Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : ABDIMAS SILIWANGI

PEMANFAATAN TEKNOLOGI MESIN PADA PRODUKSI KOPI UD MUTIARA DESA MELALUI GRINDER ELEKTRIK Abdul Basit; Trismawati Trismawati; Ahmad Izzudin
Abdimas Siliwangi Vol 4, No 2: Juli 2021
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v4i2p%p.7366

Abstract

Tren meminum kopi menjadi gaya hidup khususnya kaum milenial. Mutu bubuk kopi salah satunya ditentukan oleh proses pengolahan. Proses mengolah yang tepat akan menghasiolkan bubuk kopi berkualitas. Ini yang disadari dan menjadi perhatian utama oleh mitra yakni UD Mutiara Desa. Dengan menggunakan mesin elektrik grinder, UD Mutiara Desa menghasilkan kopi bermutu, berkualitas dan memiliki daya saing. Sebelum mengenal mesin grinder elektrik, pengolahan kopi dilakukan secara manual. Mitra pun menyewa mesin tersebut karena belum memilikinya. Mesin grinder elektrik membuat proses pengolahan lebih cepat. Karena itu proses pengolahan berjalan lebih efektif dan efisien dari sisi tenaga maupun biaya. Tidak hanya itu, mitra lewat skema pengembangan masyarakat ini dibantu untuk meluaskan jaringan penjualan secara online dengan mengenalkan manajemen system pemasaran berbasis web (web-based marketing manajemen) dan information and technology based financial system (IT-based FS) peningkatan juga dikenalkan dari sisi kemasan agar lebih menarik bagi pelanggan dengan menyertakan sistem kode batang, kode kadaluarsa dan label halal MUI. Adanya perbaikan dari proses produksi sampai kepada perbaikan kemasan diakui mitra meningkatkan kepercayaan pelanggan akan mutu dan kualitas sekaligus menempatkan produk pada level pemasaran produk sejenis yang lebih popular. Dengan berada pada pemasaran yang sama, maka diharapkan penjualan akan meningkat disertai dengan kepercayaan pelanggan.
CAMILAN BAWANG KHAS PROBOLINGGO DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN PASAR NASIONAL Trismawati Trismawati; Abdul Basit; Rofika Nuriyanti
Abdimas Siliwangi Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.207 KB) | DOI: 10.22460/as.v1i2p96-106.1670

Abstract

Sebagai salah satu daerah penghasil bawang di Jawa Timur, Probolinggo banyak mengembangkan UMKM yang mengolah bawang merah menjadi camilan dalam bentuk kemasan. Dalam pembuatan camilan bawang, dipilih varietas yang bagus yang memiliki bulir lebih lonjong, kadar air rendah, dan rumpun anakan umbi lebih banyak. Dalam hal ini, bawang merah dengan varietas biru lancor dipilih karena memiliki kualitas yang lebih bagus dibanding varietas lainnya. Hal tersebut akan membuat bawang merah goreng yang memiliki tekstur lebih renyah. Kegiatan ini dilaksanakan di tempat produksi CV. Dua Putri Sholehah dan UD. Terus Lancar. Target utama dalam kegiatan tahun pertama adalah menyelesaikan dan membantu kendala yang dialami oleh kedua mitra yang masih belum sesuai dengan standar nasional tempat produksi. Metode yang digunakan dalam kegatan ini adalah melakukan perbaikan tempat produksi dengan berkoordinasi dan meninjau langsung dengan pihak konsultan bangunan. Dengan tingkat keamanan dan kenyamanan tempat produksi bagi kedua mitra, pendapatan dan tingkat persaingan dengan produk lain bertambah. Peran pemerintah dibutuhkan untuk menyukseskan UMKM sehingga berdampak langsung pada omset atau pendapatan dari pemilik usaha dan lingkungan sekitar.
Pelatihan sistem akuntansi dan manajemen pesanan digital pada usaha mikro kecil menengah bidang konveksi di Probolinggo Ahmad Iskandar Rahmansyah; Alief Muhammad; Joni Hendra; Abdul Basit; Siti Masluha; Dani Hari Tuggal Prasetiyo
Abdimas Siliwangi Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v5i3.12311

Abstract

Sistem akuntansi dan monitoring secara manual memakan lebih banyak waktu dan tenaga dibanding dengan menggunakan sistem informasi dan teknologi saat ini. Karena memakan banyak waktu dan tenaga sehingga perkembangan dan penghasilannya pun tidak dapat maksimal. Hal ini masih terjadi pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), salah satunya adalah UMKM penjahit yang ada di Probolinggo. Sistem pesanan pada jasa jahit busana dan baju saat ini masih menggunakan sistem manual. Yaitu dengan datang langsung ke penjahit untuk pengukuran dan menghubungi penjahit untuk menanyakan progress yang telah dijalankan hingga selesai. Selain itu dari pihak penjahit saat ini hanya melakukan pencatatan pesanan melalui buku cacatan saja. Kedua sistem manual tersebut memiliki banyak kekurangan. Sehingga tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan teknologi aplikasi sistem informasi yang membantu dalam sistem pemesanan dan pencatatan secara digital. waktu pengerjaan juga jadi lebih mudah dan cepat. Tidak hanya mitra, pelanggan pun juga senang dengan adanya sistem informasi monitoring pesanan yang dapat memberitahu pelanggan tentang informasi proses pesanannya. Sehingga kontrol pesanan dapat dilakukan oleh pelanggan juga dan jika sudah selesai pelanggan langsung datang untuk mengambil pesanannya tanpa harus menanyakan kembali tentang proses pesanannya.
Edukasi masyarakat tangguh di tengah pandemi dengan pendistribusian hand sanitizer organik Renny Candradewi Puspitarini; Afib Rulyansah; Abdul Basit
Abdimas Siliwangi Vol 6, No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i2.12124

Abstract

Tulisan ini merupakan jurnal pengabdian masyarakat di bidang kesehatan yang mana kegiatannya merupakan bagian dari Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas Panca Marga Tahun 2021. Kegiatan ini dilakukan di lingkungan Kota Probolinggo utamanya di Kecamatan Kademangan. KKN tidak lagi memungkinkan dilakukan dengan metode yang pernah dan selama ini dilaksanakan akibat pandemi covid-19 yang belum berakhir. Pandemi covid-19 tidak dapat dipungkiri telah mengakibatkan perubahan besar pada seluruh sektor penting kehidupan masyarakat utamanya Kesehatan komunal. Kegiatan ini dilakukan dengan metode desentralisasi yakni menempatkan mahasiswa yang tinggal dalam satu wilayah dalam satu kelompok KKN. Kelompok ini terdiri atas 15 mahasiswa yang kemudian dibagi menjadi 5 kelompok terbatas yang terdiri atas 3 mahasiswa. Setiap kelompok terbatas ini kemudian melakukan survei untuk dapat mengumpulkan data yang bermanfaat membangun analisis situasi, persoalan yang dihadapi mitra hingga merumuskan solusi berupa tindakan aksi (action research). Efektivitas program diukur melalui dampak yang dihasilkan yakni seberapa banyak anggota masyarakat yang terjangkau oleh kegiatan pembagian hand sanitizer ini. Efektivitas diukur dengan skala jumlah anggota masyarakat yang terjangkau kecil, sedang dan tinggi. Kegiatan dinilai berjalan efektif jika jumlah anggota masyarakat terdampak berada pada tingkat keterjangkauan pada level tinggi yang dibuktikan dengan jumlah pengunjung lokasi kegiatan dilakukan yakni di atas 250 orang dalam 8 kali kunjungan setiap tim terbatas ke lokasi.
Edukasi masyarakat tangguh di tengah pandemi dengan pendistribusian hand sanitizer organik Afib Rulyansah; Renny Candradewi Puspitarini; Abdul Basit
Abdimas Siliwangi Vol. 6 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v6i2.12124

Abstract

Tulisan ini merupakan jurnal pengabdian masyarakat di bidang kesehatan yang mana kegiatannya merupakan bagian dari Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas Panca Marga Tahun 2021. Kegiatan ini dilakukan di lingkungan Kota Probolinggo utamanya di Kecamatan Kademangan. KKN tidak lagi memungkinkan dilakukan dengan metode yang pernah dan selama ini dilaksanakan akibat pandemi covid-19 yang belum berakhir. Pandemi covid-19 tidak dapat dipungkiri telah mengakibatkan perubahan besar pada seluruh sektor penting kehidupan masyarakat utamanya Kesehatan komunal. Kegiatan ini dilakukan dengan metode desentralisasi yakni menempatkan mahasiswa yang tinggal dalam satu wilayah dalam satu kelompok KKN. Kelompok ini terdiri atas 15 mahasiswa yang kemudian dibagi menjadi 5 kelompok terbatas yang terdiri atas 3 mahasiswa. Setiap kelompok terbatas ini kemudian melakukan survei untuk dapat mengumpulkan data yang bermanfaat membangun analisis situasi, persoalan yang dihadapi mitra hingga merumuskan solusi berupa tindakan aksi (action research). Efektivitas program diukur melalui dampak yang dihasilkan yakni seberapa banyak anggota masyarakat yang terjangkau oleh kegiatan pembagian hand sanitizer ini. Efektivitas diukur dengan skala jumlah anggota masyarakat yang terjangkau kecil, sedang dan tinggi. Kegiatan dinilai berjalan efektif jika jumlah anggota masyarakat terdampak berada pada tingkat keterjangkauan pada level tinggi yang dibuktikan dengan jumlah pengunjung lokasi kegiatan dilakukan yakni di atas 250 orang dalam 8 kali kunjungan setiap tim terbatas ke lokasi.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI MESIN PADA PRODUKSI KOPI UD MUTIARA DESA MELALUI GRINDER ELEKTRIK Abdul Basit; Trismawati Trismawati; Ahmad Izzudin
Abdimas Siliwangi Vol. 4 No. 2: Juli 2021
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v4i2p%p.7366

Abstract

Tren meminum kopi menjadi gaya hidup khususnya kaum milenial. Mutu bubuk kopi salah satunya ditentukan oleh proses pengolahan. Proses mengolah yang tepat akan menghasiolkan bubuk kopi berkualitas. Ini yang disadari dan menjadi perhatian utama oleh mitra yakni UD Mutiara Desa. Dengan menggunakan mesin elektrik grinder, UD Mutiara Desa menghasilkan kopi bermutu, berkualitas dan memiliki daya saing. Sebelum mengenal mesin grinder elektrik, pengolahan kopi dilakukan secara manual. Mitra pun menyewa mesin tersebut karena belum memilikinya. Mesin grinder elektrik membuat proses pengolahan lebih cepat. Karena itu proses pengolahan berjalan lebih efektif dan efisien dari sisi tenaga maupun biaya. Tidak hanya itu, mitra lewat skema pengembangan masyarakat ini dibantu untuk meluaskan jaringan penjualan secara online dengan mengenalkan manajemen system pemasaran berbasis web (web-based marketing manajemen) dan information and technology based financial system (IT-based FS) peningkatan juga dikenalkan dari sisi kemasan agar lebih menarik bagi pelanggan dengan menyertakan sistem kode batang, kode kadaluarsa dan label halal MUI. Adanya perbaikan dari proses produksi sampai kepada perbaikan kemasan diakui mitra meningkatkan kepercayaan pelanggan akan mutu dan kualitas sekaligus menempatkan produk pada level pemasaran produk sejenis yang lebih popular. Dengan berada pada pemasaran yang sama, maka diharapkan penjualan akan meningkat disertai dengan kepercayaan pelanggan.
Pencegahan dini stunting melalui edukasi pada ibu-ibu di Posyandu Sejahtera Arum Permai Kota Probolinggo menuju penurunan prevalensi prosentase stunting tahun 2024 trismawati; Hendry Y Nanlohy; Abdul Basit; Renny Chandra Puspitadewi; Mastina Maksin; Kurnia Iswardani
Abdimas Siliwangi Vol. 7 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v7i2.23149

Abstract

Persoalan stunting pada anak balita harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat kota Probolinggo pada tahun 5-10 terakhir. Penyebab terjadinya stunting secara langsung didominasi oleh faktor kekurangan nutrisi, kehamilan preterm, pemberian makanan yang tidak optimal, dan tidak diberi ASI eksklusif. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan di Posyandu Sejahtera, Arum Permai Kelurahan Mangunharjo 30 hari mulai tanggal 15 Januari hingga 15 Februari 2024. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi kepada masyarakat sekitar pentingnya mengatasi persoalan stunting, demonstrasi pembuatan makanan tambahan berbahan dasar sayuran, validasi dan pemetaan serta wawancara yang dilakukan oleh orang tua balita sebagai responden. Hasil yang diperoleh pada kegiatan ini diharapkan masyarakat lebih pro aktif untuk mengatasi persoalan stunting secara bersama-sama melalui pemanfaatan olahan sayur yang ada di sekitar untuk menjadikan sebagai produk pemberian makanan tambahan (PMT) Pemulihan. Tim dan kader Posyandu Arum Permai diharapkan mampu melakukan dan menularkan sosialiasasi dan demonstrasi mengenai pencegahan stunting sejak dini khususnya pada masyarakat kota Probolinggo secara terencana, terstruktur dan berkelanjutan demi mewujudkan pola perilaku keluarga yang sehat dan sejahtera