Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Tantangan Pembangunan Rendah Karbon di Kabupaten Brebes Azahro, Mustovia
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 7 No 1 (2023): JURNAL ILMIAH ULTRAS
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan rendah karbon merupakan salah satu pendekatan pembangunan berkelanjutan. Pendekatan tersebut adalah memaksimalkan pertumbuhan ekonomi tanpa mengorbankan pelestarian lingkungan. Kabupaten Brebes perlu mendorong tercapainya target net zero emisi yang ditetapkan Pemerintah Pusat. Oleh karena itu, Kabupaten Brebes perlu menerapkan pembangunan rendah karbon. Namun pelaksanaan pembangunan rendah karbon di Kabupaten Brebes dihadapkan pada tantangan berupa perlunya mengarusutamakan pembangunan rendah karbon dalam setiap kebijakan daerah, serta keterbatasan sumber daya anggaran pelaksanaan pembangunan rendah karbon, serta perlunya perluasan jaringan kerja sama
NET ZERO CARBON: MENILIK KEBIJAKAN PENURUNAN EMISI KARBON DI KABUPATEN BREBES Azahro, Mustovia
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 8 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH ULTRAS
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Indonesia telah menetapkan target untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat. Sebagai bagian dari kontribusi terhadap target nasional, Kabupaten Brebes ditargetkan untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 16.938.495 TonCO2eq pada akhir tahun 2045. Artikel ini bertujuan untuk meninjau kebijakan penurunan emisi karbon di Kabupaten Brebes serta merancang program-program strategis yang diperlukan guna menunjang pencapaian target tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-eksplanatori untuk menjelaskan kebijakan yang telah diambil, tantangan yang dihadapi, serta strategi yang direkomendasikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kebijakan sektoral yang relevan, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa kapasitas kelembagaan, keterbatasan pendanaan, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Diperlukan integrasi lintas sektor, penguatan regulasi daerah, serta pengembangan program-program berbasis potensi lokal seperti pertanian berkelanjutan, energi terbarukan, dan perdagangan karbon berbasis lahan untuk mencapai target NZE