Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JPMB Parahita

Peningkatan Pengetahuan Tentang Anemia Pada Santriwati Pondok Pesantren Awwaliyah Al-Asiyah Adhila Fayasari; Isti Istianah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 4 No. 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jpmbp.v4i01.656

Abstract

Anemia is caused by a deficiency of micronutrients, also known as hidden hunger. Adolescents have a risk of anemia, especially from the frequency of eating, choosing the type of food and the occurrence of puberty. Lack of intake and wrong food choices related to the prevention of anemia in adolescents can be caused by the low knowledge of students regarding this matter. Lack of knowledge about anemia causes the need for iron in the body of adolescents is less and not fulfilled so that anemia can occur in adolescents. Adolescent girls are one of the age groups that are prone to iron deficiency, where their nutritional needs increase because they are still in their infancy. No exception for students in the scope of the boarding school. Boarding schools will provide meals to meet the needs of students and teachers. The provision of dormitory food is generally limited due to financial problems, so there is a possibility that it will not be able to meet the nutritional needs of students. This service aims to increase the knowledge of female students about anemia. The method used is conducting nutrition education, measuring hemoglobin levels, and conducting evaluation analysis to increase the knowledge of female students. This service activity was carried out at the Pesantren Mosque which was attended by 40 female students. The service begins with games to increase enthusiasm and then a pre-test is given. Then the material is given with 3 topics, question and answer, and closed with a post-test and evaluation of activities. The response of the female students was very enthusiastic by asking interesting questions about nutrition and health. The conclusion of the pre-test and post-test results is that there is a significant difference between the level of knowledge before and after nutrition education
Penyuluhan Daring Higiene Sanitasi, Gizi Seimbang Dan Kesehatan Pada Penjamah Makanan Di Al Jazeerah Hospitality Management Marina Indriasari; Angga Rizqiawan; Isti Istianah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 4 No. 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jpmbp.v4i01.823

Abstract

Pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai penjamah makanan agar kualitas makanan yang dihasilkan baik, serta mencegah terjadinya kerusakan dan pencemaran pada makanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada Tenaga Penjamah Makan di Al Jazeerah Signature Restaurant & Lounge Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta. Kegiatan Penyuluhan dengan tema Higiene Sanitasi, Gizi Seimbang dan Kesehatan pada Penjamah Makanan di Al Jazeerah Hospitality Management akan dilaksanakan 2 tahap dengan kegiatan berupa pemaparan materi oleh 4 narasumber sehingga diharapkan pada Tahap II, peserta dapat mengimplementasikan materi yang telah dijelaskan dan dapat meningkatkan pengetahuan peserta. Tahap I dilaksanakan pada tanggal 11 Januari 2022 dan tahap II dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2022 dengan waktu pelaksanaan selama 2 jam sejak pukul 15.00-17.00. Peningkatan pengetahuan ini dilakukan melalui penyuluhan menggunakan beberapa media edukasi. Dengan dilaksanakannya pre test, penyuluhan dan post test. Hasil dari pelaksanaan pretest dan juga post test kepada peserta didapatlkan kesimpulan berupa pengetahuan peserta mengenai hygiene dan sanitasi serta gizi seimbang untuk produktivitas kerja setelah mendapatkan penyampaian materi masih tergolong sedang pada hari pertama. Sedangkan pada hari kedua, pengetahuan peserta mengenai keamanan pangan serta is terkini mengenai menjaga pola hidup yang sehat setelah mendapatkan penyampaian materi tergolong baik. Secara keseluruhan peserta penyuluhan yang mengikuti merespon secara baik, meskipun terdapat kendala saat menentukan waktu penyuluhan yang tepat.