Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Studi Jamur Cryptococcus Neoformans Penyebab Kriptokokosis pada Kotoran Burung, Tanah, dan Udara di Pasar Burung Lingkungan Sindu dengan Media Potato Dextrose Agar (PDA) Siti Nabila Mustiani; Yunan Jiwintarum; Yudha Anggit Jiwantoro
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 7, No 1 (2019): JKP Juni 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v7i1.82

Abstract

Cryptococcus neoformans adalah jamur patogen oportunistik penyebab kriptokokosis, yaitu mikosis yang berpotensi mematikan pada manusia. Jamur ini banyak terdapat pada lingkungan yang tercemar kotoran burung seperti pasar burung. Salah satu pasar burung yang keadaan lingkungannya mendukung untuk pertumbuhan Cryptococcus neoformans adalah pasar burung Lingkungan Sindu, namun belum pernah diteliti tentang adanya jamur Cryptococcus neoformans di lingkungan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui studi jamur Cryptococcus neoformans penyebab kriptokokosis pada kotoran burung, tanah, dan udara di pasar burung Lingkungan Sindu dengan media Potato Dextrose Agar (PDA). Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan total 12 sampel yang diambil dari 4 area di pasar burung Lingkungan Sindu. Data yang dikumpulkan berupa hasil identifikasi makroskopis dan mikroskopis koloni yang tumbuh pada media PDA. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa Cryptococcus neoformans terdapat pada 2 sampel dari 4 sampel kotoran burung, 1 sampel dari 4 sampel udara, dan tidak terdapat pada sampel tanah. Hal ini menunjukkan bahwa jamur Cryptococcus neoformans ditemukan paling banyak pada sampel kotoran burung yaitu 50%, kemudian pada sampel udara yaitu 25%, sementara pada sampel tanah tidak ditemukan jamur Cryptococcus neoformans (0%).
EDUKASI MASYARAKAT MELALUI AKTIVITAS RELAWAN NON MEDIS DALAM MEMUTUS RANTAI PENYEBARAN COVID-19 DI LINGKUNGAN CAKRANEGARA UTARA Maruni Wiwin Diarti; Yunan Jiwintarum; Awan Dramawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol 2, No 1 (2020): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.635 KB) | DOI: 10.32807/jpms.v2i1.605

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). WHO sudah menetapkan Covid-19 sebagai pandemi. Virus Covid-19 umumnya ditransmisikan melalui kontak fisik erat dan percikan (droplet) dari saluran pernapasan, sedangkan transmisi melalui udara (airborne) dapat terjadi saat melakukan prosedur medis yang menghasilkan aerosol.  Cakranegara Utara merupakan salah satu kelurahan di Kota Mataram yang sampai dengan bulan Agustus 2020 masih ditetapkan sebagai Zona merah.  Peran masyarakat diakui cukup penting untuk menekan kasus Covid-19 yang terus bertambah.  Relawan non medis merupakan kelompok mahasiswa yang peduli terhadap Covid-19.  Pendekatan edukasi masyarakat melalui aktivitas relawan non medis dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat mencegah penyebaran Covid 19 di lingkungan Cakranegara Utara. Metode yang digunakan dalam Edukasi Masyarakat melalui aktivitas relawan non medis dalam memutus rantai penularan Covid-19 melalui ceramah, metode diskusi dan metode demonstrasi. Untuk mengetahui keberhasilan edukasi pada masyarakat melalui aktivitas relawan non medis ini dilakukan pretest dan posttest pada masyarakat. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai cara cuci tangan yang benar (WHO), Covid-19 dan pencegahannya dan Edukasi masyarakat melalui aktivitas relawan non medis dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang tentang cara mencuci tangan dengan benar (WHO), Covid-19 dan cara pencegahannya, social distancing dan manfaat pengunaan masker untuk memutus rantai penularan Covid-19.
Optimal concentration of Syzygium aromaticum powder added to Anchovy TURLM Medium to Prevent The Degradation Shape of Mycobacterium tuberculosis Cells Rohmi Rohmi; Maruni Wiwin Diarti; Ayu Anulus; Yunan Jiwintarum
Jurnal Kesehatan Prima Vol 16, No 1 (2022): FEBRUARY
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jkp.v16i1.834

Abstract

Alternative clinical diagnostic media for Mycobacterium tuberculosis (MTB) include Anchovy Sweet Seaweed Medium (TURLM). This media reported has good sensitivity and specificity, as well as growth speed, colony count, and fertility rates for MTB examination. In this study, six different types of clove flower powder were added to the TURLM media (Syzygium aromaticum). The goal of this study was to look at the vegetative shape of MTB bacteria in six different TURLM variations. This study was conducted at Microbiology Laboratory of the Medical Laboratory Technician Department at Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan in Mataram, Indonesia. These findings revealed that complete MTB vegetative cells were mostly found in TURLM media with the addition of 0.5 g clove flower powder
Penurunan Kadar Gula Darah Antara Yang Melakukan Senam Jantung Sehat Dan Jalan Kaki Yunan Jiwintarum; Iswari Fauzi; Maruni Wiwin Diarti; Indriyani Novia Santika
Jurnal Kesehatan Prima Vol 13, No 1 (2019): FEBRUARI
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.32807/jkp.v13i1.192

Abstract

Glukosa darah adalah gula yang terdapat dalam darah yang terbentuk dari karbohidrat dalam makanan dan disimpan sebagai glikogen dihati dan otot rangka. Otot akan menggunakan glukosa pada aliran darah untuk bahan bakar, jadi semakin dipakai semakin rendah kadar gula darah. Glukosa darah mengalami penurunan karena melakukan aktifitas fisik dengan intensitas sedang yang merupakan latihan aerobik yaitu seperti senam jantung sehat dengan jalan kakiUntuk mengetahui perbedaan penurunan kadar gula darah setelah berolahraga senam jantung sehat dengan jalan kaki. Desain penelitian Pra-eksperiment  menggunakan One group pretest-posttest dengan jumlah responden 30 orang. 15 responden senam jantung sehat dan 15 responden jalan kaki selama 20 menit. Data yang dikumpulkan berupa data hasil pemeriksaan kadar gula darah sebelum dan setelah berolahraga senam jantung sehat dengan jalan kaki.  Rerata hasil pemeriksaan kadar gula darah sebelum senam jantung sehat adalah 108,87 mg/dL dan setelah senam jantung sehat adalah 95.07 mg/dL, sedangkan kadar gula darah sebelum jalan kaki adalah 108,93 mg/dL dan setelah jalan kaki adalah 98,87 mg/dL.Berolahraga senam jantung sehat dengan jalan kaki selama 20 menit dapat menurunkan kadar gula darah. 
COLIFORM MOST PROBABLE NUMBER (MPN) WITH VARIETIES OF MEDIA VOLUME LACTOSE BROTH SINGLE STRENGTH (LBSS) AND LACTOSE BROTH DOUBLE STRENGTH (LBDS) Yunan Jiwintarum; Agrijanti Agrijanti; Baiq Lilis Septiana
Jurnal Kesehatan Prima Vol 11, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Prima
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.32807/jkp.v11i1.17

Abstract

Most Probable Number (MPN) is a test that detects the fermentative nature of Coliform in the sample. The MPN test consists of three stages: presumptive test, confirm test, and completeness test. Each of these tests used LBSS, LBDS and BGLB media with volume between 5 ml - 10 ml. There is the variation of this media volume, whether it will affect the positivity value and MPN value of Coliform, it is a problem that will be answered in this study. The research objective was to find out the influence of media volume variation to the result of Coliform bacterium counting test method of MPN variety 5 1 1. The media volume which was varied namely LBSS and LBDS with volume variation 4 m, 6 ml, 8 ml, 10 ml, 12 Ml. The research was an experimental in laboratory. The sample was the suspense of Escherichia coli bacteria which are equivalent to standard 0.5 Mc. Farland and diluted 1000 ml sterile aquadest, the result data indicated MPN value was obtained, then it is analyzed by descriptive analysis. The findings indicated that the volume of LBDS and LBSS media were 4ml, 6ml, 8ml, 10ml, 12ml, replicated 5 times obtained positive result on all tubes 5 1 1 with MPN value> 265/100 ml. The conclusion of the research is media volume of LBSS and LBDS does not affect the positive and MPN Coliform values.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN WADAH PEMBUANGAN DAHAK BERBAHAN DAUN SIRIH - SEREH DALAM PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 dan ISPA DI DESA KARANG BAYAN Rohmi Rohmi; Maruni Wiwin Diarti; Yunan Jiwintarum; Lalu Srigede; Rabi'unnisa Sulaimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol 3, No 2 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v3i2.869

Abstract

Spesimen dahak memiliki tingkat sensitivitas tertinggi kedua setelah spesimen cairan lavage Bronchoalveolar, yang menandakan jalan penularan cepat virus dan penyebab infeksi saluran nafas akut. Spesimen dahak yang dikeluarkan oleh masyarakat saat berludah banyak mengandung mikroba (virus,bakteri, jamur). Pemutusan penularan melalui dahak dapat diatasi dengan penyediaan tempat berludah yang mengandung desinfektan dan wadah tersebut harus terpapar sinar matahari, salah satunya adalah melalui pembuatan wadah dari botol bekas yang megandung desinfektan alami seperti sediaan simplisia daun sirih dan batang sereh. Kegiatan pengabdian masyarakat ini  bertujuan untuk mengedukasi ibu – ibu yang anggotanya berisiko ISPA dan Kader di Desa Karang Bayan dalam pengolahan bahan – bahan alam daun sirih dan sereh  melalui demostrasikan dan mendampingi dalam pemanfaatan wadah desinfektan berbahan daun sirih-sereh untuk pembuangan dahak dalam upaya pencegahan penyebaran bakteri penyebab ISPA dan Covid-19. Hasil dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini terjadi peningkatan pengetahuan kader dan ibu – ibu tentang cara pembuatan wadah ludah berdesinfektan daun sirih dan batang sereh, penularan Covid-19 dan penyakit ISPA, pencegah dan penanggulangan Covid-19 dan penyakit ISPA.  Kesimpulan Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan  Ibu – ibu dan kader dalam pemanfaatan wadah desinfektan berbahan daun sirih-sereh untuk pembuangan dahak dalam upaya pencegahan penyebaran bakteri penyebab ISPA dan Covid-19
PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DASAN CERMEN DALAM PEMANFAATAN “TERUNA” FILTRAT BUAH TERUNGU UNGU DAN BUNGA KENANGGA UNTUK PENGENDALIAN LARVA Aedes sp Zainal Fikri; Yunan Jiwintarum
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol 3, No 2 (2022): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v3i2.898

Abstract

Salah satu daerah di Kota Mataram yang memiliki kasus DBD tergolong tinggi serta belum memiliki peta sebaran vektor virus dengue adalah Kelurahan Dasan Cermen Kecamatan Sandubaya. Untuk memecahkan masalah masyarakat terkait dengan pengendalian kasus DBD, maka pelaksanaan pengabdian masyarakat ini memilih sasaran Karang Taruna dengan pendekatan pada Remaja. Solusi yang ditawarkan sebagai upaya pencegahan penyakit deman berdarah di lokasi Pengabdian Masyarakat dapat dilakukan adalah dengan pendekatan pada remaja melalui Karang Taruna Pendekatan dilakukan dengan memberikan edukasi cara pengendalian populasi nyamuk Aedes aegypti menggunakan  insektisida spray filtrat buah terong ungu panjang dan bunga kenanga. Kegiatan pengabdian masyarakat program kemitraam masyarakat yang dilaksanakan di kelurahan Dasan Cermen kecamatan Sandubaya memberikan pengaruh yang besar terhadap peningkatan pada sikap remaja Karang Taruna tentang prilaku hidup bersih sehat terkait kebersihan sanitasi lingkungan untuk pengendalian vector DBD melalui TOT dan Coaching dalam upaya pengendalian larva Aedes sp untuk mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) melalui pemanfaatan spray filtrat buah terong ungu panjang.
PEMBERDAYAAN AKTIVITAS RELAWAN NON MEDIS DESA KARANG BAYAN MELALUI EDUKASI PEMANFAATAN TANAMAN HERBAL PEKARANGAN SEBAGAI HANDSANITIZER NANO LIQUID SOAP UNTUK PENCEGAHAN PENULARAN COVID 19 Yunan Jiwintarum; Rusmini Rusmini; Zainal Fikri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol 4, No 1 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v4i1.1065

Abstract

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (disingkat dengan PPKM) adalah kebijakan Pemerintah Indonesia sejak awal tahun 2021 untuk menangani pandemi Covid-19 di Indonesia, termasuk di Desa Karang bayan. Permasalahan yang terdapat di  Desa Karang Bayan antara lain masih rendahnya pengetahuan masyarakat tentang Covid-19 (Penyebab, penularan, pencegahan, pengendalian), PHBS dan pengembangan tanaman obat keluarga (Toga) pada lahan pekarangan yang dapat digunakan untuk pembuatan Hand Sanitizer desinfektan alami secara mandiri  serta belum optimalnya partisipasi kelompok masyarakat relawan non medis Karang taruna, ibu – ibu PKK dan Kader dalam pencegahan Covid-19.  Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi masalah di Desa karang Bayan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melalui edukasi, pelatihan dan pendampingan tentang Covid-19 (Penyebab, penularan, pencegahan, pengendalian), PHBS dan pengembangan tanaman obat keluarga (Toga) pada lahan pekarangan yang dapat digunakan untuk pembuatan Hand Sanitizer Nano Liquid Soap desinfektan alami secara mandiri untuk pencegahan Penularan Covid 19. Metode yang digunakan dalam penerapan solusi pemasalahan dengan penyuluhan dan pendampingan terhadap kelompok masyarakat relawan non medis Karang taruna, ibu – ibu PKK dan Kader dalam pemanfaatan tanaman obat keluarga (Toga) berbasis kearifan lokal sebagai bahan untuk pembuatan Hand Sanitizer Nano Liquid Soap. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan peningkatan keterampilan dan partisipasi masyarakat dalam Covid-19 (Penyebab, penularan, pencegahan, pengendalian), PHBS dan pengembangan tanaman obat keluarga (Toga) pada lahan pekarangan yang dapat digunakan untuk pembuatan Hand Sanitizer Nano Liquid Soap desinfektan alami secara mandiri. Kesimpulan Desa Karang Bayan menjadi Desa peduli dan siaga Covid-19 dengan menggerakkan kelompok masyarakat relawan non medis menjadi role model  terkait pembuatan Hand Sanitizer Nano Liquid Soap desinfektan alami secara mandiri untuk pencegahan Penularan Covid masa pandemi dan PPKM.