Articles
The The Effect of Nitrogen on Methane Gas Flame Propagation Characteristic in Premix Combustion
Djoko Wahyudi;
Dani Hari Tunggal Prasetiyo;
Alief Muhammad
JEMMME (Journal of Energy, Mechanical, Material, and Manufacturing Engineering) Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : University of Muhammadiyah Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22219/jemmme.v6i2.16164
The electric engine is a serious opponent of the fuel engine. However, this does not mean that fossil fuels should be abandoned, but rather makes it a great challenge and a strong reason to develop fossil fuels to be even more efficient. Increasing the combustion efficiency of the current fuel engine can be done in various ways and methods. One of the many ways to increase combustion efficiency in terms of fuel is by mixing the fuel with other compounds. This article examines the effect of mixing variations of methane gas with nitrogen gas. The flame propagation speed in the midpoint of the mixture of stoichiometry (methane-air) and Nitrogen (N2) on the top ignition is 2233.33 mm/s at N2 10% of the third frame and at lower ignition, the speed is 3550.03 mm/s at N2 20% of the second frame. In addition, the bottom ignition experiment has a very large effect on maximizing the speed of flame propagation, especially in the 20% N2 sample. Therefore, the highest improvement in combustion efficiency is obtained by using a 20% N2 mixture and at the bottom ignition condition.
Analisis Pengaruh Variasi Arus SMAW Dengan Media Pendingin Oli Terhadap Sifat Mekanik Baja ST-37
Alief Muhammad;
Dewi Izzatus Tsamroh;
Cepi Yazirin
TRANSMISI Vol 17, No 2 (2021): September 2021
Publisher : University of Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26905/jtmt.v17i2.7342
Semua kegiatan Industri 4.0 pada manufaktur ini menimbulkan tantangan sekaligus peluang besar bagi teknologi pengelasan (welding) dan khususnya bagi pengembang peralatan pengelasan. Masalah kritis lainnya, yang sedikit diabaikan oleh banyak pendukung dan promotor Industri 4.0 adalah kenyataan bahwa jaringan sistem selalu membawa risiko keamanan. Oleh karena itu, konsep keamanan data dan komunikasi modern harus digunakan dalam memberikan perlindungan bagi jaringan fasilitas produksi. data-data tentang beberapa metode dan jenis pengelasan menjadi sangat penting dan kebutuhan utama untuk produksi di era industri 4.0. Data tidak harus spesifik, namun lebih bersifat eksploratif yang kemudian diolah menggunakan beberapa algoritma hingga mendapat hasil optimasi yang ideal dan terus berkembang. Karena bersifat eksploratif sehingga sejumlah data yang besar diperlukan. Jika dihubungkan dengan era Industri 4.0 saat ini, maka peran peneliti di dunia adalah menyediakan data hingga mengolah data menjadi solusi atau sistem yang baru pada proses manufaktur. Metode penelitian ini menggukanan eksperimental nyata dengan mengidentifikasi pengaruh kuat arus pengelasan SMAW menggunakan media pendingin oli terhadap uji tarik dan uji kerasnya. Jenis sambungan yang digunakan adalah Single V-Groove. Pengujian tarik penelitian ini menggunakan standar JIS Z 2201 1981. Pengujian kekerasan pada penelitian ini menggunakan metode Rockwell dengan bola baja (HRB). Hasil pengujian tarik menunjukkan, tegangan tertinggi secara keseluruhan terjadi pada sampel 140A. Tegangan maksimum tertinggi sebesar 74.92 kgf/mm2. Tegangan patahan tertinggi 60.60 kgf/mm2. Kemudian tegangan yielding tertinggi sebesar 56.93 kgf/mm2. Nilai keras tertinggi pada area las adalah 85 HRB terjadi pada sampel dengan arus 120A. Nilai keras tertinggi pada area HAZ terjadi pada sampel 100A dengan 62.67 HRB.
PENINGKATAN KEKUATAN TARIK SAMBUNGAN SINGLE V-GROOVE BAJA ST37 DENGAN VARIASI ARUS PENGELASAN SMAW
Alief Muhammad;
Dani Hari Tunggal Prasetiyo;
Akbar Anugrah Ikhsani;
Setyo Pambudi
ROTOR Vol 14 No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (251.024 KB)
|
DOI: 10.19184/rotor.v14i2.29471
Welding and casting processes have become an important focus in the development of industry 5.0. In improving welding efficiency, increasing the number of tests on many variables is the first step in optimizing production. Welding optimization aims to find the best solution and result in a production process, it takes a lot of welding experimental data to be able to compare it. The Shielded Metal Arc Welding (SMAW) is becoming very common in all industries. SMAW has several variables that can affect welding results, one of which is the electric current used. This study aims as an effort in the current industrial development is to present data on the effect of SMAW welding electric current on its tensile strength for optimization. In this study, the mechanical strength tested was tensile strength and current susceptibility used was 80 to 140 Ampere commonly used using ST-37 Steel. The highest maximum loading value occurred in the sample with a current of 80 A of 72.78 kN. However, the highest maximum stress, fracture, and yield occurred in the sample with a current of 140 A of 734.66; 594.28; 558.29 MPa.
Pengaruh prosentase etanol pada oli terhadap lidah api dan temperatur pada burner oli bekas
Mochammad Rizky Kurniawan;
Djoko Wahyudi;
Alief Muhammad
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 10, No 2 (2021): Jurnal TURBO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/trb.v10i2.1690
The large amount of used oil waste in Indonesia cannot be separated from the large number of industries that exist today. Apart from the large number of industries, used oil also comes from the remnants of the use of motor vehicles. types of Hazardous and Toxic Waste (B3) according to Government Regulation no. 8 of 1999. Used oil burners can be used as alternative fuels, of course this can solve the problems of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). The research method was carried out to determine the effect of a mixture of ethanol and oil on the length of the flame and temperature, then the researcher tried to determine the effect of the mixing time of ethanol and oil on the length of the flame and temperature. The research was carried out in the Mechanical Engineering laboratory of Panca Marga University in a closed state so that the flames did not change, taking pictures of the length of the flames by recording the fire propagation for 1 minute, then cutting each frame with the help of the imagej application. The results obtained from the study are the addition of the percentage of ethanol affects the length of the flame and the temperature produced by the burner.
Uji karakteristik nyala api pembakaran premix bioetanol dari ampas tebu
Saeful Bakhri;
Djoko Wahyudi;
Alieff Muhammad
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 10, No 2 (2021): Jurnal TURBO
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24127/trb.v10i2.1694
The fuel demand is very important in this day. The higher fuel consumption was impact depletion of existing reserves of oil resources. Bioethanol is one of the energy conversions from biomass containing sugar, starch and cellulose become fuel. Bagasse is a solid waste containing a lignocellulotic substrate which has the potential for bioethanol production. The purpose of this experiment was to determine the flame characteristics of the composition of the addition bioethanol to Pertamax as a mixture, with a variety of mixtures (B0, B5, B10 and B15). The test was carried out using the premix combustion method. The data from the result experiment were analyzed using descriptive methods. The results of the experiment showed that the addition of bioethanol can affect the flame characteristics. The shape of the flame changes from a conical shape to an enlarged cone angle along with the addition of a percentage. The flame height has decreased, the highest flame is at B0 with value of 12.79 mm, the lowest flame height is at B15 with value 10.27 mm. Combustion velocity has increased, the highest velocity is at B15 with value of 32.753 cm/s and the lowest velocity is at B0 with value of 22.253 cm/s.
Pengaruh Kuat Arus Listrik Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan Media Pendingin terhadap Kekuatan Tarik Baja ST-37
Alief Muhammad;
Dani Hari Tunggal Prasetiyo;
Djoko Wahyudi
J-Proteksion Vol 6, No 2 (2022): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/jp.v6i2.6917
Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dominan digunakan pada pada sambungan struktural, bejana tekan, dan dalam pekerjaan preservasi dan restorasi. Teknik ini biasanya digunakan dalam banyak jenis produksi karena fleksibilitas, kegunaan, dan penggunaan di dalam dan di luar ruang. Kuat arus dan media pendingan menjadi faktor utama yang dapat mempengaruhi hasil akhir dari pengelasan. Maka penelitian tentang pengaruh kuat arus pengelasan dengan menggunakan media pendingin menggunakan radiator coolant terhadap kekuatan mekaniknya perlu dilakukan. Penelitian ini jenis baja yang digunakan adalah baja ST-37 dengan standar ukuran pengujian tarik JIS Z 2201 1981 posisi 1G/PA flat position menggunakan sudut kampuh 60º jenis sambungan Single V-Groove. Beban tarik Maksimum terbesar terjadi pada sampel 110 A yang mengalami peningkatan sebesar 6.9% dari sampel 100 A menjadi 4880 kgf. Tegangan tarik maksimum tertinggi juga terjadi pada sampel 110 A dengan nilai 50.83 kgf/mm2.
Pengaruh Kuat Arus Listrik Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan Media Pendingin terhadap Kekuatan Tarik Baja ST-37
Alief Muhammad;
Dani Hari Tunggal Prasetiyo;
Djoko Wahyudi
J-Proteksion Vol 6, No 2 (2022): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/jp.v6i2.6917
Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dominan digunakan pada pada sambungan struktural, bejana tekan, dan dalam pekerjaan preservasi dan restorasi. Teknik ini biasanya digunakan dalam banyak jenis produksi karena fleksibilitas, kegunaan, dan penggunaan di dalam dan di luar ruang. Kuat arus dan media pendingan menjadi faktor utama yang dapat mempengaruhi hasil akhir dari pengelasan. Maka penelitian tentang pengaruh kuat arus pengelasan dengan menggunakan media pendingin menggunakan radiator coolant terhadap kekuatan mekaniknya perlu dilakukan. Penelitian ini jenis baja yang digunakan adalah baja ST-37 dengan standar ukuran pengujian tarik JIS Z 2201 1981 posisi 1G/PA flat position menggunakan sudut kampuh 60º jenis sambungan Single V-Groove. Beban tarik Maksimum terbesar terjadi pada sampel 110 A yang mengalami peningkatan sebesar 6.9% dari sampel 100 A menjadi 4880 kgf. Tegangan tarik maksimum tertinggi juga terjadi pada sampel 110 A dengan nilai 50.83 kgf/mm2.
Pengaruh Bahan Bakar dan Busi terhadap Jarak Tempuh
Djoko Wahyudi
J-Proteksion Vol 6, No 1 (2021): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/jp.v6i1.4836
Menipisnya cadangan minyak bumi diperlukan langkah alternatif untuk menghemat cadangan minyak bumi. Mesin bensin empat langkah adalah kendaraan yang menggunakan minyak bumi sebagai bahan bakar utama. Untuk menghemat bahan bakar minyak secara efisien, maka perlu dilakukan pemilihan jenis bahan bakar dan busi. Penggunaan bahan bakar dan busi yang tidak tepat pada mesin dapat menyebabkan konsumsi bahan bakar menjadi boros. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jarak yang dapat ditempuh kendaraan. Pengujian dilakukan dengan memvariasikan jenis bahan bakar dan busi. Bahan bakar menggunakan jenis premium, pertalite dan pertamax. Sedangkan busi yang digunakan adalah jenis standar dan iridium. Pertamax lebih menghemat konsumsi bahan bakar jika dibandingkan dengan premium dan pertalite. Penggunaan pertamax mampu menempuh jarak terjauh dengan rata-rata jarak tempuh 20,4 km. Sedangkan busi iridium mampu menempuh jarak terjauh 20,6 km.
Pelatihan sistem akuntansi dan manajemen pesanan digital pada usaha mikro kecil menengah bidang konveksi di Probolinggo
Ahmad Iskandar Rahmansyah;
Alief Muhammad;
Joni Hendra;
Abdul Basit;
Siti Masluha;
Dani Hari Tuggal Prasetiyo
Abdimas Siliwangi Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP SILIWANGI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22460/as.v5i3.12311
Sistem akuntansi dan monitoring secara manual memakan lebih banyak waktu dan tenaga dibanding dengan menggunakan sistem informasi dan teknologi saat ini. Karena memakan banyak waktu dan tenaga sehingga perkembangan dan penghasilannya pun tidak dapat maksimal. Hal ini masih terjadi pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), salah satunya adalah UMKM penjahit yang ada di Probolinggo. Sistem pesanan pada jasa jahit busana dan baju saat ini masih menggunakan sistem manual. Yaitu dengan datang langsung ke penjahit untuk pengukuran dan menghubungi penjahit untuk menanyakan progress yang telah dijalankan hingga selesai. Selain itu dari pihak penjahit saat ini hanya melakukan pencatatan pesanan melalui buku cacatan saja. Kedua sistem manual tersebut memiliki banyak kekurangan. Sehingga tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan teknologi aplikasi sistem informasi yang membantu dalam sistem pemesanan dan pencatatan secara digital. waktu pengerjaan juga jadi lebih mudah dan cepat. Tidak hanya mitra, pelanggan pun juga senang dengan adanya sistem informasi monitoring pesanan yang dapat memberitahu pelanggan tentang informasi proses pesanannya. Sehingga kontrol pesanan dapat dilakukan oleh pelanggan juga dan jika sudah selesai pelanggan langsung datang untuk mengambil pesanannya tanpa harus menanyakan kembali tentang proses pesanannya.
The Effect of Biogas Purification Process Using Calcium Oxide-Based Sorbents on the Diffusion Flame Combustion Characteristics
Dani Hari Tunggal Prasetiyo;
Djoko Wahyudi;
Alief Muhammad
Journal of Earth Energy Science, Engineering, and Technology Vol. 4 No. 3 (2021): JEESET VOL. 4 NO. 3 2021
Publisher : Penerbitan Universitas Trisakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (450.257 KB)
|
DOI: 10.25105/jeeset.v4i3.9712
Biogas is an alternative energy source that could solve two problems at once, the problem of environmentally friendly energy needs and the problem of waste treatment. One of the sources of biogas is obtained from anaerobic bacterial fermentation of cow dung waste. The biogas fermentation process produces impurities such as carbon dioxide (CO2) as a combustion inhibitor. Carbon dioxide will inhibit the combustion reaction, resulting in incomplete combustion. The biogas purification process is needed to reduce the amount of carbon dioxide in the biogas. The purification process is carried out using an absorbent compound of calcium oxide (CaO) to bind carbon dioxide contained in the biogas. Thus, the purpose of this study was to analyze the effect of the biogas purification process using calcium oxide on the characteristics of the diffusion flame produced by combustion. The research was conducted experimentally using the physicochemical-absorption method of purification by flowing biogas through a purificator device that contained a purification solution. After passing through the purification solution, the biogas was regulated at a fuel flow rate of 3 liters/min and then proceed to the bunsen burner. The results showed that purification affected increasing the characteristics of the diffusion flame combustion due to the reduced amount of carbon dioxide in the biogas. This is indicated by increasing the purification molarity, it also increases the flame speed of combustion and the flame angle, as well as a decrease in the flame height.