Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

FAKTOR PELAKSANAAN DESA TANGGUH DI DESA MAREDAN KABUPATEN SIAK Yasril, Abdi Iswahyudi; Novela, Vina; Sayfah, Hafilah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 20 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v20i1.44168

Abstract

Peraturan dalam negeri Nomor 03 tahun 2020, desa melakukan upaya untuk menghadapi Covid-19 dengan mendirikan Satuan Tugas di setiap desa, yang merupakan bagian dari Satuan Tugas penanganan Covid-19 di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Anggaran untuk kegiatan ini akan disesuaikan dengan kewenangan desa dan tidak akan bertentangan dengan program atau kegiatan yang telah dibiayai melalui APBN atau APBD. Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor pelaksanaan desa tangguh di Desa Maredan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik sebagai jenis penelitian. Pengumpulan data menggunakan survey. Sampel penelitian adalah 192 orang yang merupakan masyarakat di Desa Maredan dengan teknik proportional sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2021. Pengolahan data dilakukan dengan menganalisis menggunakan metode uji univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara pelaksanaan sosialisasi (p = 0,0005), pencegahan Covid-19 (p = 0,001), pemberian bantuan langsung tunai (ρ = 0,0005), keaktifan keamanan desa (ρ = 0,0005) dan pelaksanaan sterilisasi ditempat umum (p = 0,0005) dengan pelaksanaan desa tangguh. Simpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan desa tangguh berhubungan dengan sosialisasi, pencegahan Covid-19, pemberian bantuan langsung tunai, keaktifan keamanan desa dan pelaksanaan sterilisasi ditempat umum. Masyarakat Desa Maredan diharapkan untuk secara lebih cermat memilih informasi yang mereka terima, sehingga pengetahuan mereka tentang implementasi desa tangguh dapat meningkat dan kekhawatiran mereka terhadap isu-isu seputar covid-19 dapat berkurang.
Pendekatan Alami: Efektivitas Ekstrak Daun Sirsak, Serai, dan Daun Pepaya terhadap Larva Nyamuk Efriza, Efriza; Asyifa, Frisca Ayu; Yasril, Abdi Iswahyudi
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.215

Abstract

Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Demam berdarah masih menjadi masalah kesehatan di negara-negara tropis dan subtropis. Berbagai upaya pencegahan, termasuk pengendalian vektor dilakukan untuk mengurangi infeksi demam berdarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak kombinasi daun sirsak + serai, kombinasi daun sirsak + daun pepaya, kombinasi serai daun + pepaya pada konsentrasi 50%., dalam upaya mengendalikan vektor demam berdarah dengan menggunakan larvasida. Dalam penelitian ini, ekstrak dari tanaman yang disebutkan di atas disiapkan dan diuji efektivitasnya terhadap larva Aedes aegypti. Larva diberi paparan berbagai kombinasi ekstrak, dan tingkat kematiannya dicatat selama periode tertentu. Hasilnya dianalisis secara statistik untuk menentukan signifikansi temuan. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan rata-rata larva yang mati menggunakan ekstrak kombinasi daun sirsak + serai dan ekstrak kombinasi daun sirsak + daun pepaya (p<0,05). Temuan penelitian ini menggarisbawahi bahwa potensi penggunaan ekstrak tanaman alami dalam pengelolaan populasi nyamuk, khususnya Aedes aegypti. Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kasus demam berdarah dapat menggunakan ekstrak kombinasi daun sirsak + serai serta ekstrak kombinasi serai + daun pepaya sebagai larvasida alami. Perlunya keterlibatan masyarakat, organisasi kesehatan masyarakat dan pembuat kebijakan dalam mengadopsi metode pengendalian hama alami untuk mempertimbangkan pengintegrasian solusi alami ke dalam strategi kesehatan masyarakat.
ANALISIS KEGIATAN PENJARINGAN SUSPEK TB DI PUSKESMAS LIMA KAUM II KABUPATEN TANAH DATAR Yasril, Abdi Iswahyudi; Winas, Loli Novita; Kinanti, Adinda Putri
HUMAN CARE JOURNAL Vol 10, No 2 (2025): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v10i2.3479

Abstract

Screening for TB suspects is an effort to maximize the discovery of pulmonary TB patients, so that they are immediately treated with standardized OAT in accordance with the recommendations of the doctor's supervisor. The implementation of the screening of TB suspects at Lima Kaum II Community Health Center has not gone well. It can be seen in 2019 the achievement of suspects at Lima Kaum II Community Health Center was 36 suspects (16.74) of the target of 215 suspects. This figure is still far from the target set. The purpose of this research was to analyze Tuberculosis Suspects Networking Activities in Lima Kaum II Community Health Center, Tanah Datar Regency in 2021. The type of this research was qualitative research method with a phenomenological descriptive approach is a form of systematic, critical and thorough investigation of a phenomenon that aims to explore a structure or essence in an existing phenomenon, by looking at the components of Input, Process and Output. There were 8 informants in the study, 1 head of community health center, 1 program holder, 3 cadres, 3 people/suspects selected by purposive sampling.The results of the research found that from the input component that the policy of selecting suspects was not maximized, human resources in terms of quality were sufficient but in terms of quantity was not sufficient and the evaluation carried out at Lima Kaum II community health center hadnot gone well. In terms of facilities and infrastructure were still incomplete, in terms of process, there was a lack of implementation of TB suspect screening activities, and the low output component of TB suspect screening was because of the community health center did suspect detection passively.In short, the implementation of TB suspect screening activities did not carry out optimally. It is expected to increase the implementation of TB suspect screening activities both passively and actively
Pendekatan Alami: Efektivitas Ekstrak Daun Sirsak, Serai, dan Daun Pepaya terhadap Larva Nyamuk Efriza, Efriza; Asyifa, Frisca Ayu; Yasril, Abdi Iswahyudi
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v7i01.215

Abstract

Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Demam berdarah masih menjadi masalah kesehatan di negara-negara tropis dan subtropis. Berbagai upaya pencegahan, termasuk pengendalian vektor dilakukan untuk mengurangi infeksi demam berdarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak kombinasi daun sirsak + serai, kombinasi daun sirsak + daun pepaya, kombinasi serai daun + pepaya pada konsentrasi 50%., dalam upaya mengendalikan vektor demam berdarah dengan menggunakan larvasida. Dalam penelitian ini, ekstrak dari tanaman yang disebutkan di atas disiapkan dan diuji efektivitasnya terhadap larva Aedes aegypti. Larva diberi paparan berbagai kombinasi ekstrak, dan tingkat kematiannya dicatat selama periode tertentu. Hasilnya dianalisis secara statistik untuk menentukan signifikansi temuan. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan rata-rata larva yang mati menggunakan ekstrak kombinasi daun sirsak + serai dan ekstrak kombinasi daun sirsak + daun pepaya (p<0,05). Temuan penelitian ini menggarisbawahi bahwa potensi penggunaan ekstrak tanaman alami dalam pengelolaan populasi nyamuk, khususnya Aedes aegypti. Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kasus demam berdarah dapat menggunakan ekstrak kombinasi daun sirsak + serai serta ekstrak kombinasi serai + daun pepaya sebagai larvasida alami. Perlunya keterlibatan masyarakat, organisasi kesehatan masyarakat dan pembuat kebijakan dalam mengadopsi metode pengendalian hama alami untuk mempertimbangkan pengintegrasian solusi alami ke dalam strategi kesehatan masyarakat.
Pendekatan Alami: Efektivitas Ekstrak Daun Sirsak, Serai, dan Daun Pepaya terhadap Larva Nyamuk Efriza, Efriza; Ayu Asyifa, Frisca; Iswahyudi Yasril, Abdi
Action Research Literate Vol. 8 No. 9 (2024): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v8i9.533

Abstract

Dengue fever is caused by the dengue virus, which is transmitted by the Aedes aegypti mosquito. Dengue fever remains a significant health issue in tropical and subtropical countries. Various preventive measures, including vector control, are undertaken to reduce dengue fever infections. This study aims to assess the effectiveness of soursop leaf + lemongrass extract, soursop leaf + papaya leaf extract, and lemongrass + papaya leaf extract at a 50% concentration in controlling the vector of dengue fever using larvicides. In this research, extracts from the aforementioned plants were prepared and tested for their effectiveness against Aedes aegypti larvae. The larvae were exposed to different extract combinations, and their mortality rates were recorded over a specific period. The results were statistically analyzed to determine the significance of the findings. The analysis showed a significant difference in the average mortality of larvae using the soursop leaf + lemongrass extract combination and the soursop leaf + papaya leaf extract combination (p<0.05). These findings highlight the potential use of natural plant extracts in managing mosquito populations, particularly Aedes aegypti. In efforts to prevent and control dengue fever cases, the use of soursop leaf + lemongrass extract and lemongrass + papaya leaf extract as natural larvicides is recommended. It is crucial for community involvement, public health organizations, and policymakers to adopt natural pest control methods and consider integrating these natural solutions into public health strategies.
TEKNOLOGI TEPAT GUNA PENGOLAHAN LIMBAH PLASTIK MENJADI PAVING BLOCK SEBAGAI ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH SAMPAH TAHUN 2023 Yasril, Abdi Iswahyudi; Nurdin, Nurdin; Alfarisi, Muhammad
HUMAN CARE JOURNAL Vol 9, No 1 (2024): Human Care Journal
Publisher : Universitas Fort De Kock

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32883/hcj.v9i1.2855

Abstract

Waste remains a prevalent issue that has not been effectively addressed. In Indonesia, a significant portion of the population still views waste as useless residual material. The total waste generated in Indonesia reached 21.88 million tons in 2021, with households contributing the largest share at 42.23%, followed by businesses at 19.11%, markets at 15.26%, offices at 6.72%, public facilities at 6.71%, and other sources at 3.55%. This research is an experimental study utilizing a True Experiment design. The descriptive data analysis focuses on transforming plastic waste into paving blocks. Based on the research findings, plastic waste is a highly suitable material for making paving blocks because plastics contain fiber strands that bind the plastic with other materials. After testing for durability, it was discovered that plastic paving blocks can withstand loads of up to 87 kg and exhibit good water absorption properties. Paving blocks made from plastic waste fall into the quality classifications C and D. In conclusion, the production of paving blocks using a mixture of PET plastic involves several stages, including equipment and material preparation, waste collection, cutting, heating, molding, release, soaking, and drying. This process constitutes pure experimentation aimed at producing an alternative solution to waste management. It is recommended that the community can utilize this research by creating paving blocks from PET plastic waste