Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Penjernihan Air Bersih dengan Filter Alami dan Aerasi di Teluk Bakung, Sungai Ambawang, Kubu Raya Mochamad Hilmy; Herry Prabowo
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 4 No 1 (2020): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.025 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v4i1.1692

Abstract

Fresh water is a vital requirement in human daily life. Teluk Bakung Village relies on fresh water supplies from the Ambawang River and wells made by the community. The condition of well water in Teluk Bakung Village tends to be the color of ground water which is influenced by the roots of trees, blackish brown and high iron content. The purpose of this Community Service activity is to carry out water filtration on gambut soil to improve the condition of fresh water sources at Al-Muhajirin Mosque in Mu'allaf village, Teluk Bakung Village, Sungai Ambawang District, Kubu Raya Regency, Kalimantan Barat as meeting the mosque's needs and the society. The method of applying IPTEKS is by transferring IPTEKS by improving the physical condition of the Al-Muhajirin Mosque building, the application of clean water filtration as well as training the local staffs for operations and maintenance as well as the plumbing network. It is expected that the addition of aeration system groundwater that has iron content will make it clearer than just filtration which has been carried out at that location.
Potensi Pemanfaatan Hasil Pemeriksaan Berkala Bangunan Gedung dalam Penentuan Depresiasi Harga Bangunan Gedung Eksisting Mochammad Hilmy; Herry Prabowo; Yudhiarma Yudhiarma
Vokasi Vol 15 No 2 (2020): Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.39 KB) | DOI: 10.31573/vokasi.v15i2.231

Abstract

Over time, buildings are used to experience a decline in the physical quality of architectural, structural, mechanical and electrical components. To ensure its safety and functioning, periodic inspections of the building are required. The periodic technical inspection of buildings has been regulated in the Minister of Public Works Regulation No.16 / PRT / M / 2010. The results of the building inspection provide an overview of the physical condition and function of the building in detail and itemized by involving experts in building technical reviewers. The results of this examination show how much the percentage of physical degradation and function of the building under review has the potential to be used in assessing the price of existing buildings from an economic perspective. Thus the depreciation of building prices can be estimated. Depreciation value is a reduction in the value of fixed assets as a result of being used by the owner. This depreciation parameter is needed in an assessment of a property which is increasingly felt to be needed in various economic and development activities, including for loan guarantees, asset management, and appraisal for land acquisition for the purpose of building public facilities. The calculation of building prices that is carried out shows that the results of periodic inspections of buildings can be used to determine the depreciation of the price of the buildings under review.
Tinjauan Kapasitas dan Detailing Lentur Dan Geser Balok Beton Bertulang Konvensional Berdasarkan SNI 2847:2013 Dengan Pertimbangan Aspek Kemudahan Praktik Di Lapangan dan Acuan Rules Of Thumb Studio Arsitektur Yudhiarma Yudhiarma; Herry Prabowo; Mochammad Hilmy
Vokasi Vol 16 No 2 (2021): Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.97 KB) | DOI: 10.31573/vokasi.v16i2.335

Abstract

The main parameters that determine the flexural and shear capacity of a reinforced concrete beam include the dimensions of the beam, the quality of the concrete, the quality of steel reinforcement, the size of steel reinforcement, and the amount of steel used. In practice, these parameters generally have a certain value so that for certain spans, also the details of a reinforced concrete stress block, can be estimated by taking parameters that exist in the field as constraints. The process of drawing and estimating detailed beams in an studio of architecture usually also refers to practical needs in the field. So by providing limits on span, concrete quality, and steel quality, a drafter can estimate the details of the beam under review. The process of calculating beam dimensions is done by estimating the cross section height of the beam (h) and the width of the beam (b) according to the ‘Rules of Thumb“ reference. The dimension calculation based on effective beam span 4m, 5m, 6m, 7m, and 8m produces the smallest beam dimension, namely B20/35 beam and the largest is B55 / 80..
Tinjauan Kekuatan Aksial dan Persyaratan Detailing Elemen Kolom Struktur Beton Bertulang Konvensional Berpengikat Sengkang Dengan Pembatasan Rasio Penulangan Berdasarkan SNI 2847:2019 Dengan Mempertimbangkan Aspek Kemudahan Praktik Di Lapangan dan Studio Herry Prabowo; Mochammad Hilmy; Yudhiarma Yudhiarma
Vokasi Vol 16 No 1 (2021): Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.498 KB) | DOI: 10.31573/vokasi.v16i1.336

Abstract

The The main parameters that determine the axial capacity of a reinforce concrete column include the dimensions of the column, the the quality of the concrete, the quality of steel reinforcement, the size of steel reinforcement, the amount of steel used. In practice, these parameters generally have a certain value so that for certain spans also the details of a reinforced concrete column can be estimated by taking parameters that exist in the field as constraints. The process of drawing and estimating detailed columns in a studio of architecture usually also refers to practical needs in the field. So by providing limits on span, concrete quality, and steel quality we can estimate the details of the column under review. The process of calculating beam dimensions is done by estimating the cross section height of the column (h) and the width of the column (b) according to the limitation of low-rise building. Calculation of dimensions of main tensile reinforcement is done by taking into account the distance of reinforcement in one line and the reinforcement ratio ductility.
Analisis Keandalan Bangunan Gedung Dalam Upaya Mengurangi Risiko Kebakaran: Studi Kasus Gedung Direktorat Politeknik Negeri Pontianak Yudhiarma, Yudhiarma; Prabowo, Herry; Binta, Izzazaya; Hilmy, Mochammad
Vokasi: Jurnal Publikasi Ilmiah Vol. 17 No. 2 (2022): Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31573/jv.v17i2.419

Abstract

Pencegahan kebakaran merupakan salah satu aspek keselamatan bangunan. Untuk mengetahui dan menilai tingkat keandalan suatu bangunan terhadap bahaya kebakaran, maka disusun rumusan masalah yaitu bagaimana mendesain suatu analisis pencegahan kebakaran yang dapat diaplikasikan pada bangunan gedung. Selanjutnya, bagaimana penerapan aplikasi sistem tersebut pada bangunan gedung, dengan studi kasus bangunan Direktorat Politeknik Negeri Pontianak, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Kesimpulan yang dapat diambil mengenai adalah pemeriksaan keandalan bangunan dalam pencegahan kebakaran merupakan salah satu alat bantu dalam menilai dan memeriksa bangunan untuk tindakan pencegahan terhadap kebakaran pada bangunan gedung. Pemeriksaan keandalan bangunan dapat memberikan penilaian/pemeriksaan yang lebih detail pada sistem pencegahan kebakaran, penilaian komponen sarana penyelamatan, penilaian komponen proteksi aktif, serta sarana penilaian proteksi pasif. Hasil observasi yang dilakukan menunjukkan bahwa secara keseluruhan Nilai Keandalan Sistem Keselamatan Bangunan (NKSKB) berada pada kondisi cukup. Nilai tingkat keandalan keselamatan sistem proteksi kebakaran yaitu sebesar 83,80%.
Pendampingan Perencanaan Dan Perancangan Rumah Tahfidz Al Muhajirin Lintang Batang, Sungai Ambawang, Kubu Raya, Kalimantan Barat Hilmy, Mochamad; Dede Irwan; Diah Astiningsih; Estar Putra Akbar; Herry Prabowo; Caesar Destria; Jockie Zudhy F; Muhammad Subhansyah Ikram; Putu Ayu Vindytha Amanda Putri; Weni Dewi Utami
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 8 No. 1 (2024): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v8i1.6907

Abstract

Pada tahun 2022 beberapa pengurus Yayasan Al Muhajirin Lintang Batang menyampaikan niatnya untuk membangun sebuah rumah tahfidz di lingkungan Masjid Al Muhajirin Lintang Batang kapada tim pengabdian masyarakat Program Studi Arsitektur Bangunan Gedung Politeknik Negeri Pontianak. Pemecahan masalah yang telah dilaksanakan terdiri dari beberapa metode yaitu: Aplikasi kegiatan pengabdian ini berupa FGD, Identifikasi dan pendataan tapak, serta menghubungkan dengan pihak yang kompeten. Perencanaan dan perancangan rumah tahfidz diawali dengan audiensi (FGD) bersama pengelola dan jama’ah masjid serta pengurus Yayasan Al Muhajirin. Berdasarkan dari kegiatan tersebut maka tim pengabdian pada masyarakat berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat dengan membuat alternatif konsep yang disampaikan kepada masyarakat baik melalui pengurus masjid maupun yayasan. Konsep dari perencanaan rumah tahfidz yang diterapkan oleh tim adalah menggunakan kearifan lokal. Kesepakatan yang didapatkan berupa desain pra-rancangan kemudian dikembangkan oleh tim perancangan. Gambar DED dapat terselesaikan dengan baik dengan memakan waktu kurang lebih 17 hari kalender. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kenyamanan dan kesehatan ruang menjadi pertimbangan yang utama dalam mendesain Rumah Tahfidz Al Muhajirin. Hal ini bertujuan bersama masyarakat agar santri di tempat ini dapat belajar secara optimal.
Pendampingan Perencanaan dan Perancangan Renovasi Bangunan Gedung Masjid Nurul Hidayah, Benua Melayu Laut Kota Pontianak dengan Penerapan Metoda FGD’s. Mochamad Hilmy; Diah Astiningsih; Estar Putra Akbar; Nurul Qalbi Kurniashally; Herry Prabowo; Caesar Destria
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol. 9 No. 2 (2025): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jpumri.v9i2.9112

Abstract

Pada awal tahun 2024 salah satu masyarakat Benua Melayu Laut menyampaikan harapan dari pengurus Nurul Hidayah yang memiliki niat untuk melakukan renovasi bangunan masjidnya kapada tim pengabdian masyarakat Program Studi Arsitektur Bangunan Gedung Polnep. Keinginan ini didasari oleh kerusakan di bangunan masjid tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mendampingi masyarakat mewujudkan desain bangunan Masjid Nurul Hidayah yang sesuai dengan harapan mereka. Pemecahan masalah yang telah dilaksanakan terdiri dari beberapa metode yaitu: berupa focus group discussions (FGD’s), identifikasi tapak, serta menghubungkan dengan pihak yang kompeten. Perencanaan dan perancangan masjid diawali dengan audiensi (FGD’s) bersama pengurus dan jama’ah masjid. Berdasarkan dari kegiatan tersebut maka tim berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat dengan membuat alternatif konsep yang disampaikan kepada masyarakat. Konsep dari perencanaan masjid yang diterapkan oleh tim adalah menggunakan kearifan lokal. Kesepakatan yang didapatkan berupa desain pra-rancangan kemudian dikembangkan oleh tim perancangan. Gambar animasi 3 dimensi dan Detail Engineering Design (DED) dapat terselesaikan dengan baik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kenyamanan dan kesehatan ruang menjadi pertimbangan yang utama dalam mendesain Masjid Nurul Hidayah. Hal ini bertujuan agar jama’ah masjid dapat menjalankan ibadah dan kegiatan lainnya di tempat ini dengan kenyamanan yang optimal.
Kajian Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan Pintu Masuk Selatan Jalan Pasir Panjang Diah Astiningsih Diah Astiningsih; Agus Susanto Agus Susanto; Herry Prabowo Herry Prabowo
Vokasi: Jurnal Publikasi Ilmiah Vol. 20 No. 2 (2025): Vokasi: Jurnal Publikasi Ilmiah
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kawasan Pintu Masuk Selatan Kota Singkawang pada koridor Jalan Pasir Panjang memiliki peran strategis sebagai gerbang kota, penghubung antarwilayah, serta akses menuju kawasan pariwisata. Namun, perkembangan kawasan ini belum diiringi dengan kualitas tata bangunan dan lingkungan yang memadai, ditandai oleh ketidakteraturan pemanfaatan lahan, penurunan kualitas fisik bangunan, keterbatasan prasarana lingkungan, serta lemahnya pengendalian ruang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) sebagai instrumen pengendali pembangunan kawasan yang berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, dokumentasi, wawancara, serta kajian kebijakan dan regulasi tata ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan memiliki potensi pengembangan sebagai koridor linier dengan fungsi pariwisata, perdagangan dan jasa, serta permukiman. Kajian ini menghasilkan konsep peruntukan lahan, tata bangunan dan lingkungan, sistem sirkulasi, ruang terbuka hijau, serta strategi implementasi berbasis segmentasi kawasan sebagai pedoman pengembangan kawasan Pintu Masuk Selatan Kota Singkawang