Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Respon Publik

Sinergisitas Kolaborasi Pemerintah Desa Plosorejo dengan Wisata Kampung Coklat dalam Menanggulangi Kemiskinan (Studi Kasus Desa Plosorejo Kec. Kademangan Kab. Blitar) Abdurrohman .; Afifuddin Afifuddin; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 14, No 2 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.433 KB)

Abstract

Kemiskinan merupakan permasalahan sosial yang memberikan dampak terhadap individu, keluarga dan masyarakat, sehingga hal tersebut butuh diselesaikan demi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dalam mewujudkan kesejateraan sosial Kabupaten Blitar telah melaksanakan kewajibannya yakni menanggulangi kemiskinan. Hal ini dibuktikan dengan adanya penurunan kemiskinan dari tahun 2016-2018 yakni 0,9 %, 0,8%, 0,8%. Pemerintah Kab. Blitar Terus berupaya menekan angka kemiskinan dengan berbagai program dan berkoordinasi dengan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiksinan, yang terdiri dari unsur pemerintah (Pemerintah Desa Plosorejo) dan swasta (Wisata Kampung Coklat), sehingga kolaborasi yang baik antara pemerintah dan swasta dapat menjembatani terwujudnya penurunan kemiskinan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan  diskriptif. Teknik dalam pengumpulan data melalui observasi, wawancara. Kemudian teknik dalam analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian sinergisitas kolaborasi Pemerintah Desa Plosorejo dengan Wisata Kampung Coklat dalam menanggulangi kemiskinan melalui CSR dan pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu upaya yang tepat sasaran dalam melakukan penanggulangan kemiskinan dikarenakan kegiatan tersebut bergerak sesuai dengan keinginan masyarakat. Dengan adanya CSR dan pemberdayaan masyarakat tersebut perekonomian masyarakat Desa Plosorejo meningkat dan angka kemiskinan hanya 10,4%.. Kata Kunci: Kemiskinan, Kolaborasi, Sinergisitas
DAMPAK PENGEMBANGAN DAN PEMBANGUNAN ALUN-ALUN KOTA WISATA BATU TERHADAP JUMLAH SAMPAH DI KAWASAN ALUN-ALUN KOTA BATU (Studi Kasus : Manajemen Alun-alun Kota Wisata Batu) Dewi Arimbi; Afifuddin Afifuddin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 14, No 2 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.762 KB)

Abstract

Pariwisata merupakan setor yang tengah digeluti di Idnonesia. KarenaIndonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa maka sector pariwisata sangat dikedepankan. 10 tahu belakangan sector pariwisata sangat gencar dikembangkan dan dipromosikan baik di dalam negeri maupun di luar negeri.Pariwisata local pun tak lupa dikembangkan, setiap kota emiliki prospek kedepan dalam sector pariwisatanya, salah satunya Kota Batu. Kota yang memang dikenal akan kota wisata, Kota Batu terus memusatkan perhatiannya di sector wisata. Pembangunan infastruktur terkait akomodasi-akomodasi wisata teus gencar dilakukan. Salah satunya alun-alun kota . selain sebagai ikon kota, Alun-alun difungsikan sebagai taman kota dan sentra ekonomi yang menjadikan alun-alun menjadi asset tersendiri.Dampak dari pembangunan pun beragam, mulai dari dampaknya terhadap lingkungan, jumlah sampah ekonomi hingga kemcaetan. Dampak yang dirasakan disebabkan oleh meningkatnya aktivitas wisata terutama yang ada di kawasan alun-alun Kota Batu. Pengolahan atas sampah yang dihasilkan perlu diperhatikan lebih lanjut karena jumlah sampah yang dihasilkan turut mempengaruhi kondisi lingkungan saat ini dan nanti kedepannya.Kata Kunci : Pariwisata, Pembangunan, Dampak
PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN PENGHUBUNG BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT (Studi Formulasi Kebijakan Infrastruktur Jalan Penghubung Antara Dusun di Desa Kwangko, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu NTB) Hamdani Hamdani; Afifuddin Afifuddin; Hayat Hayat
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.987 KB)

Abstract

Pembangunan merupakan pencapaian dan tujuan akhir untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat .Infrastruktur masih menjadi persoalan serius di negeri ini, terutama ditingkat pedesaan. Tidak sedikit infrastruktur desa yang saat ini kondisinya tidak terurus,bahkan masih banyak desa yang belum memiliki infrastruktur semisal minimnya proses pembangunan jalan. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar dusun adalah salah satu alternatif pembangunan yang produktif untuk memicu segala aspek pertumbuhan baik sosial, ekonomi, serta meningkatan sember daya manusia pada umunya.  Berdasarkan tujuan pembangunan infrastruktur jalan penghubung tersebut, maka pelaksanaannya harus mengarah pada hal - hal yang subtansif sesuai apa yang menjadi kebutuhan masayarakat. Tentunya pada bidang pendidikan, kesehatan, dan lebih khususnya ekonomi. Maka formulasi kebijakan adalah jawaban untuk mewujudkan tujuan yang ingin dicapai menuju desa yang mandiri. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, obsesrvasi dan dokumentasi. Teknik penentuan informan dilakukan dengan purposive sampling, dan untuk teknik analisis data menggunakan reduksi data, pengajian data, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa Kwangko dalam formulasi kebijakan yang melibatkan masyarakat yaitu: Dalam proses formulasi kebijakan masyarakat terlibat aktif dalam tahap proses perencanaan pengambilan keputusan. Bentuk partisipasi masyarakat Desa Kwangko tergolong macam-macam seperti ikut mendukung, menyelenggarakan dan ikut serta dalam program, dalam berpartisipasi ada warga yang aktif dan ada juga yang tidak aktif . Usaha aparatur desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam formulasi kebijakan yaitu: memberikan arahan, memberikan motivasi, dan memberikan intuksi langsung maupun tidak langsung secara keseluruhanya. Faktor-faktor yang mempengaruhi formulasi kebijakan infrastruktur jalan penghubung antara dusun Desa Kwangko. Bahwa faktor yang menjadi pendukung yakni: faktor kedaran masyarakat dan koordinasi semua stakeholder. Faktor yang menjadi penghambat yakni: masalah anggran dan rendahnya kulitas Pendidikan secara keseluruhannya. Kata Kunci : Pembangunan, Formulasi Kebijakan, dan Partisipasi.
PENGARUH PENERAPAN CAPAIAN KINERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN Studi pada Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Belinda Eka Faradewi; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.092 KB)

Abstract

Capaian kinerja diterapkan diseluruh Fakultas dan Unit yang ada di Universitas Brawijaya dengan bentuk kontrak kinerja antara Rektor dengan masing-masing Dekan dan Ketua Unit. Penelitian ini terfokus pada capaian kinerja yang dianggap memiliki pengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan salah satunya di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya.  Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi sederhana. Varibel bebas dalam penelitian ini adalah Capaian Kinerja (X) sedangkan Produktivitas Kerja Karyawan adalah variable terikatnya (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah Dosen dan Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Brawijaya sejumlah sampel 286 orang.Berdasarkan hasil analisis penelitian ini dapat dijelaskan bahwa secara parsial Capaian Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan. Penerapan Capaian Kinerja oleh Fakultas Hukum Universitas Brawijaya memiliki pengaruh senilai R Square 0,402 atau 40,2% terhadap Produktivitas Kerja Karyawan didalamnya.  Kata Kunci : Capaian Kinerja, Produktivitas Kerja, Karyawan