Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Pada Masa Pandemi Covid-19 Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar Hani Subakti; Siska Oktaviani; Khotim Anggraini
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1209

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya implementasi program gerakan literasi sekolah pada masa pandemi Covid-19 di mana dilakukan secara daring dengan menggunakan media whatsapp dalam meningkatkan minat baca siswa selama belajar dari rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi gerakan literasi sekolah pada masa pandemi Covid-19 dalam meningkatkan minat baca siswa kelas IIIB SDN 010 Samarinda Utara tahun pembelajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik penentuan subjek yang digunakan dalam penelitan ini adalah purposive sampling dan teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Jenis triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian mengenai implementasi gerakan literasi sekolah pada masa pandemi Covid-19 dalam meningkatkan minat baca siswa kelas IIIB SDN 010 Samarinda Utara Tahun Pembelajaran 2020/2021 bahwa pada masa pandemi Covid-19 guru kelas IIIB menerapkan kegiatan literasi yang dilaksanakan secara daring dengan cara guru memberikan materi pelajaran dan tugas kepada siswa dari buku tema/ LKS melalui grup whatsapp. Hal tersebut membuat siswa melaksanakan kegiatan literasi seperti membaca, menulis, dan berhitung sesuai dengan tugas yang diberikan oleh guru dan siswa senang dalam melaksanakan kegiatan literasi ini. Pada kegiatan literasi ini kemampuan membaca pada siswa meningkat dan minat membaca pada siswa sudah ada namun perlu ditingkatkan lagi. Implementasi gerakan literasi sekolah pada masa pandemi Covid-19 dalam meningkatkan minat baca siswa kelas IIIB SDN 010 Samarinda Utara sudah cukup berhasil
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Pada Masa Pandemi Covid-19 Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar Hani Subakti; Siska Oktaviani; Khotim Anggraini
Jurnal Basicedu Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i4.1209

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya implementasi program gerakan literasi sekolah pada masa pandemi Covid-19 di mana dilakukan secara daring dengan menggunakan media whatsapp dalam meningkatkan minat baca siswa selama belajar dari rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi gerakan literasi sekolah pada masa pandemi Covid-19 dalam meningkatkan minat baca siswa kelas IIIB SDN 010 Samarinda Utara tahun pembelajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik penentuan subjek yang digunakan dalam penelitan ini adalah purposive sampling dan teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Jenis triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumber. Hasil penelitian mengenai implementasi gerakan literasi sekolah pada masa pandemi Covid-19 dalam meningkatkan minat baca siswa kelas IIIB SDN 010 Samarinda Utara Tahun Pembelajaran 2020/2021 bahwa pada masa pandemi Covid-19 guru kelas IIIB menerapkan kegiatan literasi yang dilaksanakan secara daring dengan cara guru memberikan materi pelajaran dan tugas kepada siswa dari buku tema/ LKS melalui grup whatsapp. Hal tersebut membuat siswa melaksanakan kegiatan literasi seperti membaca, menulis, dan berhitung sesuai dengan tugas yang diberikan oleh guru dan siswa senang dalam melaksanakan kegiatan literasi ini. Pada kegiatan literasi ini kemampuan membaca pada siswa meningkat dan minat membaca pada siswa sudah ada namun perlu ditingkatkan lagi. Implementasi gerakan literasi sekolah pada masa pandemi Covid-19 dalam meningkatkan minat baca siswa kelas IIIB SDN 010 Samarinda Utara sudah cukup berhasil
ANALISIS PEMANFAATAN WHATSAPP GROUP SEBAGAI MEDIA BELAJAR DARING DI KELAS V SDN 002 SAMARINDA UTARA Siska Oktaviani
Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.976 KB) | DOI: 10.37478/jpm.v3i2.1565

Abstract

 This study aims to describe information regarding the use of WhatsApp Groups as an online learning medium during the Covid-19 pandemic. This research was conducted in class V of SDN 002 North Samarinda, Samarinda City in the odd semester from September to December 2021. This research is a qualitative descriptive. The resource persons in this study were three class teachers and 6 students. Collecting data in this study carried out various techniques, namely observation, interviews and documentation. Activities in analyzing data in this study were carried out through data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. To test the validity of the data in this study using triangulation techniques. The results of the study obtained information that WhatsApp became the main choice of learning media in the online learning process in class V of SDN 020 North Samarinda because WhatsApp made it easy for all groups to use, both teachers, students and parents of students. Through the WhatsApp Group, learning can also be carried out according to the RPP starting from the opening, core and closing activities. Then the features in the WhatsApp Group help the learning process such as chat features, voice notes, photos, videos and documents. The use of WhatsApp Groups in online learning has several obstacles, behind the existing barriers, teachers can minimize these obstacles.
SOSIALISASI PHBS DENGAN PEMBAGIAN PANCURAN AIR DAN SABUN CUCI TANGAN KEPADA WARGA RT.09 KELURAHAN LEMPAKE KOTA SAMARINDA Siska Oktaviani; Miftahul Jannah
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 1 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.693 KB) | DOI: 10.24903/jpkpm.v1i1.723

Abstract

Hasil observasi pada salah satu RT di Kelurahan Lempake yaitu RT. 09 didapatkan informasi bahwa fasilitas untuk mencuci tangan masih jarang ditemui di tempat-tempat keramaian di RT tersebut, kemudian masih ada warga yang tidak memakai masker ketika berinteraksi dengan warga lain serta kurang sadarnya warga sekitar mengenai pola hidup bersih dan sehat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai PHBS dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 kepada warga RT. 09 Kelurahan Lempake. Metode yang dilakukan pada sosialisasi ini melalui penyampaian materi mengenai protokol kesehatan dan PHBS dengan membagikan video edukasi cuci tangan melalui grup WhatsAppwarga serta pembagian pancuran air dan sabun cuci tangan. Kegiatan sosialisasi PHBS dengan pembagian pancuran air dan sabun cuci tangan kepada warga di lingkungan RT. 09 mendapat dukungan yang positif, baik dari ketua RT. 09 maupun warga sebagai salah satu bentuk kegiatan untuk mengedukasi warga bahwa dengan mencuci tangan dengan sabun dengan langkah-langkah yang benar maka warga sudah berpartisipasi dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
EDUKASI PENCEGAHAN COVID-19 DENGAN MENDONGENG PADA SISWA KELAS II SDN 017 SUNGAI KUNJANG Siska Oktaviani
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 2 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1738.96 KB) | DOI: 10.24903/jpkpm.v2i1.1066

Abstract

Adanya pandemi covid-19, kegiatan belajar yang biasanya dilakukan tatap muka di sekolah harus dialihkan menjadi daring atau luring di rumah. Kegiatan belajar dari rumah (BDR) bagi kebanyakan guru dirasa kurang optimal dalam menyampaikan materi, termasuk penyampaian pengetahuan bagi siswa mengenai bahaya covid-19 dan pentingnya menjaga kebersihan diri sebagai bentuk pencegahan penularan covid-19 yang dirasa cukup sulit disampaikan karena tidak ada interaksi langsung antara guru dengan siswa. Menanggapi hal tersebut, perlu dilakukan sosialisasi cara pencegahan covid-19 pada anak-anak dengan metode yang menyenangkan, salah satunya dengan mendongeng. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah memberikan edukasi pencegahan penularan covid-19 pada anak-anak dengan cara mendongeng melalui video yang akan diunggah via grup WhatsApp. Metode ini dipilih karena wujud kepatuhan terhadap himbauan pemerintah untuk tetap melakukan pembatasan sosial selama pandemi covid-19. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan informasi mengenai bahaya dan cara pencegahan covid-19 pada siswa dengan kegiatan yang menyenangkan yaitu mendongeng yang diharapkan siswa dapat memahami dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk pencegahan penyebaran covid-19.
PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER DENGAN PERMAINAN PUZZLE PADA ANAK-ANAK KELURAHAN LOA BUAH Siska Oktaviani
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 2 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1684.143 KB) | DOI: 10.24903/jpkpm.v2i2.1159

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi dengan anak-anak usia SD di RT. 11 Kelurahan Loa Buah Sungai Kunjang yang berjumlah kurang lebih 35 orang, 70% permainan yang mereka lakukan adalah bermain gadget, sehingga kurangnya interaksi sesaman teman serta minimnya penanaman karakter diantara mereka. Untuk itu tim pengabdian kepada masyarakat ingin mengenalkan kembali permainan puzzle yang dimana dalam permainan puzzle tersebut ada makna dalam pendidikan karakter sehingga dapat dijadikan permainan yang bermanfaat saat mengisi waktu luang karena selain dapat mengusir kebosanan, serta sebagai sarana edukasi serta sarana penanaman karakter bagi anak-anak RT. 11 Kelurahan Loa Buah Sungai Kunjang. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini melalui ceramah, simulasi dan diskusi oleh tim pengabdian bersama anak-anak RT. 11. puzzle yang digunakan yaitu bergambar kegiatan kehidupan sehari-hari yang mengandung karakter baik untuk anak, seperti gambar menghormati teman yang berbeda agama, kerjasama membersihkan kelas, menolong orang yang mau menyebrang jalan dan lain-lain. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu memberikan gambaran dan arahan bagi orang tua bahwa penanaman karakter dapat dilakukan dengan permainan salah satunya permainan puzzle, serta memberikan anak-anak pengalaman bermain tanpa gadget serta melatih kesabaran, kerjasama, kejujuran dan karakter-karakter baik yang lain sesuai dengan gambar puzzle.
Analisis Kesiapan Sekolah dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar Siska Oktaviani; Firdha Ramayanti
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5156

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan perkembangan zaman maka pendidikan pun ikut berkembangan dengan adanya perubahan kurikulum dan saat ini dibeberapa sekolah telah menerapkan kurikulum merdeka belajar. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesiapan sekolah dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar di SDN 015 Sungai Pinang. Subjek yang digunakan adalah guru dan kepala sekolah. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yakni observasi, dokumentasi, serta wawancara. Data yang dikumpulkan oleh peneliti perlu dicek keabsahannya untuk mengetahui validitasnya, peneliti menggunakan triangulasi teknik. Hal ini penting dilaksanakan dalam penelitian yang menggunakan metode kualitatif untuk menguji kebenarannya sehingga meyakinkan peneliti untuk melakukan mengambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar di SDN 015 Sungai Pinang bisa dikatakan siap, namun belum maksimal karena masih berada di tahap awal dan penyesuaian terhadap lingkungan sekolah, masih banyak yang perlu dipersiapkan dalam penerapan kurikulum merdeka belajar ini baik guru, maupun fasilitas sekolah. Bagi guru masih perlu membutuhkan pelatihan secara keseluruhan agar lebih memahami dan mendalami kurikulum merdeka belajar serta pelatihan mengenai penggunaan teknologi sehingga guru bisa lebih kreatif dalam merancang pembelajaran. Selain itu hal yang harus dipersiapkan yaitu fasilitas atau sarana dan prasarana yang disediakan oleh sekolah untuk menunjang suatu pembelajaran
Analisis Kesiapan Sekolah dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar Siska Oktaviani; Firdha Ramayanti
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5156

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan perkembangan zaman maka pendidikan pun ikut berkembangan dengan adanya perubahan kurikulum dan saat ini dibeberapa sekolah telah menerapkan kurikulum merdeka belajar. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesiapan sekolah dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar di SDN 015 Sungai Pinang. Subjek yang digunakan adalah guru dan kepala sekolah. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yakni observasi, dokumentasi, serta wawancara. Data yang dikumpulkan oleh peneliti perlu dicek keabsahannya untuk mengetahui validitasnya, peneliti menggunakan triangulasi teknik. Hal ini penting dilaksanakan dalam penelitian yang menggunakan metode kualitatif untuk menguji kebenarannya sehingga meyakinkan peneliti untuk melakukan mengambil kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan dalam menerapkan kurikulum merdeka belajar di SDN 015 Sungai Pinang bisa dikatakan siap, namun belum maksimal karena masih berada di tahap awal dan penyesuaian terhadap lingkungan sekolah, masih banyak yang perlu dipersiapkan dalam penerapan kurikulum merdeka belajar ini baik guru, maupun fasilitas sekolah. Bagi guru masih perlu membutuhkan pelatihan secara keseluruhan agar lebih memahami dan mendalami kurikulum merdeka belajar serta pelatihan mengenai penggunaan teknologi sehingga guru bisa lebih kreatif dalam merancang pembelajaran. Selain itu hal yang harus dipersiapkan yaitu fasilitas atau sarana dan prasarana yang disediakan oleh sekolah untuk menunjang suatu pembelajaran
Improving Learning Outcomes on the Theme of My Dream by Using the Cooperative Learning Model Type Group Investigation in Fourth Grade Students of SD Negeri 027 Samarinda Ulu: Peningkatan Hasil Belajar Tema Cita-Citaku Dengan Menggunakan Model Cooperatif Learning Tipe Group Investigation Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 027 Samarinda Ulu Nur Agus Salim; Siska Oktaviani; Sani Ati
Borneo Educational Journal (Borju) Vol. 5 No. 1 (2023): February
Publisher : Teacher Training and Education Faculty, Widya Gama Mahakam Samarinda University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/bej.v5i1.1486

Abstract

This study aims to reveal advance the learning outcomes of my aspirational themehow to develop the learning outcomes of my aspirational theme by using a cooperative group investigation cooperative model in class fourth grade 027 Samarinda Ulu. The formulation of the problem is how to improve the learning outcomes of my aspirational theme by using the cooperative learning group investigation model in fourth-grade students of SD Negeri 027 Samarinda Ulu. The group investigation model is one of the cooperative learning models that emphasizes the participation and activities. With this model, students attempted to find their own material or information to be learned through materials, for example, from books or the internet. Among the learning models created, group investigation is one of the learning models that is democratic because students become independence learner. Based on the results, the average value in round one 65.38 with a percentage of completeness 61.53% because in round I have not yet reached the greatest completeness criteria. The study continued in cycle II, in this cycle the average value obtained was 80 with a percentage of completeness of 84.61%. Based on the research results above, it can be concluded that the application of the cooperative learning group investigation model can improve the learning outcomes of my aspirational theme in fourth-grade students at SD Negeri 027 Samarinda Ulu.
Navigating Excellence: Optimizing Academic Risk Management through Strategic Planning in Private Universities Nur Agus Salim; Lisa Handayani; Eka Selvi Handayani; Ratna Khairunnisa; Siska Oktaviani
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9 No 1 (2024): Management of Islamic Education
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Institut Pesantren KH Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndh.v9i1.4531

Abstract

Private universities face various challenges and risks in managing operations and achieving strategic goals. Therefore, strategic planning is crucial in risk management to enhance the quality of education. This study aims to analyze and implement strategic risk management plans at private universities. The research methods used include literature reviews to comprehend the fundamental concepts of risk management and strategic planning, along with case studies from several private universities that have successfully implemented strategic risk management planning. The results indicate that the integration of strategic planning and risk management plays a pivotal role in enhancing the resilience and performance of private universities. The implementation of strategic risk management plans in private universities involves specific steps such as risk identification, risk assessment, mitigation strategy development, and continuous monitoring. The participation of all stakeholders is also a crucial factor in the success of this implementation. This study presents a model for implementing strategic risk management plans that can be adopted by other private universities. The findings of this study are anticipated to offer practical guidance for educational institutions to enhance the effectiveness of risk management and better accomplish their strategic objectives.