ini.Implikasi. Berdasarkan hasil penelitian, variabel net profit margin dalam penelitian ini berpengaruh maka dari itu hendaknya perusahaan tetap stabil dalam meningkatkan penjualan, karena net profit margin memilki pengaruh yang baik terhadap harga saham hal itu menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai net profit margin maka laba bersih yang dapat diperoleh perusahaan juga semakin tinggi. Perolehan laba yang tinggi dapat menarik minat investor untuk menanamkan modalnya pada perusahaan tersebut. Variabel debt to equity ratio pada penelitian ini tidak berpengaruh terhadap harga saham, hal ini menunjukkan bahwa debt to equity ratio bukan indikator utama investor ketika ingin melakukan investasi saham di perusahaan food and beverage tersebut  Ketika terjadi perubahan pada debt to equity ratio maka tidak akan mempengaruhi turun atau naiknya harga saham. Variabel total assets turnover dalam penelitian ini tidak berpengaruh terhadap harga saham, yang artinya perubahan pada total assets turnover tidak akan mempengaruhi turun atau naiknya harga saham. Jika perputaran aset perusahaan cepat artinya perusahaan semakin efektif dalam mengelola asetnya dan akan mengurangi pinjaman perusahaan kepada pihak lain, maka biaya-biaya yang tidak perlu (seperti biaya bunga pinjaman) akan dapat dikurangi.