Muhammad Siwi Nugraha
Brebes Regency Planning Development, Research And Development Agency

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

TANTANGAN DALAM MEWUJUDKAN MERITOKRASI BIROKRASI PEMERINTAHAN DESA Muhammad Siwi Nugraha
GEMA PUBLICA : Jurnal Manajemen dan Kebijakan Publik Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Departemen Administrasi Publik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.242 KB) | DOI: 10.14710/gp.4.2.2019.54-64

Abstract

Pemerintah desa merupakan entitas birokrasi pemerintahan terkecil yang memiliki peran krusial dalam penyediaan pelayanan publik. Dalam mendukung terlaksananya pembangunan dan juga pelayanan publik di tingkat desa, tentunya pemerintah desa memerlukan sumber daya manusia yang memiliki kecakapan dan keterampilan tertentu. Birokrasi di tingkat desa semestinya diisi oleh orang-orang yang selain memiliki motivasi melayani masyarakat, juga memiliki wawasan dan kompetensi yang sesuai dengan bidang pekerjaannya. Sistem birokrasi pemerintahan desa sudah seharusnya didasarkan pada merit system, agar penyediaan pelayanan publik di tingkat desa menjadi lebih responsif terhadap tuntutan masyarakat dan sesuai dengan dinamika soisal ekonomi yang ada. Meskipun demikian, bukan hal yang mudah mewujudkan birokrasi pemerintahan desa yang meritokratis. Hal ini dikarenakan masih adanya kerancuan dalam pengisian jabatan perangkat desa yang dalam beberapa kasus dilakukan melalui mekanisme pemilihan langsung dan ada juga pengisian jabatan perangkat desa melalui skema pengangkatan. Makalah ini berisi tentang analisis kritis mengenai berbagai tantangan dalam mewujudkan meritokrasi birokrasi pemerintahan desa. Argumen yang dibangun dalam makalah ini dibangun berdasarkan data-data sekunder dan juga kajian terdahulu terkait dengan pemerintahan desa.
Identifying Critical Infrastructure for Local Economic Development in Rapidly Growing Small Towns Catur Raharjo Febrayanto; Fitri Susiyanti; Mohammad Agus Yulianto; Muhammad Siwi Nugraha; Ira Amanda Hirbasari; Ahmad Hanfan; Lusiana Indira Isni
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 20, No 1 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v20i1.2025.pp76-96

Abstract

Brebes Regency, Indonesia, exhibits significant economic growth but also the highest poverty rate in Pekalongan Residency, indicating uneven development. This study identifies local economic potential and prioritizes infrastructure needs for sustainable economic growth in rapidly developing small towns within Brebes Regency, Indonesia. Data were collected through Focus Group Discussions (FGDs) and supplemented by secondary data from relevant Local Government Agencies (OPDs), providing insights on existing infrastructure, potential economic activities, and necessary facilities for local development. The analysis utilized qualitative descriptive methods, regression to assess economic growth trends, and Klassen's typology to classify economic activities. Findings indicate significant opportunities in key sectors such as agriculture and fisheries, highlighting the urgent need for targeted infrastructure investments, including rice mills, fish hatcheries, and vocational training centers, to bolster these sectors. The study concludes that strategic infrastructure development, informed by both primary and secondary data sources, is essential for maximizing economic potential and fostering sustainable growth in Brebes Regency's small towns. This research supports informed policy decisions regarding resource allocation and infrastructure planning, contributing to equitable development and enhanced economic resilience in the region.
Pengaruh Inovasi Gerakan Kembali Bersekolah terhadap Pembangunan Manusia Kabupaten Brebes Azahro, Mustovia; Nugraha, Muhammad Siwi
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 21, No 1 (2025): JPWK Volume 21 No. 1 March 2025
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v21i1.60075

Abstract

Pendidikan merupakan aspek krusial dalam pembangunan daerah. Pendidikan juga menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk mengasah potensi, mengembangkan keterampilan, dan meningkatkan daya saing. Pentingnya pendidikan dalam pembangunan tercermin dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dimana pendidikan menjadi salah satu komponen pengukuran selain aspek kesehatan dan standar hidup layak. Dalam 1 dekade terakhir, nilai IPM Kabupaten Brebes terutama dalam komponen pendidikan merupakan salah satu yang terendah di Jawa Tengah. Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan capaian nilai IPM, Pemerintah Kabupaten Brebes menerapkan inovasi Gerakan Kembali Bersekolah (GKB). Penelitian ini bertujuan mengukur pengaruh inovasi GKB terhadap IPM yang biasa digunakan untuk mengidentifikasi keberhasailan pembangunan daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan alat analisis menggunakan analisis Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi GKB berpengaruh terhadap peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) secara langsung dan secara tidak langsung berpengaruh terhadap peningkatan IPM. Hal ini mengindikasikan bahwa intervensi kebijakan melalui inovasi GKB baru akan berdampak terhadap IPM ketika pemerintah dan stakeholder lainnya mampu mengawal Anak Tidak Sekolah (ATS) menuntaskan jenjang pendidikan SMP dan SMA dan mengupayakan tidak ada kasus ATS baru. Dalam kondisi ini, GKB akan berkontribusi terhadap peningkatan harapan lama sekolah dan rata-rata Lama Sekolah yang merupakan indikator penyusun IPM.
Identifying Critical Infrastructure for Local Economic Development in Rapidly Growing Small Towns Febrayanto, Catur Raharjo; Susiyanti, Fitri; Yulianto, Mohammad Agus; Nugraha, Muhammad Siwi; Hirbasari, Ira Amanda; Hanfan, Ahmad; Isni, Lusiana Indira
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 20 No 1 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v20i1.2025.pp76-96

Abstract

Brebes Regency, Indonesia, exhibits significant economic growth but also the highest poverty rate in Pekalongan Residency, indicating uneven development. This study identifies local economic potential and prioritizes infrastructure needs for sustainable economic growth in rapidly developing small towns within Brebes Regency, Indonesia. Data were collected through Focus Group Discussions (FGDs) and supplemented by secondary data from relevant Local Government Agencies (OPDs), providing insights on existing infrastructure, potential economic activities, and necessary facilities for local development. The analysis utilized qualitative descriptive methods, regression to assess economic growth trends, and Klassen's typology to classify economic activities. Findings indicate significant opportunities in key sectors such as agriculture and fisheries, highlighting the urgent need for targeted infrastructure investments, including rice mills, fish hatcheries, and vocational training centers, to bolster these sectors. The study concludes that strategic infrastructure development, informed by both primary and secondary data sources, is essential for maximizing economic potential and fostering sustainable growth in Brebes Regency's small towns. This research supports informed policy decisions regarding resource allocation and infrastructure planning, contributing to equitable development and enhanced economic resilience in the region.